
...『⚠️Pembaca diharap bijak karena ini hanya berupa fiksi, not real⚠️ 』...
Previously :
Kesampingkan semuanya...
Pantas saja Violeta terjebak posisi menyedihkan seperti itu...status keberuntungannya saja tidak mencapai tingkat C...
...****************...
Lihat berapa banyak levelku naik!
Bahkan tingginya sudah melebihi kakakku...
Aku terduduk di tengah ruangan dansa yang kosong. Meskipun ini acara terbesar yang pernah ada, sepertinya ruangan ini tidak akan digunakan. Juga, aku berhasil menyelesaikan banyak quest yang memiliki point yang cukup besar...yay...
Ini semua terasa sedikit antiklimaks padahal seharusnya ini adalah ******* kan? Salah satu gadis 'Target' Utama untuk tokoh utama Hero berakhir jatuh cinta pada pandangan pertama padaku, Musuh Hero.
..benar-benar Battle Of Heart (Pertarungan Hati bukan Pertarungan oleh Hati )
Bagaimana sekarang ?
Aku menatap nanar statusku berharap yang telah terjadi hanya mimpi dan aku selama ini hanya berada di kamarku membaca buku sihir dan pergi mengayun pedang..
"Hentikan!"
Suara pekikan anak perempuan yang tak jauh dari diriku duduk, membuyarkan lamunanku.
Apalagi sekarang ?
Aku menggerutu dalam hati dan mulai bangkit dari dudukku. Mataku memperhatikan sekitar dan memikirkan darimana datangnya pekikan itu...
...〈Clairvoyance - Aktif〉...
Jauh dibelakang kastil yang mengarah ke wilayah ku...ya, sayap kiri kastil. Terlihat ada seorang anak perempuan yang dikelilingi oleh empat anak laki-laki. Salah satu anak lelaki itu mendorong anak perempuan itu, "Cepat sana pergi dan ambil kalung berharga mu itu!".
Anak perempuan itu menggelengkan kepalanya dengan cepat, membuat rambut platinumnya berantakan kesana kemari. Anak lelaki yang berdiri ditengah, mendekati anak perempuan itu...
Hm, ini sedikit gawat.
...〈Teleport - Aktif〉...
...《 Teleportation digunakan, skill telah ditambahkan ke dalam status. Pengurangan sebanyak 50 point sebagai skill permanen 》...
Teleportation cukup mahal, tapi tidak masalah. Kini aku sudah berdiri di belakang keempat anak laki-laki itu. Salah satu dari mereka yang berambut warna hijau berteriak, "Hei! Sejak kapan kau ada disini?!"
Sepuluh pasang mata kini terarah padaku, aku tersenyum ke arah mereka dan memasukkan tangan ke dalam saku celanaku. "Aku ada di sini sekarang, tidak ada yang aneh soal itu..."
Anak lelaki yang berdiri di samping kanan anak yang di tengah, menyahut dengan panik "Sebaiknya kamu pergi dari tempat ini sebelum Tuan Ryder marah! Cepat pergi dari sini dan tinggalkan kami mengurusi urusan kami sendiri!"
Aku terkekeh mendengarnya, wajah mereka terlihat sedikit memucat, anak lelaki yang berdiri di tengah, ekspresinya seperti sedang berusaha mengingat siapa diriku. Kalau begitu, aku harus membantunya mengingat siapa 'aku' sebenarnya...
Kuambil satu langkah mendekati mereka yang sepertinya melangkah mundur satu langkah, lalu dengan tenang aku mengatakan, "Mau disuruh pergi dari sini pun tidak bisa, aku tinggal di dalam kastil ini soalnya."
Mereka semua terdiam, sebelum satu orang yang paling ujung, berambut pirang berbisik, "Tinggal dalam kastil ini?? Jangan bilang, dari rambut dan matanya itu...dia adalah si 'bajingan'?"
Mendengar sebutan itu, alis mataku terangkat ke atas dan tanpa sadar aku menarik pipiku semakin lebar. 'Bajingan'???
Ohh, jika ibu mendengarnya pasti jiwa kalian akan dilenyapkan begitu saja dengan Soul Eater-nya dan keberadaan kalian hilang~
Setelah mendengar bisikan itu dan melihat reaksiku, wajah mereka semakin memucat, begitupun anak perempuan yang ada di belakang mereka. Sebegitu menakutkan kah aku ini? Oh iya, kan aku ini anak dari Dark Witch, siapa juga yang ingin berurusan dengan penyihir yang menggunakan kekuatan gelap untuk bertahan hidup?
"...kau...kau jangan macam-macam, meskipun kau ini adalah Pangeran Kerajaan Heartㅡ"
"Cepat pergi sana, sebelum aku ambil jiwamu," aku memotong ucapan anak lelaki yang berada di tengah, yang disebut Ryder itu.
"Hiiii!!!"
"Ayo kita pergi!!!"
"Akan ku adukan pada Ayah!!!"
"Ayo cepat!!"
Keempat anak laki-laki itu langsung melesat kalang kabut dengan panik dan wajah pucat. Kini hanya ada aku dengan anak perempuan yang sepertinya kebingungan, ingin pergi kabur atau tidak. Aku berjalan mendekatinya dan dia semakin mundur sambil bergumam sendirian dengan tubuh yang bergetar.
"Ah, tenanglah. Aku hanya bercanda saja. Bukan aku yang punya kemampuan menyeramkan seperti itu..." ucapku sambil melambaikan tangan menunjukkan bahwa aku ini polos dan tidak berniat jahat. Anak perempuan itu melihat kiri dan kanan, seperti berusaha mencari bantuan, namun dia akhirnya menunduk dan melihatku.
"....ma...maa...maafkan aku..."
"Kenapa kamu harus minta maaf? Sebenarnya ada masalah apa? Aku mendengar mu berteriak tadi."
"...emmm..itu...anu...sebenarnya...ummm, "dia terus membuka dan menutup mulutnya seperti anak rusa yang kehilangan ibunya, wajahnya memerah dan sepertinya ia berusaha menahan tangisnya.
"...Apakah ada barangmu yang dilempar mereka?" aku akhirnya bertanya setelah beberapa menit, dia terus membuka dan menutup mulutnya seperti ikan koi.
Dia terkesiap dan menganggukkan kepalanya, lalu dia menunjuk ke arah rumput yang berada di depan pilar besar yang tepat menuju kamarku. Oh, begitu?
Aku berjalan melewatinya yang terus memperhatikan gerak-gerik ku, ku dekati daerah rumput yang ia tunjuk...
...〈Clairvoyance - Aktif〉...
Ah, itu dia !
Ditengah rerumputan, aku menemukan kalung berwarna perak, dengan kristal putih sebagai liontinnya. Aku pun berjongkok dan akan mengambilnya, namun, sebelum tanganku menggapai kalung itu, anak perempuan itu terkesiap.
Aku menoleh ke arahnya, "Ada apa?".
"Ummm...itu..anu...", Dia kembali membuka mulutnya namun menutupnya kembali, terus seperti itu, seakan dia ingin mengatakan sesuatu, tapi sepertinya dia sangat pemalu.
Setelah beberapa saat berlalu dan dia terus seperti itu, aku melambaikan tanganku ke arahnya, "Iya, ini kuambil sekarang. Jangan khawatir, kalung ini akan segera kukembalikan padamu".
Saat aku meraih kalung itu, sesaat kristalnya memancarkan cahaya namun kembali meredup. Aku memperhatikannya selama beberapa saat dan berjalan kembali ke anak perempuan itu. Matanya terbelalak seakan terkejut dan mulutnya kembali membuka dan menutup, bola matanya yang berwarna merah seperti rubin berpindah dariku ke kalung yang ada di telapak tanganku.
Begitu terus seperti ritual pemanggilan setan.
Aku akhirnya menghentikan ritualnya dan menyodorkan kalung itu padanya, "Ini, sepertinya kalung ini tidak rusak." Dia terkesiap lagi dan mengangguk sebelum mengambil kalung itu dari telapak tanganku.
Oh, tangannya lebih kecil dariku...
Dia tersenyum lebar dan menatap kalung yang sudah ada di genggamannya dengan mata berbinar-binar. Baiklah, sepertinya tugasku disini selesai.
"Perlu ku antar kembali ke Aula?" aku bertanya sambil tersenyum padanya. Dia terkesiap lagi, sepertinya dia melupakan keberadaanku setelah memperhatikan kalung perak yang ada di tangannya. Setelah memasukkan kalung itu ke dalam saku bajunya, dia menganggukkan kepalanya.
"..mohon bantuannya, Pangeran Kyle..."
Aku terdiam beberapa saat, sebelum terkekeh dan berjalan melewatinya lagi menuju ke dalam kastil. Tiba-tiba saja, dia menarik lengan kemejaku, aku menoleh ke arahnya dan dengan wajah memerah serta suaranya yang berdecit seperti tikus, dia berkata, "...te-terima kasih...Pangeran.."
Dia menunduk dan menatap nanar bebatuan yang kami pijaki, melihatnya seperti itu, tanpa sadar tanganku sudah berada di atas kepalanya dan mengusapnya. Dia terkesiap lagi dan melihat ke arahku dengan mata rubin nya yang besar. Oh, dia terlihat lucu sekali seperti adik kelasku...Ouch ! Aku jadi mengingat masala lalu Kaoru...
"Tidak masalah, kalau boleh kutahu, kamu siapa ya? Kenapa kamu bisa tahu aku ini Pangeran Kyle?"
Dia kelabakan dan kembali panik, melakukan ritual setan dengan membuka dan menutup mulut seperti ikan koi. Aku menenangkannya lagi dan memberikannya coklat di saku celanaku yang belum aku makan.
Kau pikir aku akan memberikan semua coklatku pada Violeta? Tentu tidak, kawan.
Setelah memasukan coklat ke dalam mulutnya, dan menutup matanya ketika aku mengusap-usap kepalanya. Akhirnya dia menjadi sedikit tenang.
"Maafkan saya... perkenalkan saya adalah SharenㅡUuuuu," saat dia akan memperkenalkan dirinya, dia malah menggigit lidahnya. Ahahaha...aku tidak tahu lagi ingin menertawakan kelucuannya atau merasa kasihan. Hm, rambut platinum dan mata rubin...dari pakaiannya juga dia terlihat lebih mengagumkan daripada anak laki-laki barusan yang sepertinya hanya bergelar bangsawan... jangan-jangan...
"Ah, jangan-jangan kamu adalah Sharence Diamond?" tanpa sadar mulutku bertanya padanya. Mata rubinnya langsung berbinar lagi dan dia menganggukkan kepalanya dengan cepat.
"Benar sekali, nama saya adalah Sharence Diamond! Akhirnya, saya bertemu dengan Pangeran Kyle juga, Kak Myles selalu menceritakan Pangeran setiap saat kami bermain..." Dia dengan lancar menyebutkan nama kakakku dengan semangat tanpa ada lidah yang terpeleset dan ritual ikan koi.
Wah, ketemu nih satu penggemar kakak !
Aku tertawa dan mengusap-usap tengkuk leherku dengan malu, sungguh sikap seperti Pangeran (sarkasme), "Benarkah? Semoga kakakku tidak mengatakan hal yang buruk tentangku... ahahaha," ucapku malu-malu.
Dia menggelengkan kepalanya, "Tidak. Kak Myles selalu bercerita bahwa adiknya sangat pintar dan baik. Seperti yang dikatakan kak Myles, Pangeran Kyle sebenarnya sangat baik. Sekali lagi, saya ucapkan terimakasih banyak atas bantuannya!" Sharence menunduk hormat 90° sebelum kembali berdiri tegak dengan wajah memalu dan berusaha untuk menghindari tatapanku.
"Kalau begitu, ayo.." aku sekali lagi tertawa kecil dan berbalik sebelum langsung berjalan masuk kembali ke dalam kastil. Mendengar kata "Baik." dan derap langkah kecil di belakangku, membuatku melirik ke arahnya yang mengikutiku..
...〈 +15 Rasa Suka Sharence 〉...
...〈 +14 Kepercayaan Sharence 〉...
"OHHHH!!!" suaraku yang tiba-tiba terkesiap membuatnya melotot ke arahku dengan tubuh yang bergetar dari ujung kaki ke atas kepalanya, mirip seperti bayi yang terkejut.
Uhm... terkutuk lah kau, Kyle.
Dia bergidik begitu aku mengusap-usap lagi kepalanya terutama bagian ubun-ubunnya, cup cup cupㅡkurus semangat...
"Maafkan aku, Tuan Putri Sharence...um.."
"ㅡTi-tidak masalah...ehehe."
Setelah memastikan Sharence berhenti bergetar karena terkejut, aku memeriksa statusnyaㅡ
...「Status」...
__ADS_1
【 Nama: Sharence Diamond 】
【 Usia: 5 tahun 】
【 Gelar: Pewaris Tahta Kerajaan Diamond 】
【 Nama Asli: Ruby Diamond 】
【 Level: 6 】
【 Okupasi: Putri Kerajaan Diamond 】
【 Ras: Manusia 】
【 Kekuatan: 25(D) / Potensi B 】
【 Kesehatan: 30(D) / Potensi B 】
【 Kelincahan: 20(D) / Potensi A 】
【 Magis: 39(D)/ Potensi B 】
【 Perlawanan Magis: 39(D) / Potensi B 】
【 Pengetahuan: 37(D) / Potensi C 】
【 Keberuntungan: 61(B) / Potensi B 】– Spesial
【 Rasa Suka: 53 (Perhatian Besar) 】
【 Kepercayaan: 50 (Teman) 】
【 Bakat 3/5 】 ▶
【 Skill 4/5 】 ▶
Oh, dia masih berumur 5 tahun. Tapi sudah terlihat sangat pintar ya ?
Melihat angka rasa suka dan kepercayaannya yang tiba-tiba saja sebesar itu, mungkin ada pengaruhnya dari kakak. Sambil berpikir seperti itu, kami berjalan masuk kembali ke dalam Aula Kerajaan. Suasana pesta masih berjalan lancar, aku melihat kesana kemari untuk mencari kakakku, Myles dan malah berakhir menabrak seseorang.
"Ah, maafkan akuㅡ"
Oh, aku berhenti berbicara saat melihat gadis yang ku tabrak. Rambut hitam kecoklatan yang terurai panjang, baju gaun hitam dan matanya yang berwarna biru langit melirik ke arahku. Aura kecantikan dipadukan dengan wibawa yang besar, membuatku berhenti bernapas untuk sesaat.
"..." Dia tidak mengatakan apapun dan tetap memperhatikanku dengan tajam.
Beberapa gadis yang sepertinya seumuran dengannya berjalan menghampiri kami. Salah satu gadis yang sepertinya bangsawan, dengan rambut yang di kuncir dua bertanya padanya, "Ada apa Tuan Putri? Eh, anak ini kan?" pandangannya ikut terarah padaku dan begitupun gadis-gadis lainnya.
Mereka mulai berbisik dengan riuh, dan gadis yang berkuncir dua itu terkesiap, "Kamu kan 'bajingan' itu?! Beraninya kamu mengganggu Tuan Putri?!" suaranya yang cukup memekik membuat seluruh tamu menoleh ke arah kami. Sharence yang berdiri di belakangku otomatis menunduk dan meringkuk.
Ah, aku bisa merasakan drama mulai disini...
Tuan Putri yang ia sebut, hanya diam saja memperhatikanku, entah apa yang ia pikirkan...aku harus menaikkan tingkat telepatiku secepatnya..
"Cepat minta maaf pada Tuan Putri! Itu adalah hal yang perlu kau, 'bajingan' lakukan! Ayo cepat minta maaf!" pekik gadis berkuncir dua dengan menggebu-gebu. Gadis lainnya yang ada di belakangnya mulai menutupi senyum mereka sambil memperhatikanku.
Aku melihat Tuan Putri yang masih menatapku dengan tajam, aku pun menunduk 90° kearahnya sambil berkata, "Maafkan aku."
Apa ini selesai? Tentu tidak, kawan.
"Kenapa membungkuk?! Orang sepertimu harus berlutut pada Tuan Putri atas kesalahan mu!" sahut gadis itu lagi.
Bisikan dan suara tawa yang tertahan semakin menggema di sekitarku. Aku tidak bisa melihat keluargaku yang lain, mungkin mereka sedang tidak ada di Aula ini. Aku mengedikkan bahu dan saat aku ingin berlutut, suara decit Sharence di belakangku terdengar, "Ummㅡumm...Pangeran tidak perlu melakukannya...ummㅡ"
Gadis itu melotot ke arah Sharence, "Diam kamu, Kerajaan Diamond tidak perlu ikut campur disini!" Suaranya yang menggelegar membuat Sharence menjadi semakin meringkuk dan meringis. Tubuhnya terlihat bergetar ketakutan.
ㅡberaninya dia.
Aku yang awalnya sudah hampir setengah berlutut, kembali berdiri dan menatap mereka. Bahu mereka sedikit bergetar sedangkan Tuan Putri itu hanya mengangkat alis matanya sedikit. Aku menyeringai ke arah mereka semua, "Kalau aku tidak ingin berlutut minta maaf, lalu apa? Apa yang akan, kau, bukan siapa-siapa, lakukan? Merengek ke ibumu?" suaraku terdengar menggema begitu kuat ke seluruh penjuru Aula.
Ahahaha, lihatlah bagaimana wajahnya menjadi semerah lampu lalu lintas !
"Beㅡberaninya kau 'bajingan' berkata seperti itu padaku yang merupakan Putri Adipati Blackspade!" pekiknya.
Seringaianku semakin melebar, "Mau bagaimana lagi, 'bajingan' ini juga ternyata adalah Pangeran Kerajaan Heart. Saat ini, kita sedang berada di acara yang diselenggarakan oleh kami, Kerajaan Heart. Sebagai tamu dan bangsawan, bukankah sikap anda cukup memalukan? Nona Blackspade?"
Saat Nona Blackspade itu akan mengangkat mulutnya lagi, Tuan Putri menahannya dengan mengangkat tangannya dengan elegan. Matanya yang semula tajam kini seakan sedikit berbinar, "Sudah cukup, Amy. Dia sudah meminta maaf dan kamu akan mempermalukan dirimu sendiri," suaranya terdengar sangat tenang. Nona Blackspade itu menahan amarahnya dan wajahnya sudah mulai berasap. Sepertinya aku bisa memasak marshmallow jika dia mulai sepanas itu.
"Maafkan atas sikap kami, perkenalkan nama saya adalah Ellen Spade, Putri Pertama dari Kerajaan Spade," dia mengulurkan tangannya yang seputih susu dan terlihat rapuh.
Aku mengangguk singkat dan menerima tawaran tangannya dan berjabat tangan dengannya, "Saya juga ingin meminta maaf, salam kenal Tuan Putri Ellen, saya adalah Kyle Heart, Pangeran Kedua Kerajaan Heart."
Dia langsung menarik tangannya secepat kilat dan mengangguk. Saat dia berbalik untuk pergi, dia berbisik sangat pelan agar hanya aku yang dapat mendengarnya...
Nona Blackspade dan gadis lainnya itu mengikuti Ellen berjalan pergi sebelum melirik ke arahku dengan penuh amarah dan air mata yang sudah ada di pelupuk matanya.
...〈 +25 Rasa Suka Ellen 〉...
...〈 +25 Kepercayaan Ellen 〉...
...〈 -100 Rasa Suka Amy 〉...
...〈 -100 Kepercayaan Amy 〉...
...〈 -100 Rasa Suka Luna 〉...
...〈 -100 Kepercayaan Luna 〉...
...〈 -100 Rasa Suka Ally 〉...
...〈 -100 Kepercayaan Ally 〉...
"OHHHHHH!!!" aku tiba-tiba kembali terkesiap hingga membuat Sharence terpekik dan meloncat kaget di belakangku.
Um, maafkan aku Sharence...
...「Status」...
【 Nama: Ellen Spade 】
【 Usia: 6 tahun 】
【 Gelar: Pewaris Tahta Kerajaan Spade 】
【 Nama Asli: ??? (Level belum mencukupi) 】
【 Level: 15 】
【 Okupasi: Putri Pertama Kerajaan Spade 】
【 Ras: Manusia 】
【 Kekuatan: 39(D) / Potensi A 】
【 Kesehatan: 39(D) / Potensi B 】
【 Kelincahan: 45(C) / Potensi A 】
【 Magis: 39(D)/ Potensi A 】
【 Perlawanan Magis: 39(D) / Potensi A 】
【 Pengetahuan: 39(D) / Potensi B 】
【 Keberuntungan: 70(B) / Potensi B 】– Spesial
【 Rasa Suka: 25 (Normal) 】
【 Kepercayaan: 25 (Normal) 】
【 Bakat 2/5 】 ▶
【 Skill 5/5 】 ▶
...「Status」...
【 Nama: Amy Blackspade 】
【 Usia: 6 tahun 】
【 Gelar: Putri Adipati Blackspade 】
【 Nama Asli: ??? (Level belum mencukupi) 】
【 Level: 10 】
【 Ras: Manusia 】
【 Kekuatan: 20(D) / Potensi B 】
__ADS_1
【 Kesehatan: 25(D) / Potensi B 】
【 Kelincahan: 25(D) / Potensi A 】
【 Magis: 27(D)/ Potensi A 】
【 Perlawanan Magis: 31(D) / Potensi B 】
【 Pengetahuan: 28(D) / Potensi C 】
【 Keberuntungan: 50(C) / Potensi C 】– Spesial
【 Rasa Suka: - 100 (Kebencian) 】
【 Kepercayaan: - 100 (Pengkhianatan) 】
【 Bakat 1/5 】 ▶
【 Skill 2/5 】 ▶
...「Status」...
【 Nama: Luna Crow 】
【 Usia: 6 tahun 】
【 Gelar: Putri Baron Crow 】
【 Nama Asli: ??? (Level belum mencukupi) 】
【 Level: 9 】
【 Ras: Manusia 】
【 Kekuatan: 20(D) / Potensi B 】
【 Kesehatan: 25(D) / Potensi B 】
【 Kelincahan: 29(D) / Potensi A 】
【 Magis: 29(D)/ Potensi B 】
【 Perlawanan Magis: 31(D) / Potensi B 】
【 Pengetahuan: 34(D) / Potensi C 】
【 Keberuntungan: 51(C) / Potensi C 】– Spesial
【 Rasa Suka: - 100 (Kebencian) 】
【 Kepercayaan: - 100 (Pengkhianatan) 】
【 Bakat 1/5 】 ▶
【 Skill 3/5 】 ▶
...「Status」...
【 Nama: Ally 】
【 Usia: 6 tahun 】
【 Gelar: Warga Biasa 】
【 Nama Asli: ??? (Level belum mencukupi) 】
【 Level: 13 】
【 Ras: Manusia 】
【 Kekuatan: 37(D) / Potensi A 】
【 Kesehatan: 38(D) / Potensi B 】
【 Kelincahan: 39(D) / Potensi A 】
【 Magis: 30(D)/ Potensi B 】
【 Perlawanan Magis: 31(D) / Potensi B 】
【 Pengetahuan: 37(D) / Potensi C 】
【 Keberuntungan: 52(C) / Potensi C 】– Spesial
【 Rasa Suka: - 100 (Kebencian) 】
【 Kepercayaan: - 100 (Pengkhianatan) 】
【 Bakat 1/5 】 ▶
【 Skill 3/5 】 ▶
...《 Selamat anda berhasil menyelesaikan tahap pertama SP Q2 \= Villain Starter 》...
...《 Selamat anda berhasil menyelesaikan tahap menengah SP Q2 \= Villain Starter 》...
...《 Selamat anda berhasil menyelesaikan tahap terakhir SP Q2 \= Villain Starter 》...
...《SP Q2 \= Villain Starter》...
...《Pada quest ini, Host perlu menurunkan angka status Kepercayaan dan Rasa Suka pada 3 wanita hingga fase negatif akhir.》...
...《 3 wanita ▼ 2 wanita tersisa 》...
...《Tersisa 2 wanita lagi sebelum anda dapat membuka fitur Cheat.》...
...《 2 wanita ▼ 1 wanita tersisa 》...
...《Tersisa 1 wanita lagi sebelum anda dapat membuka fitur Cheat.》...
...《 1 wanita ▼ 0 wanita tersisa 》...
...《Tersisa 0 wanita lagi sebelum anda dapat membuka fitur Cheat.》...
...《 Selamat anda berhasil menyelesaikan...
...SP Q2 \= Villain Starter....
...Fitur Cheat sudah berhasil terbuka! 》...
...「Selamat, Anda naik level!」...
...《 Level 18 ▲ Level 35 》...
...《 LOVE Q10 \= Berhasil menjadi musuh para wanita (Selesai) 》...
...《 Mendapatkan 350 point. 》...
...《 + 350 Point 》...
.........
Hah ?
...****************...
...『Hati yang telah tertangkap, saat ini;』...
...『The Girls』...
...↳ 【 Nina \= 13 (Normal) - 12 (Normal) 】...
...↳ 【 Violeta \= 100 (Pasangan) - 100 (Sahabat) 】...
...↳ 【 Sharence \= 53 (Perhatian Besar) -...
...50 (Teman) 】...
...↳ 【 Ellen \= 25 (Normal) - 25 (Normal) 】...
...↳ 【 Amy \= -100 (Kebencian) -...
...-100 (Pengkhianatan) 】...
...↳ 【 Luna \= -100 (Kebencian) -...
...-100 (Pengkhianatan) 】...
...↳ 【 Ally \= -100 (Kebencian) -...
...-100 (Pengkhianatan) 】...
__ADS_1
......................
BERSAMBUNG..