
...『⚠️Pembaca diharap bijak karena ini hanya berupa fiksi, not real⚠️ 』...
Previously :
GRRRRRRRRRRRR
SREEEETTT
Aku mengerutkan dahiku sebelum melihat dari ujung lorong beberapa orangㅡmaksudku zombie? Sudah berjalan perlahan kearah kami dengan suara geraman diikuti dengan suara langkah kaki yang terseret dengan berat.
...kenapa ini tiba-tiba menjadi game zombie ?!
...****************...
...〈Light Magic: Cleansing diaktifkan〉...
PATS
SHUUUUUUU
GRRRRRRㅡ
Aku menggunakan sihir Light Magic untuk menghilangkan zombie itu, satu persatu selama perjalanan menuju tangga dari lorong yang terasa sangat panjang ini. Valeria yang berjalan di sebelahku seakan terlihat kagum padaku setiap aku berhasil membersihkan arwah itu dari iblis yang merasuki mereka sehingga mereka menghilang menuju alam baka dengan tenang.
GRETAK GRETAK GRETAKK
Namun sepertinya, sesuatu yang menjadi dalang dari amukan arwah-arwah ini marah dengan tindakanku sehingga guncangan yang ada di dalam istana semakin kuat. Valeria merangkul lenganku ketika dia hampir terjatuh oleh guncangan.
"Sepertinya aku harus tetap seperti ini...apa tidak masalah?" tanyanya dengan malu-malu.
Kenapa sekarang dia terlihat malu-malu ?
"Cepat tunjukkan dimana ruangan ritual itu," aku akhirnya membuka mulutku, tidak memberikannya persetujuan ataupun penolakan dari rangkulannya.
...〈 +5 Rasa Suka Valeria 〉...
...〈 +6 Kepercayaan Valeria 〉...
Dia mengangguk dan membawaku ke area tangga. Tidak ada zombie yang terlihat lagi dan suasana tampak menjadi tenang. Dia mendorong pintu kecil itu yang mirip seperti di dalam mimpiku.
Kami berjalan masuk dengan berhati-hati dan menyusuri lorong panjang, sihir apiku berhenti sesaat dan warnanya berubah menjadi kebiruan. Kenapa warna apinya berubah? Pintu dihadapan kami tiba-tiba terbuka dengan sendirinya seperti terpaksa dibuka secara lebar-lebar.
BRAAAKK
KRRIIEEEEEETTTTTT
Sesuatu yang tidak terlihat menabrak kami namun aku berhasil menangkapnya. Begitu aku akan melihat dengan seksamaㅡ
...〈Light Magic: Cleansing diaktifkan〉...
Sihirku otomatis diaktifkan sehingga sebelum sempat melihat apa itu, arwahnya sudah dikirim ke alam baka. Tunggu, aku tidak mengaktifkan sihirkuㅡValeria?!
"Val! Berhentilah memanipulasi tubuhku disaat seperti ini!" sahutku pada Valeria yang sudah menatap ke dalam ruangan dari sisi pintu. Dia menolehkan wajahnya ke arahku, "Jika kau terus menerus memperhatikan benda itu dengan seksama, kau akan tertarik masuk ke dalam ingatannya dan kau akan terjebak di dalamnya! Walaupun kau kuat, saat kau ada di dalam ingatannya, aku akan sendirian disiniㅡkau mau itu terjadi?" bisiknya dengan cepat.
Aku terdiam sesaat sebelum menghela napas, "Baiklah... Terimakasih."
Begitu kami berdua memasuki ruangan ituㅡ
BLAAAMMMM
Pintu dibelakang kami tertutup dengan rapat dan ketika aku memusatkan pandanganku ke tengah ruangan itu. Ada meja kecil di tempat yang sama dalam mimpiku namun kali ini, di atas meja itu hanyalah sebuah belati Valeria gunakan saat aku melihatnya melalui mimpi.
BRUSSH
Sihir apiku tiba-tiba saja padam, begitu mataku baru mengkondisikan penglihatan ku menjadi dapat melihat dalam gelap. Sesuatu menarik rangkulan dari Valeria hingga terlepas dengan paksa. Saat sesuatu itu akan menarik Valeria yang ingin menggunakan kekuatannya, aku langsung menarik lengannya dengan cepat hingga tubuhnya bertubrukan di dalam pelukanku.
...〈Light Magic: Cleansing diaktifkan〉...
AAAAAAAAAAAAARRRRRGGGGGHHHHH
"KAMU!!! BERANINYA KAMU!!! MENGHALANGI KAMI!!! AWALNYA KAMI AKAN MEMBIARKANMU KARENA KAMI HANYA INGIN MENGHANCURKAN PENYIHIR DI SAMPINGMU! KALAU KAU AKAN MELINDUNGINYA SEPERTI INIㅡAKAN KAMI HABISI KALIAN BERDUAAAAAAㅡ"
...『SP - CHALLENGE』...
...《 Membunuh semua arwah-arwah yang dirasuki oleh iblis yang tersisa atau mengembalikan mereka ke tempat dimana mereka semua seharusnya berada 》...
...《 Bonus : Valeria's Heart 》...
...《 Waktu yang tersisa 01:28 》...
...《 Waktu yang tersisa 01:27 》...
Bonus Valeria's Heart ?
Sebelum aku dapat berpikir lebih lama lagi, dari atas permukaan tanah banyak sekali arwah-arwah bermunculan dan membentuk hingga seperti gumpalan hantu? Lalu, sebelum Valeria dapat mengambil belati di atas meja, belati itu terbang dan ditangkap oleh gumpalan hantu yang kini sudah berbentuk menjadi seorang manusia transparan dengan cahaya berwarna keunguan. Jangan bilang, sihir apiku mereka telan dan menjadikannya kekuatan mereka ?!
__ADS_1
...《 Waktu yang tersisa 01:26 》...
HIHIHIHIHIHIHIhihihihihihihiㅡ
Sesosok itu tertawa cekikikan dan langsung melesat antara terbang atau berlari ke arah Valeria sebelum mengayunkan belati itu.
...《 Waktu yang tersisa 01:24 》...
TRAAANGG
Suara dentingan benda tajam terdengar cukup keras, Valeria ternyata sudah menyerang balik belati itu dengan pedang pendek yang dia ambil dari balik roknyaㅡ
ㅡhah?
Menyadari diriku yang terpaku sesaat, sempat-sempatnya Valeria melirik ke arahku dengan cengiran disertai kedipan sebelah matanya sebelum kembali menahan serangan belati dari kumpulan arwah gentayangan itu.
...《 Waktu yang tersisa 01:22 》...
Saat aku memperhatikan mereka saling melawan satu sama lain, suara yang berteriak padaku berbisik, "KAMU HANYALAH PESURUHNYA BUKAN? DIA TIDAK BENAR-BENAR MENYUKAIMU MELAINKAN INGIN MENGAMBIL KEKUATAN MU KETIKA KAMU LENGAH. BANTU KAMI...BANTU KAMI UNTUK MELENYAPKAN PENYIHIR JAHAT ITU! BANTU KAMIㅡKYLE HEART!!!"
...「Kondisi SP - CHALLENGE diperbaharui」...
...『Petunjuk』...
...『Dalam kondisi tertentu, Host akan dihadapkan dengan dua pilihan dari pihak yang berlawanan. Host hanya dapat memilih salah satu pihak dan akan mendapatkan bonus sesuai dengan yang tertera dari waktu yang tersedia. Jika Host kehabisan waktu sebelum menyelesaikan salah satu dari quest challenge ini, maka akhir dari perlawanan adalah hasil dari pertarungan sebenarnya tanpa campur tangan dari Host』...
...『SP - CHALLENGE CONDITION 1』...
...《 Membunuh semua arwah-arwah yang dirasuki oleh iblis yang tersisa atau mengembalikan mereka ke tempat dimana mereka semua seharusnya berada 》...
...《 Arwah Jahat yang tersisa 579 arwah 》...
...《 BOSS - VENGEFUL GHOST tersisa 2 Boss 》...
...《 Bonus : Valeria's Heart 》...
...《 Waktu yang tersisa 01:20 》...
...《 Waktu yang tersisa 01:19 》...
...『SP - CHALLENGE CONDITION 2』...
...《 Membantu para arwah dan Vengeful Ghost untuk melenyapkan Valeria Joker 》...
...《 Bonus : Seluruh Kerajaan Joker 》...
...《 Bonus : Vengeful Ghost's Blessings 》...
...《 Waktu yang tersisa 00:58 》...
...《 Waktu yang tersisa 00:57 》...
Melihat tampilan baru di hadapanku, diikuti dengan waktu yang terus menghitung mundur...tentu saja kepalaku langsung terasa pening. Suara dentingan dan tawa arwah yang kini terus menyerang Valeria tanpa henti tidak memberikanku waktu untuk berpikir.
Nafasku terhenti ketika ujung belati dari arwah itu hampir menebas leher Valeria. Dengan wajah pucat pasi, Valeria menolehkan kepalanya padaku, "Kyle?! Bantu aku untuk mengirim kembali jiwa-jiwa ini ke alam baka!"
Sebelum aku membuka mulutku, boss yang satu lagi ternyata adalah sosok yang berteriak di belakangku menyahut, "JANGAN DENGARKAN PENYIHIR ITU, KYLE. DIA AKAN MENIPUMU SEPERTI DIA MENIPU KAMI SEMUA. LAGIPULA, DIA MELAKUKAN RITUAL BUKAN UNTUK MELINDUNGI ISTANA DAN PULAU INIㅡMELAINKANㅡ"
Sebelum Vengeful Ghost 2 melanjutkan perkataannya, Valeria langsung berteriak dengan sangat keras, "TUTUP MULUTMU! Jangan berani-berani untuk mengatakan itu padanya! Akan ku lenyapkan kamu SEMUA!!"
HIHIHIHIHIHIHIHIhihihihihihihihiㅡ
"LIHATLAH, KYLE. LIHAT BAGAIMANA DIA MARAH KETIKA KITA AKAN MEMBOCORKAN RAHASIANYA DARIMU...IHIHIHIHI, AKAN AKU TUNJUKKAN SEMUANYA PADA KYLE!"
Wajah Valeria semakin memucat dan dia akan berlari ke arahku sebelum Vengeful Ghost 1 menyerangnya kembali. Wajahnya masih tetap diarahkan padaku yang terlihat pucat pasi dan keringat dingin bercucuran dari dahinya. Vengeful Ghost 2 yang ada di belakang ku tiba-tiba menutup matakuㅡ
"Tidak! Jangan!! KYLEㅡ!!!!!!"
Teriakan Valeria terdengar disaat terakhir aku melihat kegelapanㅡ
...「Jiwa Host akan dikirim menuju 3 tahun yang lalu di dalam Istana Joker」...
...「Tubuh Host dilindungi oleh 〈Light Magic: Anti - Possessed〉selama 00:51」...
...「Host berhasil kembali 3 tahun yang lalu untuk melihat ingatan secara spesial oleh Boss Vengeful Ghost」...
...「Memuat data...↺」...
...「Memuat data selesai」...
...「Menampilkan data...↺」...
...「Menampilkan data selesai」...
__ADS_1
Kini aku berada di tengah ruangan saat aku baru memasuki Istana Kerajaan Joker. Beberapa pelayan yang memiliki pakaian mirip seperti mendiang Sebastian dan juga pakaian pelayan Nina sibuk berjalan kesana kemari dan saat salah satu mereka akan menabrakku, mereka ternyata berjalan menembus dari tubuhku.
Oh, Chae Rin... apakah aku sedang menjadi hantu di masa lalu? (bukan mantan, oke?)
...「Tepat sekali, Host」...
Sebelum aku akan melanjutkan pembicaraan ku dengan Chae Rin, terdengar suara seseorang yang terasa tidak asing bagiku...
"Ayah, ibu! Lihat! Aku dapat berlari tanpa menggunakan tongkatkuㅡAduh!!"
BRUK
KOMPRYAAANNGGG
Diikuti dengan suara piring-piring pecah ke atas lantai dan teriakan pelayan. Seorang pria yang memakai pakaian mewah dengan mahkota di atas kepalanya memperhatikan Valeria kecil yang meringis kesakitan dan pelayan yang terjatuh dengan pecahan piring di sekitar mereka. Ah, aku dapat melihat kaki Valeria tergores karena mengenai pecahan piring...begitu aku mengira bahwa Raja, yang mungkin merupakan ayah dari Valeria yang akan mengangkatnya menjauh dari pecahan piring-piringㅡ
"Hahahahahahaha !"
Aku mendengar dan melihat bagaimana Raja itu tertawa terbahak-bahak dan diikuti oleh pelayan yang jatuh itu sambil berdiri. Wanita yang muncul dari lorong dan melihat mereka bertiga juga ikut tertawa. Apakah dia juga ibu dari Valeria? Mengapa mereka malah tertawa terbahak-bahak seperti itu ?
Raja melihat ke arah Valeria yang akan menangis namun dia menahan tangisanku begitu merasakan tatapan tajam ayahnya dibalik tawanya, "Ahahaha, Valeria? Lelucon yang bagus! Kamu tidak dapat melihat apapun menggunakan matamu itu, tentu kamu memerlukan tongkat kemana pun kamu akan pergi! Ahahaha, kamu benar-benar putri keluarga Joker! Lelucon yang sangat bagus!"
Raja itu berjalan pergi diikuti Ratu sambil tertawa terbahak-bahak, meninggalkan Valeria kecil yang masih duduk terpaku di atas lantai, pelayan yang tadi ikut tertawa menatapnya dengan dingin diikuti tawanya yang seakan dipaksakan,
"Sungguh lelucon yang sangat lucu, Tuan Putri Valeria," ucapnya sambil berjalan begitu saja. Kini hanya Valeria yang diam menyendiri di tengah ruangan utama sambil memeluk kakinya, wajahnya berusaha menahan tangis dan ia membenamkan wajahnya di antara lututnya yang terluka seraya menggumamkan sesuatu seperti mantraㅡ
"Aku sebenarnya dapat melihat...aku sebenarnya dapat melihat...aku tidak membuat lelucon...aku benar-benar dapat melihat...aku sama sekali tidak membuat lelucon...Ayah...Ibu."
...「Tubuh Host dilindungi oleh 〈Light Magic: Anti - Possessed〉selama 00:45」...
...「Memuat data...↺」...
...「Memuat data selesai」...
...「Menampilkan data...↺」...
...「Menampilkan data selesai」...
Tiba-tiba saja, aku berada di tengah halaman di belakang Istana. Padang rumputnya masih terawat dan terlihat beberapa kupu-kupu yang beterbangan. Disudut halaman, aku melihat Valeria kecil sedang bermain tanah dengan menumpuknya menjadi seperti bangunan gedung white houseㅡtunggu... wawasannya sudah sejauh hingga sampai pada duniaku ?!
Saat aku sedang memperhatikannya bersenandung dengan ria sambil membuat beberapa pilar yang ada di depan gedung, seorang pria...memakai pakaian kebun... menghampirinya sambil tersenyum.
"Oh, Nona Valeria? Apa yang sedang Nona Valeria lakukan disini sendirian? Semua orang saat ini sedang berada di Aula Istana untuk menonton acara yang diselenggarakan oleh pencari bakat kota kita..."
Tengkukku seketika bergidik. Tatapan pria yang memakai pakaian berkebun itu... memperhatikan Valeria kecil yang masih sibuk bermain dengan tatapan liar...
Ahㅡaku tahu aku sangat benci iniㅡ
Kuharap apa yang aku takutkan tidak terjadiㅡ
Valeria menengok dan tersenyum lebar pada pria itu, "Tidak masalah, Pak Ryner. Aku saat ini sedang bermain dan membuat sebuah bangunan yang kulihat dalam mimpiku! Lihat!" sahut Valeria sambil menunjukkan bangunan Gedung Putih Amerika yang dipahat menggunakan tanah...tinggal dibekukan saja menggunakan sihir...pasti dia sudah menjadi pemahat terkenal...
Senyuman pria itu semakin melebar, "Benarkah?? Wah, bagus sekali! Apakah Nona Valeria sudah selesai bermainnya? Hari ini benar-benar sangat cerah sekali ya?"
Valeria terlihat bingung namun ikut menganggukkan kepalanya dan tersenyum, "Pak Ryner benar, hari ini sangat panas sekali ya?" Valeria pun berdiri dan mengibaskan tanah yang menempel dari roknya.
Mata pria yang disebut Ryner itu semakin melebar dan napasnya mulai terdengar memburu-buru seperti terengah-engahㅡ
Oh, shootㅡ
"Huhhuh...uhh, bagaimana jika Nona Valeria ikut dengan paman sebentar? Paman akan membuatkan mu sesuatu yang sangat enak!" sahut Ryner dengan terburu-buru sambil mencoba menyentuh lengan Valeria.
Valeria memiringkan kepalanya seakan bingung dengan sikap Ryner namun dia tidak tahu apa itu jadi dia mengangguk sambil tersenyum sebelum membiarkan Ryner menggenggam lengannya, "Tentu. Apakah aku akan dibuatkan es apel kesukaanku?"
"Ohhhh, tentu saja!" Ryner menyeringai dan menganggukkan kepalanya dengan cepat sebelum menarik Valeria kecil kembali masuk ke dalam istana dengan terburu-buru.
Holy shootㅡholy shoot !
Aku langsung mengikuti terbang di samping mereka dengan perasaan berdebar-debar dan bibir yang kering, mereka berdua berjalan menyusuri lorong panjang yang sepi.
Aku tahu kemana pria ini akan membawa Valeria pergi...
Saat berada di bawah tangga, Valeria melihat sekelilingnya dengan bingung sebelum bertanya, "Paman Ryner? Kita masih belum sampai di dapur, kenapa paman berhenti?"
Ryner menyeringai ke arahnya sebelum membekap mulutnya dengan kuat, "Siapa bilang kita akan pergi ke dapur? Ayo, sini ikut sama Pamanㅡkita akan bersenang-senang!"
Tanpa ada siapapun yang melihat, Valeria yang memberontak dengan sia-sia ditarik masuk ke dalam pintu kecil di bawah tangga oleh Ryner secara paksa.
ㅡOH, BERANINYA DIA !
......................
BERSAMBUNG..
__ADS_1