
Happy Reading...
****
Deg....
Reymond pun merasa bersalah dengan apa yang ia lakukan. Dia tak menyangka jika hidup Mario lebih menyedihkan darinya. Karena cinta butanya, membuat dia harus memisahkan kedua orang yang saling mencintai.
"Begitu berdosanya aku kepadanya..... " Ucap Reynold dalam hatinya.
"Aku akan membantu Dan Mario untuk membereskan permasalahan yang aku buat. " Ucap Reynold tiba-tiba.
Alex mengerutkan keningnya mendengar perkataan Reynold.
"Aku akan menjelaskan foto yang telah aku kirim ke Komandan Irsyad. Apapun yang akan beliau lakukan padaku, aku akan Terima karena ini semua gara-gara aku ". Ucap Reymond kembali.
" Yang bener kamu bro? " Tanya Alex untuk memastikan.
"Iya, aku akan menjelaskan semuanya. Aku menyesal setelah mendengar penjelasan mu. Aku nggak menyangka jika cerita hidup dia sangatlah menyedihkan, aku kira cerita hidupku yang menyedihkan ketika aku harus di tolak dan di hina oleh keluarga orang yang aku cintai. " Jawab Reymond dengan yakin.
. "Okey bro, aku percaya sama kamu. Aku akan bilang ini semua ke pada Dan Mario. " Balas Alex dengan tersenyum.
"Aku yakin jika dirimu orang baik bro, suatu saat kamu akan mendapat pendamping yang terbaik dan mau menerima kamu apa adanya. " Pesan Alex dengan menepuk pundak Reymond sebelum dia meninggalkannya.
Alex pun berjalan meninggalkan Reymond yang masih terpaku di tempat yang sama untuk mencari Mario dan mengabarkan kabar yang bahagia.
**
Pagi ini, cuaca begitu cerah seperti juga dengan hati Mario yang akan menjumpai pujaan hatinya lagi. Setelah mendapat kabar yang baik dari Alex kemarin, Mario pun segera menemui komandan nya pak Rahmad untuk izin sehari dalam menyelesaikan masalahnya.
Dia pun akan di dampingi Reymond yang akan membantu menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Apalagi akar dari permasalahan adalah dari kabar fitnah yang ia perbuat.
Raymond sudah menyesal dan diapun minta maaf kepada Mario. Dia rela jika harus di hajar oleh Mario.
Flashback
"Dan, entah anda mo maafkan aku atau tidak. Tapi dari hatiku terdalam dan penuh penyesalan, aku ingin memohon maaf sebesar-besarnya. " Pinta Reymond ketika menemui Mario kembali.
"Saya sudah memaafkan abang, dan masalah kemarin bisa buat pembelajaran buat kita bang. " Jawab Mario dengan hati yang ikhlas.
"Sebagai rasa permintaan maaf ku, aku akan membantu abang untuk menjelaskan ini semua kepada Dan Irsyad. Aku yang sudah membuat fitnah, aku yang akan membersihkan nama Dan Mario kembali. " Ucap Reynold dengan tulus.
"Iya bang, Terima kasih atas bantuan dari abang. Semoga abang juga mendapat jodoh yang terbaik. " Balas Mario dengan rona bahagia yang terpancar di wajahnya.
__ADS_1
Flash End.
Dan pagi ini, dengan meminjam mobil yang tersedia, mereka pun segera berangkat menuju kediaman Irsyad. Butuh waktu 2 jam untuk perjalanan, tapi bagi Mario itu tak seberapa dengan hatinya saat ini yang sedang bahagia.
Mereka pun berangkat tepat pukul 8 pagi setelah selesai breafing dan apel tugas. Mario juga menitipkan anak buahnya kepada Alex. Ia percaya jika Alex bisa menghandle semuanya.
"Bang, kita mampir dulu ya ke warung untuk sarapan sebelum melanjutkan kembali perjalanan kita. " Ajak Mario.
"Aku ngikut aja Dan. " Balas Reymond.
Mario pun memberhentikan mobilnya di depan Warteg. Mereka pun turun dan masuk ke dalam untuk sarapan. Apalagi tadi pagi mereka belum sempat sarapan.
Setelah 15 menit, mereka pun sudah selesai untuk menyantap sarapan nya. Mereka pun kembali menuju mobil untuk melanjutkan perjalanan setelah membayar makanan.
Di dalam mobil, masih ada rasa kecanggungan antara Reymond kepada Mario. Mereka tak banyak bicara, hanya ada suara radio saja. Hanya sesekali saja mereka berbicara.
Perjalanan pun sudah menempuh waktu 2 jam. Mereka sudah hampir sampai ke kediaman Irsyad. Untung tadi Reymond sudah menghubungi temannya yang menjadi ajudan Irsyad, sehingga merek bisa tahu jika Irsyad masih ada di rumah.
Di depan sudah tampak gerbang masuk ke dalam kediaman Irsyad. Dengan rasa dek-dekan, Mario memberanikan dirinya untuk menuju ke gerbang yang di jaga anak buah Irsyad.
Tin....
Mario menghidupkan klakson mobilnya.
Mario pun membuka jendela mobilnya agar mempermudah berbicara dengan penjaga.
"Selamat siang, ada yang bisa saya bantu? " Sapa salah satu penjaga dengan hormat.
"Selamat siang bang. Saya Mario anggota dari***** ****." Dengan menunjukkan identitasnya kepada penjaga.
"Bisa saya bertemu dengan bapak bang? " Pinta Mario.
"Maaf apakah abang sudah membuat janji? " Tanya sang penjaga.
"Belum. Tapi tolong sampaikan bapak jika Mario ingin bertemu dengan beliau. " Pinta Mario kembali.
"Baik bang, saya tanyakan ke bapak terlebih dahulu. Anda tolong tunggu di sini dulu. "
"Baik, Terima kasih bang. " Balas Mario dengan tersenyum.
Sang penjaga pun masuk kedalam untuk menemui Irsyad. Tidak lama, dia pun kembali ke depan untuk menemui Mario kembali. Tidak lupa dia juga membuka gerbang mobil terlebih dahulu.
"Silahkan masuk bang, di tunggu bapak di ruang tamu. " Ucap Sang penjaga.
__ADS_1
"Baik Terima kasih. " Balas Mario dan Reymond bersamaan.
Mario pun menjalankan mobilnya kembali untuk masuk kedalam. Setelah memarkirkan mobilnya, Mario dan Reymond keluar dari mobilnya.
"Huh.... Bismilah. " Ucap Mario mengawali hari ini.
Reymond pun tersenyum melihat kegugupan Mario. Meskipun dia juga gugup karena harus menghadapi seorang Pati.
"Silahkan masuk bang, bapak sudah menunggu. " Ajak Penjaga yang lain mempersilahkan Mario dan Reymond masuk. Di depan pintu, juga ada penjaga yang menjaga keamanan Irsyad dan keluarga.
"Assalamu'alaikum, selamat siang Dan. Izin mengganggu waktu komandan di siang ini. " Ucap Mario setelah memberikan hormat kepada Irsyad bersama Reymond.
"Ya, selamat pagi." Balas Irsyad datar.
"Silahkan duduk. " Ucap Irsyad kembali mempersilahkan Mereka berdua duduk di sofa.
"Siap Dan. Terimakasih. " Jawab Mario dan Reymond bersamaan.
Mario dan Reymond pun duduk berdampingan. Sedangkan Irsyad duduk di ujung.
Sekilas, Mario melihat foto yang terpampang di tembok. Ada figura besar yang menampilkan keluarga besar Irsyad. Salah satunya adalah gadis yang sangat iya cintai.
Disana juga ada foto dimana Aira dalam acara pengukuhan sebagai seorang dokter. Tampak Aira yang cantik dengan balutan kebaya berwarna peach.
"Ehmmm........ " Irsyad pun berdehem untuk membuyarkan Mario yang sedang melihat foto keluarganya.
Mario yang kaget pun segera fokus kembali dengan rencana awalnya. Meskipun ada rasa gugup di dalam dirinya.
"Ada apa kalian ingin menemui saya? " Tanya Irsyad tegas. Padahal Irsyad sudah tahu dan paham apa yang menyebabkan Mario menemuinya.
"Cepat juga ni anak untuk mencari kebenaran. Aku tahu jika dia sangat mencintai putriku. " Batin Irsyad di hatinya. Irsyad pun merasa geli melihat kegugupan Mario.
"Maksud kedatangan kami kesini adalah ingin menjelaskan dan meluruskan apa yang sebenarnya terjadi pada saya dan dokter Aira Dan. " Jawab Mario satu tarikan pernapasan.
"Dan kamu? " Tunjuk Irsyad ke arah Reymond.
"Saya.......
*****
**Hayo saya apa 😄😄😄
Mohon maaf upnya dikit lagi karena badan lagi kurang fit. Tapi demi reader saya usahakan up. 😇😇**
__ADS_1