
...『⚠️Pembaca diharap bijak karena ini hanya berupa fiksi, not real⚠️ 』...
Previously :
"Apakah kami boleh tahu siapakah gerangan kepala akademi ini?" tanya Paman Yuu.
"Tentu, Kepala Unity Academy ini adalah Nona Kitsune. Nona lah yang meminta Kerajaan Heart untuk mendaftarkan kedua pangeran mereka lebih awal, jauh sebelum usia mereka cukup untuk masuk ke dalam Akademi ini."
Tunggu, apa katanya ??
Kitsune ?!!
Kepala Akademi ini adalah siluman rubah berekor sembilan ?!
...****************...
"Itu berarti, keberadaan kami sudah diprediksi sebelumnya?" tanya Yuu sambil menunjuk ke arah bawah. Pria berkacamata itu mengangguk singkat sambil membetulkan kacamatanya dan menjawab, "Benar sekali, tapi karena dokumen yang ada disini hanyalah milik mendiang Myles Heart. Kyle Heart masih dapat mendaftarkan diri dengan identitas barunya."
"Kenapa dokumen milik Kyle tidak ada?"
"Beberapa tahun yang lalu, terjadi kebakaran di dalam ruang arsip. Jadi, kami yakin sepertinya dokumen milik Kyle terbakar. Mohon maafkan pihak akademi."
"Oh, itu tidak masalah! Tapi, maksud dari identitas barunya itu...berarti Kyle tidak bergelar Pangeran lagi?"
Pria itu mengangguk dengan wajah muram, "Benar sekali, meskipun pangeran akan tetap menjadi pangeran, sepertinya kasus Kyle Heart lebih rumit dari yang diduga. Untuk identitas barunya Kyle Heart, sepertinya menjadi pengemis yang berada di bawah naungan kelompok bandit Red Eye?"
"U-um...kenapa anda bisa tahu?!" Yuu terkesiap, begitupun aku.
Pria itu tersenyum misterius, "Sudah saya katakan sebelumnya, Kepala Akademi tahu apa yang akan terjadi selanjutnya dan kami juga memiliki mata dan telinga di seluruh pulau Cyrus ini."
Itu kedengarannya cukup mencurigakan sekali...tapi, sudahlah.
Aku pun mengisi data diri pada berkas-berkas di atas meja selama beberapa saat. Setelah nya, akan ada sebuah tes dan itu hanyalah pemeriksaan status dan kemampuan melalui sebuah item ucap Pria Wakil Akademi itu.
Dia membawaku dan Paman Yuu ke dalam ruangan kecil dengan sebuah mesin yang mirip seperti mesin X-ray. Aku dipersilakan untuk berdiri dan mengulurkan tanganku ke atas layar persegi yang sebesar tablet.
Begitu telapak tanganku menyentuh layar itu..
PAATTS
__ADS_1
Sesaat, seluruh lampu berkedip sebelum kembali normal. Pak Wakil Akademi terdiam seakan termenung saat dia melihat ke arah tablet yang ia genggam. Melihat reaksi Pak Wakil yang tidak biasa, Paman Yuu akhirnya bertanya dengan penasaran.
"Tidak, ini hanya aneh saja. Status dari Kyle Heart tidak jauh berbeda dari seluruh status anak-anak lainnya yang mendaftarkan diri namun kemampuannya..."
"Ada apa dengan kemampuannya?"
"Item ini tidak merespon sama sekali...ini seperti mengartikan dia memiliki banyak sekali kemampuan atau tidak ada sama sekali? Saya juga tidak tahu...baru kali ini ada kasus semacam iniㅡ"
Kau dengar Chae Rin. Aku adalah kasus baru yang terdengar seperti lagu lama dalam cerita di dunia fantasi. Tidak bisa ya kemampuanku disembunyikan seperti kamu mengubah status milikku itu?
...「Ehm, kemampuan mu itu hasil cheat, Host. Lagipula, menyembunyikan banyak hal tidak akan membawa hal yang baik. Lebih baik dianggap tidak memiliki kemampuan sehingga ketika mengeluarkan kartu As, Host akan bertambah lebih keren lagi untuk menggaet semua gadis-gadis di akademi」...
Oh, yang benar saja...
...「Hihihi, kamu tidak menyangkalnya. Dasar buaya amfibi, mengejar semua wanita~」...
Berisik.
...「Hahahaha」...
"Baiklah, kita akan mengulanginya lagi, Kyle tolong kembali menaruh telapak tanganmu disana," pinta Pak Wakil sambil mengambil item yang baru. Aku mengangguk dan menaruh telapak tanganku kembali.
PATS
Setelah tiba-tiba mendengar seperti suara seperti audio keras yang dimatikan secara langsung di bawah panggung. Lampu mati total namun Pak Wakil tersenyum melihat layar item di tangannya.
"Menarik."
"Tunggu, apakah kami boleh tahu hasilnya?"
"Tentu saja, boleh. Menurut item kami, Kyle Heart memiliki terlalu banyak kemampuan hingga menjadi nilai nol. Tenang saja, sistem ini hanya menentukan dimana kelas Kyle berada. Kyle Heart sudah resmi diterima ketika mengisi data diri di dalam berkas sebelumnya. Esok hari adalah hari upacara pembukaan Akademi, jadi Kyle, sebaiknya hari ini kamu segera mengambil seragam dan menyiapkan seluruh kebutuhan untuk tinggal di dalam asrama Akademi. Apakah ada pertanyaan, Kyle?"
Aku mengangguk, "Hm... pertama-tama... apakah saya boleh tahu tentang akademi ini, misalnya seperti peraturan atau semacamnya sedikit mendetail?"
"Tentu saja, ikuti saya."
Kami berjalan kembali ke ruangan sebelum nya, setelah duduk dan memberikan kami secangkir kopi. Pak Wakil menjelaskan bahwa Akademi ini sebenarnya mengharuskan siswa untuk membayar saat penerimaan.
__ADS_1
Begitu aku menawarkan untuk membayar, Pak Wakil tersenyum dan pada masa tahun pertama Akademi, aku dibebaskan untuk tidak membayar namun diminta membayar untuk tahun selanjutnya. Ini dikarenakan aku adalah seorang pangeran dan juga pembayaran dari akademi ini, sebagai bentuk belasungkawa atas kematian keluargaku.
Aku berterimakasih dengan tenang sambil menahan air mataku. Kemudian Pak Wakil melanjutkan penjelasannya. Akademi ini memiliki sistem asrama sehingga setiap siswa di wajibkan untuk tinggal di dalam asrama. Kami hanya diperkenankan pulang ke rumah masing-masing saat libur tengah semester ataupun akhir semester.
Selanjutnya, waktu yang akan berlangsung selama di akademi ini sedikit mirip seperti Hogwarts, dimana siswa akan bersekolah hingga jenjang setara dengan perkuliahan dari usia 15 tahun sampai 22 tahun. Ketika aku bertanya bahwa nanti pasti akan banyak sekali murid, Pak Wakil tersenyum dan mengangguk setuju.
Selain itu, akademi menyediakan berbagai macam fasilitas untuk para muridnya, dimulai dari gym, kolam renang luar maupun dalam ruangan, ruang seni, ruang memasak, ruang makan, kantin akademi, dsb.
Whoa, sekolah lamaku saja kalah dengan akademi ini!
Bahkan Yuu termangu mendengarkan penjelasan fasilitas dari Unity Academy.
"Baiklah, saya kira penjelasannya cukup sampai disana. Untuk selanjutnya, akan ada penjelasan tambahan di upacara pembukaan penerimaan murid baru. Kalau begitu, saya ucapkan selamat datang di Unity Academy, Kyle Heart," ucap Pak Wakil sambil mengulurkan telapak tangan kanannya.
Aku mengangguk dan menerima sambutan nya dengan bersalaman, begitupun dengan Yuu yang berterimakasih.
Kami berdua berjalan keluar dari Akademi, setelah melewati banyak orang-orang yang sepertinya adalah para pesuruh dari keluarga bangsawan yang ingin mendaftarkan diri.
Aku sudah membayar dan memesan kusir beserta kereta kuda untuk Yuu kembali ke Kerajaan Spade. Yuu melihatku ketika kami sudah berada di samping kereta kudanya.
"Kalau begitu, Tuan Kyle...maksudku...Kyle. Saya harap yang terbaik untukmu di Akademi. Belajar dengan tekun dan berlatihlah dengan sungguh-sungguh! Semoga penguasa berada di sampingmu selalu."
Aku berterimakasih padanya dan kami berpelukan sesaat. Sebelum Yuu akan menangis, dia memberikanku sebuah buku catatan kecil. Buku itu berisi bahasa dan dialek singkat dari berbagai Kerajaan, agar aku dapat berkomunikasi dengan mudah di dalam Akademi...aku sedikit terharu dan langsung berterimakasih padanya sebelum melihatnya pergi menggunakan kereta kuda.
Aku membalikkan tubuhku untuk melihat lagi Unity Academy dari depan. Bangunan yang mirip seperti kastil namun lebih megah dan sedikit modern. Bosan melihat pemandangan, aku membuka surat rahasia yang diberikan oleh Night karena aku belum melihat isinyaㅡ
'Tolong biarkan anak ini masuk atau nyawamu kuhabisi.'
^^^'Tertera N.'^^^
Pantas saja surat ini tidak diterima.
Alih-alih surat suap, bukannya ini surat ancaman?? Aku bisa merasakan bahwa bapak resepsionis akan memberi rumor baru tentangku di dalam Akademi. Contohnya;
'Kyle Heart, bukan hanya seseorang yang membawa malapetaka, tetapi juga seorang pengemis yang mengancam staff Akademi'
......................
BERSAMBUNG..
__ADS_1