CINTA CINTYA

CINTA CINTYA
part 6


__ADS_3

"Dari mana aja Dan..?" tanya Reza yang melihat Daniel baru kembali kecafe


"Dari luar..!" jawabnya sambil menuju kemeja tampatnya duduk tadi.


"Iya gue tau lo dari luar. tapi dari mana..? yaelah." sambung Reza sambil ikut duduk berhadapan dengan Daniel "tadi gue denger dari anak anak, katanya cwe yang sama lo tadi ngelabrak pacarnya yah..,gimana sih ceritanya.?"


"Kan lo da denger ceritanya dari mereka, kenapa nanyak ke gue lagi.?"


"Ya kan gue cuma mw dengar fersi dari lo " ucap Reja dengan wajah penasaran." lagian lo dari mana aja sih ? gak biasanya lo pergi ninggalin barang2 lo gini." Reza menatap barang barang Daniel yang masih berada dimeja.


"huffhh..." Daniel menghela nafas" tadi gue ngejar si Cintya.takut dia kenapa2 karna main pergi gitu aja.pakek nangis lagi,kasian gue liatnya.." jawab Daniel sambil menyandarkan tubuhnya disandaran kursi


"terus, ? " Reza masi kepo


"Ya pas gue uda sampek diluar,gue liat dia udah naik ojol, tapi tetep gue kejer. kasian gue."


"terus setelah lo kejar, gimana?"


"Yaelaaah,, kenapa lo kepo bener sih? "


"ckckck,, gimana gue gak kepo cobak.jarang jarang lo seorang Daniel mengejar seorang cwe."jawab Reza dengan senyum meledek " tapi sebenernya siapa sih tu cwe ? gue penasaran , lo jumpa tu cwe dimana ? terus kenapa kalian bisa jumpa disini ? " Reza memberondong banyak pertanyaan


melihat Reza yang begitu penasaran membuat Daniel mau tidak mau menceritakan semuanya.


"Sebenernya waktu gue mau ke bandara kemaren,gue hampir nabrak cwe itu di persimpangan dekat moll xxx ." Daniel menghela nafas kembali mengingat kejadian waktu itu


"Loh kok bisa ? kok gue gak tau ? terus kok bisa kalian jumpa disini ? "Reza benar benar penasaran


"Jadi waktu gue hampir nabrak dia,dia shock sampek pingsan didepan mobil gue.jadi gue bawak dia ke clinik. nah..waktu tu cwe pingsan, dia pake rok pendek. jadi gue tutupin paha dia pake jass gue.. tapi bodohnya gue setelah sampai diclinik ,gue malah lupa ngambil jass gue balik." jelasnya panjang lebar


"oooh,, jadi ceritanya tu cwe kemari mau mulangin jass lo gitu ?" Reza mulai mengerti " tapi gimana kalian janjiannya ?" tanyanya lagi


"tadi siang gue samperin dia kekerjaannya. dia kerja di moll xxx itu." belum selesai Daniel mau cerita ,Reza sudah bertanya lagi


"Dari mana lo tau dia kerja disitu ?"


"Makanya lo dengerin dulu gue sampek selesai.." Daniel emosi omongannya dipotong


" ok.. ok.." Reza cengar cingir sambil membuat simbol ok dengan jarinya


"Gue nemu name tag dia dimobil gue. jadi gue tau dia kerja di moll itu. teruskan di name tag nya tertera nama brand dia kerja .ya gue samperin aja. ehh,, untungnya pas siff dia kerja.jadi pencarian gue gak sia sia ."

__ADS_1


hening


"Kok diam lo ? kesambet ?" Daniel melambai lambaikan tangannya kedepan wajah Reza, karna Reza hanya diam


"Lo lagi modus yah ma tu cwe ? " Reza menatap Daniel dengan tatapan menyelidik.yang ditatap malah bingung


"Maksud lo.. ?


"Lo nemuin tu cwe bukan karna cuma mau ngambil jass lo kan ? lo mau modusin tu cwe kan ? "tuduh Reza.


"Astagaa... apa sih yang ada diotak lo ? emang lo pernah liat gue deketin cwe selama ini ?" Daniel tidak habis fikir dengan pemikiran Reza.karna hanya Reza lah yang tau kenapa sudah hampir 5 tahun ini Daniel tidak berniat berteman dengan wanita.apa lagi berpacaran.


"Ya mungkin aja kan lo udah sadar sekarang. kalo lo itu juga butuh perempuan " jawabnya pelan


"Flashdisk gue ada di saku jass gue. makanya gue bela belain nyamperin tu cwe. kalo gak karna flashdisk ni ya ,gua juga ogah.." Daniel emosi mendengar tuduhan Reza terhadapnya sambil menunjukan flashdisk nya " lagian lo tau persis kenapa gue gak mau menjalin hubungan dengan cwe., kenapa sekarang lo ngomong gitu ?" sambungnya lagi dengan wajah yang sudah kesal


" Iya deh iya gue percaya.., gak usah ngegas gitu dong ngomongnya " Reza merasa sudah salah bicara namun tidak mau terlihat salah.


"Terus lo beneran ngejar si Cinta itu cuma karna kasian ?" Reza masi saja bertanya , dan Daniel sudah malas menanggapinya " terus gimana, si Cinta itu tau gak lo ngejar dia ?"


"Namanya Cintya. bukan Cinta " sautnya


"aaa.. iya iya maap. cuma salah sebut nama aja lo udah marah. " balas Reza "terus gimana,si Cintya itu tau gak lo ngejar dia?"


"terus kenapa mukak lo kesel gitu? "


"Ya gimana gue gak kesel cobak. gue liat dia pergi gitu aja sambil nangis ,eeh 5 menit kemudian dia udah bisa ketawak2. nyesel gue ngejar dia." .Daniel masi tidak habis fikir dengan kelakuan Cintya


"bukannya bagus dia udah bisa ketawak ? berarti dia tipe cwe yang gak mau sedih berkepanjangan." Reza merasa salut dengan ketegaran Cintya namun melihat Daniel yang terlihat emosi membuat Reza ingin sekali menggoda sahabatnya itu. " Lo gak sukak sama cwe itu ? body nya boooo.." ucap Reza sambil tertawa


" uda siap lo ketawaknya? " Daniel menatap Reza dengan pandangan ingin menerkam


"hahahaha..." Reza semakin tertawa keras "gue jadi bener bener yakin kalo lo naksir sama tu cwe " ucapnya dengan masih tertawa


" Gila lo ya.." Daniel menggumel sendiri dengan raut wajah yang memerah,membuat Reza semakin tertawa


Dan mereka belum menyadari bahwa kunci kamar Cintya ada disana


***


Ditempat lain, dimana ada Cintya dan melky disana

__ADS_1


" Makasih ya Mel , kalo gak ada kau ntah udah jalan sampek kemana aq " mestipun awalnya Cintya tidak menginginkan kehadiran Melky, tapi akhirnya dia sangat berterima kasih dengan laki laki pakboy itu.Melky benar benar bisa menghibur Cintya dengan segala kekonyolannya


"Jadi gimana, sekarang kita udah bisa pacaran ?" goda Melky dengan menaik naikkan alisnya dan tersenyum lebar


"Iiihhh dasar... mencari kesempatan dalam kesempitan kau yaaa.., ngelunjaak !" teriak Cintya sambil memuukuli bahu Melky


"Hahahahaha..... Aq kan cuma berjanda " Melky masi saja tertawa " oke.. oke.. maap "ucapnya sambil menahan tangan Cintya agar tidak memukulinya " jadi udah bisa cerita belom, kenapa kau bisa nangis sambil jalan gitu?" Melky memulai introgasinya


"huffhhh.." Cintya menarik nafas sambil menunduk " Tadi aq jumpa mantan ku di cafe. dia mau ngelamar pacar nya "Cintya terlihat sedih kembali


"Waah,jadi kau da putus sama cwo mu , kok gak bilang bilang sih ?" Bukannya prihatin Melky malah terlihat senang.


"apaann sih.. aku lagi sedih ini..!, bukannya prihatin,." Cintya mentap tajam kearah Melky


"hahaha,, kau tu yah,kalo lagi melotot gitu makin gemesin tau gak !" ucap Melky tertawa sambil menarik hidung Cintya


bener bener gak bisa diajak serius. Cintya ngedumel dalam hati


Cintya menampis tangan Melky " haduh..sakit tau gak sih.." Cintya mengelus elus hidungnya "kenapa sih jadi orang itu gak ada prihatin prihatinnya sama orang yang lagi patah hati ?" ucap Cintya sambil cemberut


"Mantan itu tempatnya dialam baka, gak perlu ditangisin. kayak aku ini contoh, mau putus, mau jadian, jalanin aja sewajarnya." ucap Melky santay


"Cih.. dasar laki laki tidak berperikemanusiaan.. kalo semua orang tu punya sifat kayak kau tu ya, bisa hancur dunia percintaan " pernyataan Melky membuat Cintya geleng2 kepala


" Hahaha.. kok mala hancur.! harusnya malah damai dong, gak akan ada pertengkaran " Melky masi saja membela pemikirannya


"Huuuuu,,, nyesel aku tadi bilang makasih "


"Hahaha.. udah gak usah sedih. ingat aja kata kata aku,kalo mantan itu tempatnya dialam baka." ucap Melky sambil meregangkan otot ototnya. " pulang yok, badan aku pegel semua ini "


"Pulang aja diluan, aku masi mau disini." saut Cintya


"Masa iya sih aku tega ninggalin kau disini sendirian.uda hampir tengah malam ini. memangnya besok kau gak kerja ?"


"ngambil off aja , lagi gak mood kerja." jawab Cintya ketus " ngomong2 kau pulang naik apa Mel ?"


"Ya naik motor lah, mau naik apa lagi ?"


" Terus motornya dimana? aku gak ada liat tuh ! "Cintya celingak celinguk mencari keberadaan motor Melky.


"astagaaaa Cintya,, motor ku ,q tinggal dipinggir jalan tadi " ucapnya panik sambil tepok jidat

__ADS_1


Melihat kepanikan diwajah Melky membuat Cintya juga ikutan panik


" Ngapain kau tinggal dipinggir jalan, yaelah.!" ucap Cintya heran. dan mereka berdua pun berlari ketempat dimana Melky meninggalkan motornya


__ADS_2