CHANCES - Battle Of Heart : Online

CHANCES - Battle Of Heart : Online
Chapter 19. Lost


__ADS_3

...『⚠️Pembaca diharap bijak karena ini hanya berupa fiksi, not real⚠️ 』...


...< Arc II. In The Middle >...


Previously :


...《 Kesadaran tubuh Host menipis! Waktu yang tersisa hingga dapat melakukan pemulihan secara menyeluruh 00:02 》...


Aku langsung menaruh pedangku kembali ke dalam tas ajaib sebelum mengambil tubuh beruang yang sudah terpotong-potong itu yang akan dimasukkan juga ke dalam tas ajaib. Darah yang mengalir dari hidungku mulai keluar kembali sehingga aku mengusap nya sebelumㅡ


BRUK


Aku jatuh pingsan di atas tanah.



...****************...


Bagi Yuu, berjalan-jalan di sekitar gunung dengan membawa perbekalan untuk mencari obat-obatan herbal adalah hal yang paling menenangkannya dari keramaian Kota.


Siang hari, dia berjalan seperti biasa di daerah hutan di atas pegunungan yang paling terbesar di pulau tempat tinggalnya ini. Melihat bagaimana beberapa burung beterbangan dan hinggap di atas ranting pohon. Mendengar suara burung berkicau dan suara langkahnya yang tenang membuat dirinya ingin bersenandung.



Akan tetapi, senandungnya terhenti saat melihat sesuatu di sudut semak belukar yang mencuat keluar. Dengan perlahan dan berhati-hati, Yuu mendekati sesuatu itu...ia mengira itu hanyalah sampah yang dibuang oleh warga kota karena mereka terlalu malas membayar biaya pembuangan sampah.


Benda mencuat itu adalah sepasang kaki, Yuu perlahan melihatnya secara seksama dan dirinya terkejut melihat seorang anak kecil terbaring di balik semak belukar. Dengan terburu-buru, dia menepuk-nepuk pundak anak itu, namun dia tidak bergeming.


Panik, Yuu langsung mengangkatnya ke atas pelukan nya dan segera berlari kembali turun gunung menuju rumahnya yang berada di pinggiran kota. Ritme jantungnya beradu dengan pacu saat ia berlari dan berusaha menghindari bebatuan di sekitar jalan hutan yang rimbun itu. Yuu sangat bingung, siapa sebenarnya anak ini? Kenapa dia pingsan di tengah hutan? Berbagai pertanyaan muncul dalam benak Yuu, namun akhirnya dia memilih untuk mengurus anak ini hingga sadar terlebih dahulu sebelum memikirkan apa yang akan ia lakukan selanjutnya.


Yuu adalah seorang pria paruh baya yang ditinggal mati oleh istri dan anaknya. Istri dan anaknya meninggal ketika Yuu masih tinggal di dalam kota Kerajaan Spade. Entah bagaimana, wabah penyakit dijangkiti oleh kedua keluarganya karena mereka adalah keluarga yang sangat miskin sehingga dia mencoba mempelajari obat-obatan herbal namun sebelum ia dapat menghasilkan obat yang tepat. Keluarga kecilnya sudah hancur.


Tidak ada yang dapat Yuu selamatkan. Setelah itu Yuu memilih pindah dari Kerajaan bengis itu dan kini tinggal di sebuah Kerajaan kecil di suatu pulau yang berbeda dari keempat Kerajaan besar di Tanah Cyrus.


Melihat anak yang pingsan dan tubuhnya dingin sama seperti saat ia menggendong putrinya yang sudah meninggal. Membuatnya ingin cepat menyelamatkan anak itu. Entah untuk menebus apa yang ia tangisi karena gagal menyelamatkan keluarganya atau hanya untuk melakukan perbuatan baik saja.


Yuu menggigit bibirnya saat ia memasuki rumahnya dengan terburu-buru dan membaringkan anak itu ke atas kasurnya. Dia memeriksa denyut jantung anak itu. Betapa leganya dia ketika masih merasakan denyut jantung anak itu. Kemudian, dia dengan semangat memasakkan air panas dan mulai memilih milih apa yang tepat untuk dua berikan pada anak itu yang masih pingsan.


Setelah beberapa saat meracik obat, akhirnya di tangan Yuu sudah ada sebuah obat cair berwarna hijau muda. Perlahan ia menuangkannya ke dalam mulut anak itu yang ia buka secara perlahan dan berhati-hati.


Melihat anak itu menelannya, Yuu semakin bersemangat dan segera mengangkat air hangat itu sebelum mengelap seluruh tubuh anak itu yang kotor oleh tanah.


Begitu Yuu akan mengelap area wajah anak itu, Yuu terkejut melihat bekas darah yang ada dari hidung dan mulut anak itu, serta begitu Yuu perhatikan dengan seksama, terdapat bekas darah kering di atas pakaian anak itu yang berwarna biru gelap.


Yuu mulai sedikit curiga dengan anak ini. Bagaimana ada bekas darah kering namun sepertinya itu adalah darah dari anak itu sendiri bukanlah dari anak orang lain...


Apakah anak ini ditindas oleh anak-anak lain di tengah hutan dan mereka meninggalkan nya ketika anak ini pingsan dengan begitu saja?! Yuu tahu bahwa anak-anak yang ada di kota-nya jauh dari kata baik. Namun anak-anak itu hanya mengganggu anak-anak lainnya dan bukan orang dewasa.


Merasa kasihan pada anak itu, Yuu segera bergegas keluar rumah untuk mencarikannya baju baru karena tentu saja dia tidak menyimpan baju anak laki-laki melainkan baju anak perempuannya.


Setelah menghitung bahwa uangnya cukup untuk membeli sepasang baju untuk anak laki-laki, Yuu bergegas keluar dari rumahnya dan berlari menuju toko pakaian yang terkenal di kota karena hanya ada satu-satunya saja.


...****************...


3 bulan berlalu semenjak serangan invasi besar-besaran dari pasukan Ratu Iblis ke tiga Kerajaan yang berbeda. Kerajaan Heart mendapatkan dampak yang paling besar hinggaㅡ


Kerajaan itu menghilang, tidak ada sama sekali bekasnya, semuanya sudah terendam oleh air laut seakan terjadi tsunami yang besar hingga satu Kerajaannya menghilang ditelan laut. Hal ini memiliki konteks yang sama namun penyebabnya bukanlah bencana alam. Melainkan oleh pasukan Iblis yang sangat banyak dibandingkan dengan penyerangan dari Kerajaan-kerajaan lainnya.


Begitu pihak tentara Kerajaan Spade dan Kerajaan Diamond mencari kemana perginya Myles ketika mengetahui Sekolah Khusus Pelatihan Perang juga terkena kepungan pasukan Iblis. Mereka tercengang begitu melihat Myles menggunakan jiwanya untuk merapalkan mantra Light Magic terkuat mirip seperti Ratu Elena mampu sehingga semua orang kecuali Myles, selamat.


Dengan berat hati, semuanya memutuskan untuk mengenang seluruh kematian keluarga Kerajaan Heart dengan membangun sebuah monumen di pertengahan jalan yang menghubungkan seluruh Kerajaan di tengah pulau. Tidak ada satupun yang menanyakan keberadaan Pangeran yang satu lagi.


Mungkin, Pangeran Kedua juga ikut meninggal di dalam Dark Forest karena tak kunjung muncul dari sana, pikir semua orang.


Meskipun ada beberapa orang yang meminta untuk menyelidikinya dan akan pergi masuk ke dalam Dark Forest, suatu hal yang aneh terjadi pada Dark Forest.


Ranting besar dan penuh dengan duri yang sangat runcing tumbuh di seluruh area di pinggir Dark Forest sehingga mereka tidak masuk sama sekali, baik dari daratan maupun lewat udara karena tertutup oleh kabut sihir.


Begitulah, semua Kerajaan memutuskan bahwa Kerajaan Heart telah runtuh akibat dari pasukan Ratu Iblis dan memberikan kepanikan baru untuk para warga semua Kerajaan lainnya. Mereka berpikir bahwa pasukan Iblis akan datang lagi membunuh dan menghancurkan rumah-rumah mereka.


Dengan harapan besar, semua orang menunggu kehadiran seorang Hero. Semuanya mulai berdoa pada Dewa, Dewi ataupun Tuhan dengan sering mengunjungi kuil ataupun gereja-gereja yang ada di kota.


Seorang anak memperhatikan banyak sekali orang terburu-buru memasuki gereja tempat dimana dirinya tinggal sebagai seorang yatim piatu. Anak itu bertanya pada Pendeta yang bertugas menjaganya dan kini sedang memegang tangannya, "Mengapa mereka semua terlihat ketakutan meskipun mereka ketempat ini? Bukankah mereka akan dilindungi jika mereka tidak berdosa?"


Pendeta itu tersenyum, "Mereka takut akan keburukan yang akan dibawa oleh Ratu Iblis. Mereka semua mendoakan agar ada seorang Hero yang dapat melindungi kita semua dari para Iblis dan Ratu Iblis itu."


Anak itu tersenyum lebar, "Kalau begitu...aku akan menjadi Hero! Akan ku lindungi kalian semua yang sudah berbuat baik padaku!"


Pendeta itu hanya tersenyum dan mengangguk sambil mengusap kepala anak itu seakan tidak percaya dan hanya menerima saja apa yang anak itu katakan.


Anak itu tahu akan hal itu dan memilih diam sambil menegaskan pada dirinya sendiri bahwa dia akan menjadi Hero.


Saat itu tiba, semua orang akan dapat dia lindungi sebagai bentuk balas budinya.


...****************...


"Nak..."


Nghhh...


"Nak...bangunlah."


Mmfff...aku tidak ingin bangun.


"Nak, cepatlah bangun !!!"


Aku tiba-tiba terbangun saat merasakan kepalaku tertimpa oleh sesuatu yang dingin. Aku melihat sekelilingku yang merupakan sebuah kamar tidur seseorang. Tubuhku penuh dengan keringat dingin dan aku mengusap wajahku.

__ADS_1


Tunggu, bukannya aku sedang terjebak di dalam Dark Forest? Kenapa saat ini aku sedang berada diㅡpikiranku terhenti ketika melihat seorang pria paruh baya tersenyum padaku yang sedang duduk tak jauh dari kasur dimana aku sedang terduduk sekarang.



Pria itu memiliki mata biru dan rambut berwarna biru, "Nak, sepertinya kamu mendapatkan mimpi buruk jadi mau tidak mau aku mencoba membangunkan mu."


Aku menganggukkan kepalaku sambil mengatakan rasa terimakasih ku. Dia tersenyum kembali padaku, "Tidak masalah nak. Oh, jika kamu merasa tidak nyaman silahkan ganti saja bajumu itu, ini."


Dia menyodorkan baju beserta celana padaku dan menunjukkan dimana kamar mandi berada. "Jika membutuhkan bantuan ku, katakan saja ya, nak," ucapnya sambil tersenyum. Aku menganggukkan kepalaku sekali lagi sebelum berterima kasih dan pergi memasuki kamar mandi itu.


Kulihat kaca dan segera mengalihkan pandanganku ke arah bak mandi yang terbuat dari kayu. Berpikir ingin beristirahat, aku segera menyiapkan air dingin dan berendam.


Aku membasahi seluruh badanku sambil memperhatikan sekitar ruangan kamar mandi ini. Ruangannya berbeda dibandingkan dengan yang ada di dalam kamarku di Kerajaan. Aku merasa seperti kembali lagi ke duniaku melihat kamar mandi ini.


..aku dimana ?


Aku membuka status ku yang tetap sama dan memeriksa petaㅡ


...hah ?


Sirkuit otakku seakan berhenti begitu melihat peta yang ada di dalam layar jendela berdiri transparan tepat di hadapanku.


Apa ini maksudnya???


APA INI MAKSUDNYA?!!!!


...『PETA』...


...『Petunjuk』...


...『Host dapat memperbarui peta selama Host menjelajahi setiap tempat baru. Saat ini Host hanya dapat melihat peta dunia ini.』...



Aku dapat melihat saat ini aku berada di Joker Town karena tiba-tiba nama Kerajaannya muncul padahal sebelumnya tidak ada. Berarti, pertama-tama, aku bukan di pulau utama Cyrus dan sekarang berada di pulau kecil dekat pulau dungeon yang memiliki sebuah kota dan Kerajaan bernama Kerajaan Joker.


Kedua, dimana Kerajaanku? Kerajaan Heart yang sering di cap sebagai Kerajaan terlemah karena mementingkan kasih sayang?


Seakan dihapus keberadaannya, aku memberanikan diri bertanya...


Sistem? Chae Rin? Apa kau masih bisa mendengarku? KATAKAN PADAKU APA YANG TERJADI SEKARANG ?!!!!


......................


Seperti yang kuduga. Tidak ada respons.


Tidak, meskipun aku ingin menyalahkan Chae Rin. Aku tidak ingin menyalahkannya karena dia sudah membantuku selama ini. Aku harus mengandalkan diriku sendiri sekarang. Lalu, apa yang sudah terjadi selama aku pingsan di dalam Dark Forest? Firasat ku yang tidak mengenakkan selama di dalam Dark Forest benar-benar ada alasannya.


ApaㅡApakah ini ada kaitannya dengan Kutukan yang ku hilangkan dari Ratu Elena dan Raven?


Dengan sedikit ragu...aku akhirnya melihat fitur hubungan yang memiliki logo notifikasiㅡ


...『The Girls』...


...↳ 【 Nina \= 95 (Pasangan) - 89 (Sahabat) 】...


...↳ 【 Violeta \= 100 (Pasangan) - 100 (Sahabat) 】...


...↳ 【 Sharence \= 53 (Perhatian Besar) -...


...50 (Teman) 】...


...↳ 【 Ellen \= 25 (Normal) - 25 (Normal) 】...


...↳ 【 Amy \= -100 (Kebencian) -...


...-100 (Pengkhianatan) 】...


...↳ 【 Luna \= -100 (Kebencian) -...


...-100 (Pengkhianatan) 】...


...↳ 【 Ally \= -100 (Kebencian) -...


...-100 (Pengkhianatan) 】...


...↳ 【 Raven \= 68 (Perhatian Besar) - 100 (Sahabat) 】...


...↳ 【 Bianca \= (ERROR) 】...


...『Others』...


...↳ 【 Karina \= 50 ★ (Perhatian Besar) - 70 (Percaya) 】 ∅ Meninggal Dunia...


...↳ 【 Milan Heart \= 45 (Perhatian) - 70 (Percaya) 】...


...↳ 【 Myles Heart \= 50 ★ (Perhatian Besar) - 100 (Sahabat) 】 ∅ Meninggal Dunia...


...↳ 【 Sebastian \= 43 (Perhatian) - 60 (Teman) 】 ∅ Meninggal Dunia...


...↳ 【 Night \= 35 (Perhatian) - 60 (Teman) 】...


...↳ 【 Xarx \= 50 ★ (Perhatian Besar) - 70 (Percaya) 】...


Semua anggota keluargaku... keluarga Heart. Semuanya telah meninggal dunia?


Aku langsung menyapu air mata yang terjatuh dari mataku, melihat kembali jendela transparan bertuliskan hubungan itu dan mencoba menuju langsung ke tempat Myles berada menggunakan Teleportation.

__ADS_1


...〈Teleportation tidak dapat diaktifkan〉...


...《 Teleportation tidak dapat digunakan karena orang yang dituju telah meninggal dunia 》...


...〈Teleportation tidak dapat diaktifkan〉...


...《 Teleportation tidak dapat digunakan karena orang yang dituju telah meninggal dunia 》...


...〈Teleportation tidak dapat diaktifkan〉...


...《 Teleportation tidak dapat digunakan karena orang yang dituju telah meninggal dunia 》...


...〈Teleportation tidak dapat diaktifkan〉...


...《 Teleportation tidak dapat digunakan karena orang yang dituju telah meninggal dunia 》...


Aku mencobanya berkali-kali... notifikasi yang sama terus bermunculan dengan cepat. Seakan tidak peduli dengan kepalaku yang terhenti sesaat dan berputar dengan keras untuk menerima informasi yang tiba-tiba ini.


Ah, aku tidak dapat melindungi mereka...


Kenapa aku tidak dapat melindungi mereka ?


Apakah karena aku sudah melanggar takdir dan mengubahnya dengan begitu mudah ?


Pertanyaan demi pertanyaan yang tidak mungkin terjawab, terus berputar secara berulang-ulang seperti kaset rusak di dalam kepalaku. Aku menenggelamkan kepalaku ke dalam air. Menunggu beberapa saat sampai aku hampir kehabisan napas dan perlahan mencuatkan kepalaku sambil bersandar ke dinding kayu. Aku menghela napas panjang dan tanpa sadar sudut bibirku terangkat.


Aku paham sekarang...


Aku berniat baik dengan bertujuan untuk melindungi orang-orang. Namun semuanya berakhir sia-sia saja. Orang yang ingin aku lindungi akhirnya meninggal begitu saja.


Usahaku yang berupaya untuk mematahkan Death Flagㅡah, tidak. Aku pada akhirnya hanya mematahkan Death Flag diriku sendiri...aku tidak benar-benar berupaya untuk melindungi mereka dari awal. Jika iya, seharusnya aku juga mengajak mereka ikut berlatih atau menggunakan GG GOD MODE agar saat-saat tertentu mereka dapat melindungi kehidupan mereka sendiri.


Sama seperti waktu itu, semuanya sama saja.


Rasa sakit di kepalaku mulai menjalar, tapi aku tidak mengindahkannya. Aku terus melanjutkan ingatankuㅡaku berniat baik, bekerja keras dan berencana membuatnya bahagia dengan menyiapkan banyak uang untuk pergi liburan bersama...


Orang yang ingin ku bahagiakan malah berbalik menyerang ku dari belakang.


"Itulah salahmu! Selalu membuat rencana yang kau tahu tidak akan mungkin berhasil! Rencana yang tidak pernah kau katakan padaku...Tidak, kamu memang tidak pernah berbicara dengan benar padaku !"


Teriakan ular itu padaku ketika aku memergokinya dengan pria itu..ah, ular itu benarㅡmantan istriku benar sekali.


Pada akhirnya aku hanya terus merencanakan semuanya sendiri dan karena aku bodoh rencana itu tidak akan pernah berhasil sehingga hanya hasil yang buruk terjadi.


Jugaㅡaku bukanlah seorang Hero disini.


Aku hanyalah seorang anak entah bajingan atau tidakㅡmaaf ibuㅡtapi aku hanyalah malapetaka...iya, sebuah anomali.


Pantas saja, rencanaku malah membuat keluargaku mati lebih awal... seharusnya mereka dibunuh oleh Hero tetapi mereka langsung dibunuh oleh Ratu Iblis.


Berarti kutukannyaㅡsudahlah, tidak ada gunanya juga aku memikirkan soal itu. Aku terlalu banyak ikut campur dengan jalan cerita. Itu berarti jika keluarga ku meninggal seperti itu, aku tidak perlu lagi ikut campur dengan apapun lagi.


Benarㅡsaatnya untuk tidak melakukan apapun dan hidup biasa saja. Tidak perlu membantu melakukan apapun dan membayar kebaikan bapak yang ada di luar kamar mandi ini laluㅡya, sebaiknya aku pergi kemana saja.


Berakhir depresi dengan kebodohan sendiri namun tidak terlalu merasakan penyesalan. Setidaknya mereka meninggal ketika mereka menunjukkan kasih sayang mereka pada Kyle Heart yang penyendiri. Ah, apakah aku perlu menyendiri juga dan menghindari semuanya seperti orang-orang dan pertemanan hingga pasangan kekasih ?


Bagaimana dengan Nina, Raven dan yang lainnya? Hm, mungkin mereka yang sudah lama tidak melihatku menganggapku sudah mati. Tapi mereka tahu aku ini kuat yang tidak biasa... entahlah, aku akan urus mereka ketika kami tidak bertemu entah kapan. Lalu, jika melihat dimana aku berada sekarangㅡaku ingin tertawa.


Aku tahu ini menggunakan kartu Rummy untuk menunjukkan Kerajaan seperti Heart, Club, Diamond dan Spadeㅡnamun aku tidak menyangka kartu Joker akan digunakan sebagai nama Kerajaan yang berdiri sendiri dan jauh dari pulau utama.


Kerajaan ini tidak disebutkan dalam cerita utama game BOHO berarti aku dapat tinggal disini dengan aman tanpa perlu takut untuk ikut campur dengan apapun lagi. Sekarang, lebih baik aku membayar kebaikan bapak ini yang telah membawakuㅡtunggu.


Kenapa aku ada di pulau ini padahal awalnya aku ada di Dark Forest? Apakah Dark Forest terhubung dengan pulau ini?


Aku keluar dari bak mandi dan segera memakai baju setelah menyikat gigi serta membasuh wajahku terus menerus.


Aku harus menanyakannya pada bapak itu...siapakah yang memindahkan ku ke tempat ini? Apakah itu Sistem ?


...「Benar sekali. Saya yang melakukannya」...


Tanpa diduga, respon yang tidak ku tunggu-tunggu menjawab pertanyaanku dengan tenang dan tanpa emosi.


Ah, maafkan aku. Apa sekarang namamu Sistem? Sistem yang lainnya atauㅡ


...「Saya tetaplah saya」...


Terserah.


Aku mengangkat bahuku tidak peduli lagi dan berjalan keluar dari kamar mandi, melihat pria itu sudah tersenyum padaku dari ruang tamu dan bertanya dengan lembut, "Kamu cukup lama di sana.. apakah kamu baik-baik saja?"


Aku menganggukkan kepalaku dan duduk di hadapannya, dia menyiapkan teh untukku jadi aku meminumnya sebelum berterima kasih padanya yang sudah membantuku.


Dia menggoyangkan kepalanya dan melambaikan tangannya, "Tidak masalah. Anak-anak disini selalu menindas anak lain yang terlihat berbedaㅡtapi dilihat dari warna rambut dan matamu...apakah kamu... jangan-jangan adalah putra dari mendiang Raja Grim? Pangeran Kyle?"


...sebelum aku sempat mengenalkan diriku sebagai orang lain. Pria ini dengan mudahnya (sudah jelas, aku saja yang bodoh dan aneh) mengatakan identitas asliku sekarang.


"Benar sekali, saya adalah Kyle Heart."


"Benarkah?? Awalnya saya sedikit tidak percaya...maafkan saya tapiㅡ"


Aku menatap pria di hadapanku yang wajahnya langsung berubah menjadi dingin dan suaranya yang tajam, "Kalau begitu sebaiknya kamu pergi dari tempat ini sebelum calon Ratu Joker pergi melihat dan menemui mu di tempat ini."


Aku mengangkat alisku, "Memangnya kenapa? Apa yang akan terjadi jika calon Ratu Joker menemui ku? Apa dia akan segera memerintah untuk membunuhku??"


Pria itu menggelengkan kepalanya namun melihatku dengan wajah pucat pasi berbeda dengan ekspresi tajam sebelumnya, seakan dia memang ketakutan, "Lebih buruk dari itu, calon ratu akan menjadikanmu sebagai tumbal persembahan pada Ratu Iblis."


Ah, itu terdengar menarik sekali.

__ADS_1


......................


BERSAMBUNG..


__ADS_2