Cinta Monyetku

Cinta Monyetku
Pertunangan Nayla dan Kevin


__ADS_3

Happy Reading...


Aira pun tampak cantik dan anggun dengan Dress gamis yang sama dengan sang suami. Di kehamilannya yg 7 bulan, tak membuat dia berubah. Meskipun dia tanpak berisi, tapi itu malah menambah kecantikan Aira.


"Ya udah ayo kita berangkat ke rumah dokter Nayla. " Ajak dan suami dengan mengulurkan tangannya.


Aira pun menyambut uluran tangan Mario dan kemudian bangkit dari sofa untuk bergegas menuju ke rumah Nayla.


Mereka berdua turun ke bawah untuk menuju parkir. Aira menunggu di depan loby selagi Mario mengambil mobilnya. Setelah mobil sudah di depan Loby, Aira bangkit dari sofa dan segera masuk ke dalam mobil. Perjalanan sedikit macet karena sore ini waktu untuk pulang kerja. Banyak pegawai kantor yang sedang berlomba-lomba untuk segera sampai di rumahnya karena mereka lelah sehabis bekerja.


Tepat pukul 7 malam mereka sampai di depan rumah Nayla. Rumah Nayla berukuran minimalis hanya 2 mobil yang bisa terparkir di depan rumah, sehingga mobil yang lain terparkir di tepi jalan depan rumah Nayla.


Aira dan Mario sampai di sana tepat keluarga Kevin juga sampai di sana. Ada 2 mobil yang mengantarkan niat baik Kevin yang akan meminang Nayla. Keluarga Kevin terkenal cukup terpandang karena kedua orang tuanya juga seorang dokter yang cukup terkenal. Mereka juga sudah memiliki klinik sendiri dan cukup besar di kotanya. Tapi Kevin belum mau bekerja di klinik milik ayahnya karena dia ingin mencari pengalaman terlebih dahulu.


"Selamat malam dokter Kevin. " Sapa Mario yang menghampiri Kevin bersama istrinya. Mariopun mengulurkan tangan kanannya kearah Kevin.


"Selamat malam letnan Mario dan dokter Aira. Terima kasih sudah datang ke acara lamaran saya dan Nayla. " Balas Kevin dengan menerima uluran tangan Mario.


"Sama-sama dokter Kevin. Kami malah sangat bahagia bisa menghadiri acara lamaran anda dan dokter Nayla.


" Ini sudah berapa bulan dokter Nayla, dulu ketemu belum hamil sekarang sudah besar saja perut dokter. " Ucap Kevin yang beralih bertanya ke Aira.


"Alhamdulillah sudah jalan 7 bulan dokter. Do'ain semoga lancar sampai persalinan. " Balas Aira dengan tersenyum.


"Pastinya dokter pasti kami akan mendoakan yang terbaik untuk kelancaran persalinan dokter. " Jawab Kevin dengan tersenyum.

__ADS_1


"Oh ya bentar. "


"Pah, mah ini perkenalkan letnan Mario dan dokter Aira sahabat Kevin dan Nayla. " Kevin pun memperkenalkan Mario dan Aira kepada orang tuanya..


"Oh ya senang berkenalan dengan anda dokter Aira dan letnan Mario. Saya senang anak saya sekarang banyak perubahan setelah mengenal kalian. Nama saya Amira dan ini suami saya mas Darman" Jawab bu Amira mama dari Kevin yang bersalaman dengan Aira.


"Saya juga senang dokter Amira bisa bertemu dokter dan dokter Darman. Sebuah kebehagian buat saya dan suami bisa bertemu dengan dokter yang hebat ini. " Balas Aira yang meyambut baik uluran tangan tante Amira dengan tersenyum.


"Dokter Aira bisa saja. Dokter Aira juga sangat hebat loh. Saya sempat dengan kecerdasan dokter dalam bertugas. " Tante Amirapun membalas pujian dari Aira.


"Lebih berpengalaman dan berprestasinya dokter karena dokter sudah punya jam terbang yang banyak dan sudah menjadi senior bagi kami ini dokter. " Ucap Aira kembali.


Dokter Amirapun tersenyum bersama Aira. Obrolan mereka pun berhenti setelah om dari Kevin mengistruksi jika barang seserahan sudah di keluarkan dan keluarga semua sudah siap untuk masuk kedalam rumah Nayla.


"Mbak Mira mas Darman ini kami sudah siap. Dan barang-barang bawaan juga sudah dikeluarkan dari mobil. " Ucap salah satu paman Kevin.


Mereka pun berbaris dimana di baris depan sudah ada Kevin yang di apit oleh papah dan mamahnya, kemudian diikuti paman dan tante Kevin. Dan Mario dan Aira berada di baris ke tiga.


"Assalamu'alaikum." Ucap semua rombongan dari Kevin.


"Waalaikum salam. " Balas keluarga Nayla yang juga sudah menunggu di dalam rumah Nayla. Disana sudah ada papa, mamah dan kedua kakak Nayla serta juga ada keluarga besar Nayla seperti om dan tantenya.


"Selamat datang di rumah kami pak Darma beserta keluarga. " Ucap om Imam papah dari Nayla.


"Terimakasih pak Imam dan keluarga yang sudah menerima kedatangan kami malam ini. " Balas pak Darman kepada calon besannya dengan tersenyum. Meskipun beliau termasuk. keluarga yang terpandang, mereka tidak pernah menganggap rendah keluarga Nayla. Termasuk omnya Kevin, om Radit yang juga seorang dokter hanya menikahi seorang dokter yang berasal dari desa. Mereka bukan mencari orang yang kaya untuk dinikahi, tapi mereka mencari seorang istri yang sholehah dan bisa menerima mereka apa adanya.

__ADS_1


"Mari pak Darman dan Keluarga silahkan masuk dan duduk. " Ucap pak Imam kembali mempersilahkan keluarga Kevin duduk di ruang tamu Nayla yang sudah di dekorasi untuk tempat lamaran dan pertunangan Nayla dan Kevin. Dekorasi warna putih yang di kombinasikan warna hijau daun membuat dekorasi tampak segar. Disana juga sudah ada kursi yang berjajar dengan rapi di mana di susun untuk Kevin serta kedua orang tuanya dan di hadapannya juga di susun untuk Nayla dan kedua orang tuanya. Saat ini, Nayla belum ada di sana mungkin dia masih berada di kamarnya.


Sedangkan Mario, dia sudah ikut duduk di belakang Kevin dan Aira meminta izin suaminya untuk menengok Nayla.


"Mas, Aira mo ke kamar Nayla dulu ya. Aira ingin lihat dia. " Pamit Aira.


"Ya dek, tapi adik hati-hati ya. " Balas Mario dengan lembut.


"Siap mas. " Jawab Aira. Aira pun bangkit dari duduknya dan menghampiri salah satu kakak ipar Nayla yang ada disana. Karena dulu Aira sering mengunjungi rumah Nayla, jadi hampir semua keluarga Nayla pun kenal dengan Nayla.


"Mbak Dian, boleh saya menemui Nayla? " Ucap Aira setelah menuk Dian istri mas Ali kakak Nayla yang pertama.


"Boleh dek,ayo mbak anterin kamu. " Balas mbak Dian dengan lembut. Dia pun merangkul Aira dan mengajaknya ke kamar Aira di lantai dua dengan hati-hati karena mbak Dian tidak ingin terjadi apa-apa dengan Aira dan kehamilannya.


"Pelan-pelan ya dek. " Ucap mbak Dian.


"Terimakasih mbak. "


"Ini udah berapa bulan dek, maaf ya kemarin waktu kamu nikah mbak dan mas Ali nggak bisa datang karena kamu tahu sendiri mbak dan mas tinggal jauh dari sini. "


"Nggak papa kok mbak, ini Aira sudah sennah bisa bertemu dengan mbak di sini. " Balas Aira dengan lembut.


"Ya udah kamu masuk ya, udah ada dek Novi yang menemani Nayla. " Ucap mbak Dian meminta Aira masuk kedalam kamar Nayla.


"Ya mbak. sekali lagi Terima kasih mbak. "

__ADS_1


🌿🌿🌿


__ADS_2