CHANCES - Battle Of Heart : Online

CHANCES - Battle Of Heart : Online
Chapter 50. First Day Mayhem 『Part - II』


__ADS_3

...『⚠️Pembaca diharap bijak karena ini hanya berupa fiksi, not real⚠️ 』...


Previously :


Apa ?? Bukannya aku sudah memeriksanya tadi ? Aku mengambil kartu itu dari tangan Pak Heinz dan melihatnya...


...〔 Kyle Heart 〕...


...〔 Kelas Elit A - 11 〕...


...〔 Poin : 100 〕...


...〔 Jadwal saat ini yang wajib dihadiri : Ketahanan Fisik dan Histori Cyrus 〕...


Oh, yang benar saja ???


...****************...


Aku menatap lesu ke arah Pak Heinz yang sudah menggelengkan kepalanya. Jangankan dia, aku juga sudah lelah dengan semua ini.


"Tidak pernah ada murid yang langsung menghadapi dua masalah sekaligus sejauh saya mengajar, Tuan Kyle. Anda benar-benar murid yang unik," puji Pak Heinz dengan tenang sambil membetulkan kacamatanya menggunakan jari telunjuknya. Aku tersenyum miring padanya, "Baiklah, Pak. Apa yang harus saya lakukan sekarang?"


"Ikuti saya."


Kami berjalan keluar dari ruang kelas. Aku mengikuti Pak Heinz dari belakang sambil melirik ke sekelilingku. Gedung Elites ini memiliki dinding berwarna krem pastel dengan batu marbel berwarna hitam sebagai pijakan penjuru bangunan ini. Dengan adanya setiap jendela dan penggunaan pintu kayu yang dapat digeser maupun didorong dan ditarik, mengingatkanku dengan sekolah lamakuㅡOuch ! Lagi ! Kenapa kepalaku selalu pening setiap mengingat ingatan Kaoru ?!


Menutup mataku sambil menghela napas panjang, kami ternyata turun tangga dan keluar dari gedung Elites menuju gedung utama Unity Academy. Berjalan hingga menyusuri taman kecil di belakang gedung utama Unity Academy, akhirnya aku sampai di sebuah ruangan yang mirip seperti ruang guru. Beberapa Professor yang sempat kulihat sebelumnya, menyapa Pak Heinz sebelum mereka pergi keluar masuk ruangan atau berjalan menuju meja mereka.


Pak Heinz membawaku ke mejanya yang dipenuhi dengan tumpukan buku dan kertas, terlihat berantakan. Berbeda dari yang kuduga tentang wali kelasku yang satu ini. Kukira meja kerjanya akan jauh lebih rapi.


"Baiklah, berikan kartu siswa anda. Akan saya ubah secara manual. Karena ini hari pertama dan anda sudah melakukan kesalahan dua kali, saya akan mengurangi poinmu sebesar 5 poin saja. Seharusnya untuk murid yang teledor seperti memilih jadwal yang bertabrakan akan dikurangi sebesar 25 poin."


Mau berapa pun sebenarnya aku sedikit sedih karena dianggap teledor. Juga, kesalahan pertama 'kan adalah kesalahan dari Ryderㅡtunggu. Ini semua terlihat mencurigakan.

__ADS_1


Aku akan memeriksanya nanti.


"Jadi, sekarang anda akan memilih pelajaran apa terlebih dahulu, Tuan Kyle?" tanya Pak Heinz, tangannya ia gerakkan secara memutar dan tiba-tiba saja, seperti hologram, mencuat keluar dan menunjukkan wajahku dan tulisan yang baru saja kulihat. Whoa!!!


"Ehm, mungkin saya akan memilih Ketahanan Fisik terlebih dahuluㅡbaru Histori Cyrus."


"Baiklahㅡ" lalu Pak Heinz menggerakkan tangannya kesana kemari di hologram itu, menekan keyboard hologram dan otomatis jadwalku pun sudah diganti. Pak Heinz menyodorkan kartu itu padaku.


"Lain kali, cobalah untuk menghindar dari masalah. Hanya itu nasihat yang bapak bisa berikan sebagai Wali Kelas..." selorohnya sambil menghela napas singkat dan membetulkan kacamatanya menggunakan jari telunjuknya. Aku menganggukkan kepala dan mengucapkan terimakasih sebelum segera bergegas ke lapangan dimana kelas Ketahanan Fisik sudah dimulai sedari tadi.


Meninggalkan gedung utama Unity Academy, aku berlari kecil menuju sebuah gedung yang terletak di samping gedung Elites. Sebuah gedung yang memiliki atap bundar dan terlihat begitu megah dan luas. Melihatnya aku jadi teringat oleh stadium sepak bola.


Akademi ini bukanlah main-main...bahkan teknologinya sudah sangat canggih. Aku tidak yakin pasukan Iblis dapat menembus sihir pertahanan area Akademi ini, yang kunilai sebanding dengan sihir pelindung tertinggi yang kuberikan pada Valeria.


Memasuki stadium? Atau gedung yang disebut gedung Physiq?...aku sudah melihat beberapa murid kelas Elit A dan murid dari kelas lainnya yang sedang berlari sekeliling lapangan, terlihat seorang pria kekar memakai baju olahraga sedang berdiri di tengah lapangan sambil memerhatikan murid yang sedang berlari.



"Kesalahan jadwal lagi?! Padahal ini baru hari pertama? Baiklah, cepat ganti baju di ruang ganti sebelah sana dan langsung lari sekeliling lapangan sebanyak 50 kali. Jika kamu berjalan, ulangi lagi dari awal. Itu hukumannya, saya tidak akan mengambil poinmu di hari pertama. Jika terlambat lagiㅡ"


"Baik, Pak. Saya tidak akan terlambat lagi."


Pria kekar itu mendengus pelan, "Bagus. Saya Dante Greeves. Senang bertemu denganmu. Sekarang, cepat sana ganti baju!" potongnya dengan suara yang menggelegar.


Aku mengangguk singkat dan segera berlari, menuju tempat yang baru saja ditunjuk oleh Pak Dante. Dari kejauhan, nampak sebuah bangunan kecil dengan dua jalan yang terpisah, salah satunya ke arah kanan dan satu lagi ke kiri. Dilihat dari warna catnya dimana yang kanan berwarna pink seperti rambut Valeria dan yang sebelah kiri berwarna biru seperti rambutnya Pak Yuu, aku berbelok ke arah sebelah kiri.


Ternyata itu adalah ruang loker dan aku melihat lokerku yang bernomor 11. Membuka pintu lokernya menggunakan kartu identitas murid yang diberikan oleh Pak Heinz, dengan cara menggesekkan kartu identitasnya ke tempat disamping gagang lokernya, aku dapat mendengar suara 'klik'. Pintu lokerku terbuka secara otomatis.


Ohhhh ! Aku suka Akademi ini !


Mengambil kaus olahragaku dan jaketnya, aku segera mengganti baju seragamku. Seragam kaus dan celana yang berbahan dasar seperti katun mahal, membuatku terasa nyaman memakainya. Memakai jaketnya dan memasang resletingnya, aku bergegas keluar dari ruang loker menuju lapangan.


Aku mulai berlari keliling lapangan, tepat dibelakang murid-murid lainnya yang sepertinya sudah menyelesaikan putaran mereka. Melihat rombongan kelas Elit A, sepertinya aku mengambil waktu yang sama dengan Ellen, Sharence, Ryder dan kedua kroninya, tak lupa pengikut setia mereka, Amy dan dua kroninya. Sepertinya Haylee dan Clara mengambil kelas ini di waktu yang berbeda. Aku terus berlari sambil berpikir mengapa Haylee adalah Hero.

__ADS_1


Jika Heronya perempuan, apa dia akan bersama dengan semua target utamanya yang juga perempuan?! Apa ini gameㅡ


...「Sepertinya sosok Hero ini berganti sesuai dengan caramu mengubah takdir, Host」...


Benarkah?


Percakapanku bersama Chae Rin terpotong, ketika secara tak sengaja aku mendengar suara tawa dari Ryder dan kroninya, saat mereka berjalan menuju Pak Dante.


"Bagus, Flynn. Sekarang Pak Dante dan Pak Heinz menganggap si bajingan itu sebagai calon pembuat onar. Untung saja, aku terluka sehingga kamu dapat memanipulasi kertas milik bajingan itu, sekarang dia sudah mendapat pengurangan poin dan aku mendapat perawatan khusus dari Sharence!"


Lelaki yang bahunya dirangkul oleh Ryder ikut tertawa, "Benar, kan? Sudah kubilang rencanaku akan berhasil. Aku sudah tahu cara memanipulasi kertas semacam itu karena ayahku adalah salah satu perancang kartu identitas akademi ini. Aku paham benar bahwa tulisan di atas kertas itu, dapat diganti dengan mudah oleh orang lain."


Mereka terus berbisik-bisik riuh sambil tertawa-tawa kecil, sebelum ikut berbaris dengan murid lainnya yang sudah berada di hadapan Pak Dante. Melihatku yang melirik ke arahnya, Pak Dante langsung meniup peluitnya, "Ayo Kyle! 35 putaran lagi!"


"Hhㅡbaik, Pak!" aku menjawab dan langsung mempercepat lariku. Aku berpura-pura untuk terlihat seperti kecapaian dan sekilas Ryder beserta kroninya gagal untuk menahan senyum lebar mereka.


Bagaimana Chae Rin? Apa aku boleh ikut bermain permainan mereka??


...「Kukira kamu adalah murid teladan?」...


Tidak lagi. Ayo kita tunjukkan bagaimana kekuatan khusus milik sayangku, Chae Rin pada mereka. Kamu ikut denganku, Chae Rin?


...「Baiklah. Terserah kamu sajaㅡsayang」...


Menahan senyumanku yang hampir merekah, kepalaku mulai memutar banyak skenario khusus untuk membalas semua perbuatan Ryder beserta kroninya.


Kau mau bermain denganku ??


Boleh, ayo kita bermain...Ryder.


......................


BERSAMBUNG..

__ADS_1


__ADS_2