
...『⚠️Pembaca diharap bijak karena ini hanya berupa fiksi, not real⚠️ 』...
Previously :
Pertanyaannya tidak sempat aku jawab karena aku langsung membuka smartphone ku yang masih memiliki kata sandi yang sama. Berhasil membukanya, aku langsung melihat suatu gambar di aplikasi galeri yang Sudah terbuka setelah membuka kunci danㅡ
GELAP.
...****************...
...< 𝕊𝕦𝕓𝕛𝕖𝕜 ℕ𝕠.𝟚𝟘𝟚𝟘-𝟙𝟡𝟙𝟜 𝕀𝕕.𝟟𝟝𝟟𝟡𝟡𝟙𝟡𝟙𝟠 ℙ𝕣𝕠𝕪𝕖𝕜 𝔹-𝟘𝟘 𝔻𝕒𝕣𝕚 𝔸𝕤𝕚𝕒 𝕊𝕦𝕕𝕒𝕙 𝕄𝕖𝕟𝕖𝕞𝕦𝕜𝕒𝕟 𝕆𝕓𝕛𝕖𝕜 𝔻𝕖𝕟𝕘𝕒𝕟 ℕ𝕠𝕞𝕠𝕣 𝕂𝕠𝕕𝕖 𝟚𝟟-𝟙𝟡𝟟𝟡𝟙𝟚 𝔻𝕒𝕟 𝕆𝕓𝕛𝕖𝕜 𝔻𝕖𝕟𝕘𝕒𝕟 ℕ𝕠𝕞𝕠𝕣 𝕂𝕠𝕕𝕖 𝟘𝟙-𝟚𝟘𝟚𝟠𝟙𝟚 >...
"Benarkah?! Berapa angka kemajuannya?"
...< 𝕊𝕦𝕓𝕛𝕖𝕜 ℕ𝕠.𝟚𝟘𝟘𝟘-𝟙𝟡𝟙𝟜 𝕀𝕕.𝟟𝟝𝟟𝟡𝟡𝟙𝟡𝟙𝟠 ℙ𝕣𝕠𝕪𝕖𝕜 𝔹-𝟘𝟘 𝔻𝕒𝕣𝕚 𝔸𝕤𝕚𝕒, 𝕊𝕦𝕕𝕒𝕙 𝕄𝕖𝕟𝕔𝕒𝕡𝕒𝕚 ℙ𝕖𝕟𝕔𝕒𝕡𝕒𝕚𝕒𝕟 𝕋𝕖𝕣𝕥𝕚𝕟𝕘𝕘𝕚 𝕊𝕖𝕓𝕖𝕤𝕒𝕣 𝟜𝟟𝟡𝟙 ℙ𝕠𝕚𝕟 𝕊𝕖𝕓𝕒𝕟𝕪𝕒𝕜 𝟛𝟝% ℙ𝕖𝕣 𝟙𝟘𝟘% >...
Seorang pria berusia 30 tahun, memakai jas lengkap dengan dasi, semua serba hitam hingga ruangan dimana dia berada yang sangat gelap selain cahaya dari sebuah layar dihadapannya.
Dia tersenyum tipis sambil melihat layar selebar gedung pencakar langit itu seraya memainkan rubik dengan cepat di tangannya.
Melempar rubik yang sudah selesai dengan kumpulan warna sama ke atas meja di sampingnya. Dia mulai mengubah posisi duduknya, punggungnya bersandar ke bahu sofa terbuat dari kulit dengan bantalan yang empuk dan terlihat berkelas.
"Apa yang sudah dilihatnya?"
...< 𝕊𝕦𝕓𝕛𝕖𝕜 𝔹𝕖𝕝𝕦𝕞 𝕄𝕖𝕝𝕚𝕙𝕒𝕥 𝔸𝕡𝕒𝕡𝕦𝕟 𝕂𝕒𝕣𝕖𝕟𝕒 ℙ𝕣𝕠𝕥𝕠𝕜𝕠𝕝 𝟘𝟙-𝟟𝟠𝟡𝟛 𝕊𝕦𝕕𝕒𝕙 𝔻𝕚𝕒𝕜𝕥𝕚𝕗𝕜𝕒𝕟 >...
"Benar jugaㅡhampir saja, ya?"
Hampir saja...
...****************...
HAH ?!
Aku tiba-tiba tersentak dari lamunanku. Aku kini sedang memegang sebuah jepit rambut berwarna biru laut yang bersinar ke arah Valeria yang sudah tersenyum lebar.
"Benarkah jika itu untukku?? Kyle?" tanya Valeria sambil bersorak kegirangan.
Secara otomatis, aku melihat ke arah deretan hadiah yang dipajang di atas kios ituㅡ
Hadiah keduanya adalah topi unik berbentuk persegi berlambang Kerajaan Joker.
Kenapaㅡaku merasa ada sesuatu yang hilang?
Tidak, tidak...tadi...baru saja, sepertinya akuㅡ
Akuㅡaku ?
Apa yang baru saja kulakukan ?
Valeria menatapku dengan khawatir ketika melihatku menaruh telapak tanganku ke atas dahiku. "Kyle? Kamu baik-baik saja?"
"Iya...aku baik-baik saja. Ini, Valeria." aku memberikannya jepit rambut legendaris itu dan dia langsung memakai di atas poninya.
"Bagaimana?"
"Uhh, itu cocok untukmu." jawabku singkat dan dia langsung membusungkan dadanya yang sudah tumbuh itu dengan bangga.
"Tentu saja!" serunya dengan riang.
Dia pun menarik lenganku berjalan menuju kios makanan, pikiranku masih tertinggal di kios permainan menembak target Siapa Cepat Dapat Banyak milik bapak itu.
Seperti, entah mengapa aku melupakan sesuatu yang sangat penting.
Apakah kamu juga merasakannya, Chae Rin?
...「Aku tidak paham maksudmu, Host?」...
Hmmm, apa ini hanya firasatku saja? Atau karena aku terlalu stress dan depresi sehabis ditinggal mati oleh keluargaku?
Kalau begitu, aku akan mengingat apa yang baru saja kulakukan. Aku sedang berkeliling dengan Valeria dan menemukan tempat itu. Valeria bertaruh denganku? Atau tidak?
Lalu, aku menemukan bahwa hadiah utama dari permainan menembak itu adalah jepit rambut legendaris miliki naga air penjaga Pulau Joker...
Setelah itu, aku bermain dan menembaki semua target dengan baik hingga berhasil mendapatkan hadiah utama untuk Valeria, benarkan ?
Bahkan, diriku sendiri merasa ragu menjawab pertanyaan yang diajukan oleh diriku sendiri.
Melihatku yang sedari tadi terdiam dan tidak menjawabnya, Valeria menepuk pundakku, "Kyle? Ada apa? Sepertinya kamu jadi sering melamun...apa yang kamu pikirkan?"
Aku berhenti berjalan begitupun dengannya, sambil menatapnya dengan ragu, aku akhirnya bertanya, "Uhh, Val?"
"Iya?"
"Baru saja...apa kamu merasa ada sesuatu yang hilang? Seperti... sesuatu yang penting dan kita melupakannya?"
Valeria memiringkan kepalanya, dia menutup matanya seperti sedang mengoleksi ingatannya sebelum menggelengkan kepalanya dan meminta maaf.
"Apa ya? Sepertinya tidak ada? Maafkan aku, Kyle. Aku tidak terlalu paham maksudmu."
"Umm, baiklah."
Aku menganggukkan kepala dan kembali berjalan lagi bersamanya. Mengunjungi banyak kios makanan dan mengiyakan setiap celotehan singkatnya.
Mungkin, itu semua hanya perasaanku saja?
Setelah kami mulai mendekati kios yang berdiri di dekat istana, banyak anak-anak bergerumul di depan sebuah kios dengan dekorasi yang megah dan terlihat mencolok.
Banyak pernak-pernik disertai gambar mirip seperti kartun (?) yang menjadi atap kios. Berdiri di balik kios itu, dua orang sedang memberikan sesuatu pada anak-anak.
"Ada apa itu? Mau lihat?" tanya Valeria padaku. Aku mengedikkan bahuku dan dia langsung menarik lenganku mengikutinya ke arah kios itu.
"Terimakasih ya anak-anak...tenang, semuanya pasti akan kebagianㅡAh ! Putri Valeria! Oh, dan tunangannya..." teman masa kecil melambaikan tangannya ke arah Valeria dengan semangat namun reaksinya menjadi 11/12 kebalikan dari semangatnya itu begitu melihatku yang masih bergandengan tangan dengan Valeria.
Valeria tersenyum dan mendekati merekaㅡOoh, dia kini bersama dengan si bapak tua Jokes On You yang kemarin.
Pak bangsawan Jokyo dan teman masa kecil Valeria? Benar-benar kombinasi yang sangat mencengangkan hingga aku terkejut setengah mati.
...「Kuharap kamu tidak mati sekonyol itu Host」...
__ADS_1
Menjawab celetuk Chae Rin dengan hanya mengangkat bahuku, aku mendengar Valeria bertanya pada kedua orang itu.
"Peter? bersama Tuan Jokyo? Sepertinya kios kalian berdua ramai sekali. Apa yang kalian jual?" tanya Valeria sambil menyapa beberapa anak kecil lainnya yang lebih muda dari kami.
"Oh, Tuan Putri Valeria! Kami sedang memberikan susu Mad Moo yang sudah kami modifikasi menggunakan berbagai jenis obat herbal sehingga aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak! Kami ingin membiarkan mereka mencoba enaknya susu ini!" jawab Pak Tua Jokyo sambil mendengus kecil ketika dirinya menatap ke arahku.
Mad Moo? Sapi Gila? Apa itu sejenis monster?
Sebaliknya dengan reaksi bingungku, Valeria terkesiap dan memperhatikan air yang berwarna seputih susu di dalam gelas kayu yang di genggaman anak-anak lain yang sudah mendapatkannya, "Ohhh! Pantas saja aku mengenali baunya! Kudengar susunya hanya boleh digunakan untuk pembuatan kuah kari saja agar dapat menggumpalkan lemak dari daging Mad Moo!"
"Ah, Tuan Putri benar sekali! Sangat pintar! Tapi tenang saja, kami sudah membuatnya aman untuk diminum oleh anak-anak dan orang dewasa. Apakah Tuan Putri Valeria ingin mencobanya?" seru seseorang yang dipanggil Peter oleh Valeria.
Ohh, jadi nama teman masa kecil Valeria adalah Peter? Peter Parker?
Tidak-tidak, karena dia bersama Pak Tua Jokyo, berarti namanya Peter Jokyoㅡ
"OHHHH!!!"
"Kyle? Kamu kenapa?"
"Tidak apa-apa."
...「Status」...
【 Nama: Peter Jokyo 】
【 Usia: 12 tahun 】
【 Gelar: Putra Bangsawan Jokyo 】
【 Nama Asli: ??? (Level belum mencukupi) 】
【 Level: 15 】
【 Okupasi: Pelatih Muda Seni Painting 】
【 Ras: Manusia 】
【 Kekuatan: 29(D) / Potensi B 】
【 Kesehatan: 35(D) / Potensi B 】
【 Kelincahan: 40(C) / Potensi A 】
【 Magis: 29(D)/ Potensi B 】
【 Perlawanan Magis: 34(D) / Potensi B 】
【 Pengetahuan: 35(D) / Potensi C 】
【 Keberuntungan: 60(B) / Potensi B 】– Spesial
【 Rasa Suka: - 45 (Benci) 】
【 Kepercayaan: - 30 (Batas) 】
【 Skill 3/5 】 ▶
Mari kita kesampingkan dahulu bagaimana dia tiba-tiba merasa benci padaku.
Apa karena aku tunangannya Valeria ?
Mari kita pusatkan pada angkanya yang bahkan tidak berbeda jauh dari Myles kecil. Aku menoleh ke arah Valeria untuk melihat statusnya lagiㅡ
"ㅡOHHHHH!!!"
"Kyle, apakah kamu baik-baik saja?"
"Aku baik-baik saja...maafkan aku."
...「Status」...
【 Nama: Valeria Joker 〈 ♡ 〉 】
【 Usia: 11 tahun 】
【 Gelar: Putri Mahkota Kerajaan Joker 】
【 Nama Asli: Cattleya Vera Joker 】
【 Level: 91 】
【 Okupasi: Putri Kerajaan Joker 】
【 Ras: Manusia 】
【 Kekuatan: 89(A) / Potensi A 】
【 Kesehatan: 89(A) / Potensi A 】
【 Kelincahan: 89(A) / Potensi A 】
【 Magis: 89(A)/ Potensi A 】
【 Perlawanan Magis: 89(A) / Potensi A 】
【 Pengetahuan: 50(C) / Potensi C 】
【 Keberuntungan: 85(A) / Potensi A 】– Spesial
【 Rasa Suka: 100 (Pasangan) 】
【 Kepercayaan: 100 (Sahabat) 】
【 Bakat 3/5 】 ▶
【 Skill 4/5 】 ▶
__ADS_1
Ahahaha, angkanya begitu jauh sekali. Seperti yang diharapkan dari karakter rahasia. Akan tetapi, bukankah angkanya tidak masuk akal untuk anak seusianya? Kenapa tidak dia saja yang diserang oleh Hero dan Kerajaan Spade?
Sudahlah...
"Tentu! Aku ingin mencobanya!" pekik Valeria yang membuyarkan lamunanku. Dia beranjak mendekati kios namun genggaman tangan nya tidak ia lepas, jadi aku ikut ditarik olehnya.
Aku menghindari tatapan dingin dari anak-anak lain dan kedua orang itu dengan memusatkan perhatianku hanya pada Valeria yang menerima secangkir gelas kayu berisi air susu Mad Moo dari Peter dengan penuh kehati-hatian.
Ah, tangan Peter mengelus telapak tangan Valeria dengan sengaja sehingga genggaman tangannya padaku menjadi lebih erat.
Apa dia sebenarnya trauma pada laki-laki ? Kenapa tidak padaku ?
SRUUPPP
Valeria dengan perlahan menyeruput sisi gelas kayu itu dan matanya langsung membelalak. Dia tersenyum lebar.
"Ohhh! Ini rasanya lezat sekali!!! Ah, apakah kalian dapat memberikannya juga untuk Kyle?" seru Valeria pada kedua orang itu yang langsung menggelengkan kepala mereka berdua secara bersamaan.
Peter menatapku dengan tajam, "Tidak ada lagi yang tersisa. Kami sudah membagikan semuanya pada anak-anak lainnya," suaranya terdengar datar. Sedangkan wajah Pak Tua Jokyo itu terlihat menyebalkan karena dia sedikit menyeringai puas.
Valeria terlihat sedikit kecewa, "Benarkah? Ahh, padahal aku ingin Kyle juga mencoba susu yang terasa lezat ini."
Tidak-tidak, Valeria? Kamu sudah dapat melihat dengan jelas bahwa mereka berbohong bukan?
Sekilas di belakang mereka terlihat ada sebuah drum penuh dengan air susu yang sama dengan yang kamu minum, kan?
Meskipun Pak Tua itu menutupinya dariku menggunakan tubuhnya, tentu saja kamu dapat melihatnyaㅡ
Peter meminta maaf pada Valeria dengan wajah memelas dan Valeria menggerutu kecewa beberapa saat sebelum tersentak oleh sesuatu, "Aha! Aku ada ide!"
Kami bertiga langsung memandanginya dengan wajah bingung.
Valeria tersenyum nakal ke arahku dan mendekatiku sebelum mengarahkan gelas kayu yang ada di tangannya menuju depan wajahku.
"Bagaimana jika kamu mencoba susuku ini?"
Uhhh, susu milikmu? Bukankah itu milik Mad Moo? Aku sedikit bingung dengan ucapannya yang rancu?
Tidak, bukannya itu susu milik Pak Tua Jokyo dan Peter?
...「Cukup Host, kamu menjijikkan sekali」...
Membiarkan perkataan Chae Rin dibalik kepalaku, aku memandang gelas kayu yang ditunjukkan oleh Valeria.
Mari kita lihat apa ini untuk sekedar berjaga-jaga saja...
...〈 Item Appraisal : Diaktifkan 〉...
...〈 - Milk Mad Moo Moded - 〉...
...〈 100% susu Mad Moo dan dicampuri 59% obat-obatan herbal. 〉...
...〈 Tingkat Berbahaya : Sedikit Mencurigakan 〉...
...〈 Khasiat : Menambah Kesehatan 10 poin dan membantu untuk menambah energi 〉...
Mhm, walaupun sedikit mencurigakan... sepertinya tidak ada racun didalamnya dan Valeria terlihat baik-baik saja setelah meminumnya.
YOLO dehㅡ
Aku meminum susu dari gelas kayu itu yang masih dipegang oleh Valeria tepat di sisi dimana dia menyeruputnya. Valeria langsung tersenyum malu dan kedua pria di samping kami yang berdiri di balik kios, menatap kami dengan penuh aura yang buruk.
GLEK
Hmmm, ketika susu Mad Moo melewati lidah hingga ke kerongkonganku, aku merasa bahwa rasanya cukup segar dan mirip dengan susu sapi biasa.
Hanya saja aku dapat merasakan sedikit pahit dari sebuah obat...
Blegh.
Mencoba menahan untuk tidak menunjukkan ekspresi ingin muntah, Valeria bertanya padaku dengan tatapan berbinar, "Bagaimana rasanya? Lezat bukan?"
Aku hanya mengangguk singkat sambil memalingkan pandanganku ke arah istana.
Puih, aku tidak suka susu ini. Aku harus membuat susu coklat malam ini.
"Kalau begitu, kami harus pergi. Sampai jumpa nanti ya Peter dan selamat sore, Tuan Besar Jokyo." Valeria langsung berpamitan dan kami kembali berjalan kembali masuk ke dalam istana.
Menikmati Festival yang akan segera berakhir ini, Valeria mendekatkan bahunya denganku dan berbisik pelan, "Terimakasih sudah mengajakku berkeliling hari ini. Baru kali ini aku merasa bahwa Festival yang diadakan oleh Kota Joker menyenangkan..."
"Memangnya kamu tidak ikut festival ini sebelumnya?"
Dia menggelengkan kepalanya, "Aku hanya diam di depan istana dan menonton perlombaan saja bersama Peter. Aku sedikit menghindari situasi dimana aku berduaan dengan laki-laki," jawabannya membuatku terdiam.
"Bukannya aku juga laki-laki?"
Aku bukan laki-laki ?
Valeria tersenyum geli melihat wajah bingung ku dan sepertinya dia membaca pikiranku, "Bukan itu maksudnya...kamu kan Kyle."
"Jadi, kamu merasa tenang karena aku ini Kyle? Bukan laki-laki?"
"Hihihi, iya. Karena kamu itu Kyle bukan laki-laki lainnya yang asing. Dasar bodoh."
"Ohhh, terimakasih atas pujiannya."
Valeria tertawa kecil sambil menggelengkan kepalanya hingga rambut pink-nya bergerak kesana-kemari sebelum menarik tanganku menuju ke arah pintu masuk istana.
"Sudahlah, ayo kita buat susu coklat yang kamu pikirkan itu!"
"Baiklah...huh?!"
Aku melongok ke arahnya yang sudah tertawa lagi sambil mengerlingkan matanya padaku.
"Semuanya tentangmuㅡaku mengetahuinya."
Bulu kudukku seakan bergidik mendengar bisikan pelannya itu.
Sekali lagi, aku menyimpulkan bahwa anak gadis ini benar-benar menyeramkan.
__ADS_1
......................
BERSAMBUNG..