Cinta Monyetku

Cinta Monyetku
Panik..


__ADS_3

Happy Reading...


🌹🌹🌹🌹


" Dan masalah Jasmine, percayalah ini adalah rencana dia yang ingin memisahkan kalian. Jika dokter pergi dari rumah, pasti dia aka merasa bangga dan bahagia." Ucap Alex kembali untuk meyakinkan Aira.


Aira pun berfikir, benar yang di katakan Alex. Jika dia pergi pasti perempuan itu akan lebih berani menggoda sang Suami.


"Harusnya mas jujur sama Aira jika mas dulu di dekati sama dia. Bukan mau jujur malah diam saja. " Aira pun mengeluarkan suaranya. Dia masih jengkel saja kenapa sang Suami tak pernah bercerita masalah ini.


"Karena mas memang nggak pernah dekat sama dia dek, dan mas bersumpah tidak pernah memiliki janji kepadanya. Malah mas awalnya bahagia menikah sama adek dan berharap dia tidak lagi mengejar-ngejar mas. Kok ternyata dia masih saja mengganggu mas. Mas siap mendapatkan hukuman apa saja dari kakaknya asal mas masih tetap sama adik. Karena perjuangan kita sudah panjang dek, mas hanya ingin kita menjalani rumah tangga kita dengan damai dan tentram. " Mariopun kembali meyakinkan sang istri.


"Jadi tolong dek, jangan tinggalin mas. Mas butuh adik untuk selalu mendampingi mas sampai akhir hayat kita. " Mariopun memelas dengan memegang tangan sang istri untuk memohon.


"Benar dokter, pikirkan lagi niat dokter pergi dari sini. Dan Mario adalah salah satu perwira yang berprestasi, pasti banyak perempuan di luar sana tidak hanya si siluman Jasmine yang akan mendekatinya. Jadi, tugas dokter adalah menjaga dan mempertahankannya. Jangan sampai dokter mengambil keputusan dengan pikiran yang kacau sehingga dokter sendiri yang akan rugi"Ucap Alex kembali.


"Huh..... " Aira pun menarik napas dalam-dalam. Dia mencerna semua perkataan sang suami dan juga Alex. Dia berfikir kembali dan mencoba untuk sedikit menurunkan egonya.


"Baik, akan saya pertimbangkan. Tapi saya masih belum percaya sama mas. Aira butuh tindakan bukan hanya ucapan saja. " Balas Aira yang akhirnya mau mengikuti saran dari Alex.


"Baik dek, mas akan buktikan bahawa semua yang adik pikirkan itu tidak benar. Mas akan menemui Dan Jordan untuk menasehati adiknya meskipun nanti mas harus menanggung resikonya. "Jawab Mario mantap. Yand mendapatkan hadiah jempol dari Alex.


" Ya udah Aira masuk dulu. "Pamit Aira untuk masuk ke dalam kamar.


" Iya dek, adek istirahat dulu. Malam ini biar mas pesan makanan saja jadi adik istirahat saja. "Ucap Mario.

__ADS_1


Airapun berjalan meninggalkan Mario dan Alex yang masih berada di ruang tamu. Dia berjalan masuk ke dalam kamar untuk merebahkan tubuhnya di atas ranjang. Dia merasakan pengat dan lelah. Rasanya tidur sejenak akan memulihkan badannya. Tidak hanya tingat sensitif nya saja yang meningkat, Aira juga merasa cepat lelah. Padahal di juga tidak melakukan pekerjaan yang berat-berat. Mencuci baju biasanya di lakukan oleh sang suami. Dia hanya berberes rumah dan masak saja.


Perlahan-lahan, Aira pun menutup matanya untuk mengarungi alam mimpi.


"Makasih ya Lex, jika kamu tadi tidak datang entah apa yang akan terjadi padaku. " Ucap Mario yang sangat berterima kasih akan kedatangan Alex ke rumahnya.


"Sama-sama kakak ipar. Ini sudah menjadi kewajibanku untuk menjaga kalian. " Jawab Alex dengan PD.


"Memang benar kamu serius sama adikku? " Tanya Mario yang penasaran dengan hubungan Raisha dan Alex.


"Ya seriuslah abang ipar. Kalau nggak serius babak belur lah ni wajah tampanku entar karena di hajar sama dikau. " Balas Alex dengan tersenyum.


"Jika memang kamu sudah serius, saran saja jangan lama-lama. Bukannya aku nggak merestui, tapi sebagai orang yang sudah dewasa, lebih baik menjalin sebuah hubungan dengan ikatan yang halal. Jadi tidak akan ada hal yang bergunjing. " Saran Mario.


"Kalau itu, kami sudah sepakat Yo. InsyaAllah setelah Raisha lulus, aku dan keluarga akan datang ke rumahmu untuk meminta izin meminangnya. Dan insya Allah kami bisa jaga diri karena kita juga LDR-an. Disini juga aku nggak berani macam-macam karena ada dikau. "


"Kalau untuk kebahagiaan, pasti akan aku usahakan yang terbaik. Tapi untuk finansial, aku hanya bisa kasih yang cukup bukan mewah. Pasti kamu juga tahu berapa gajiku. Dan aku juga bukan seorang perwira sepertimu. " Ucap Alex kembali.


"Untuk masalah finansial, InsyaAllah adikku tidak akan banyak menuntut Lex. Dan pangkatmu, itu bukan sebagai penghalang untuk merestui kalian. Aku hanya meminta tolong jaga adikku setelah kalian menikah. Jangan pernah sakiti dia. " Pesan Mario.


"Pastinya itu Yo. Aku akan lakukan. " Balas Alex.


"Rencana kamu apa ini untuk menghadapi si siluman itu? " Tanya Alex yang penasaran.


"Pertama aku akan menemui Dan Jordan untuk menasehati adiknya. Tapi jika tidak mempan, aku yang akan meminta tolong Dan Rahmat untuk memindahkan aku ke satuan lain. Aku tidak ingin istriku menangis lagi Lex karena kesalah pahaman, rasanya sakit banget hati ini. " Jawab Mario.

__ADS_1


"Tu manfaatin juga kekuasaan mertuamu, seksli-kali pasti nggak papa apalagi ini menyangkut keutuhan rumah tangga kalian. Pasti Dan Irsyad akan membantu. " Saran Alex kembali.


"Itu nanti opsi terakhir Lex, kalau bisa dan semoga masalah ini hanya sampai di sini saja dan bisa aku atasi sendiri. Takutnya jika melibatkan ayah, malah masalahnya semakin besar. Jadi, biar aku selesaikan sendiri dulu selagi aku masih bisa. "


"Tapi ngomong-ngomong ini ya. Aku lihat Dan Jordan itu seperti takut sama adiknya. Bahkan dia seperti menjadi kacung adiknya karena apapun keinginan si siluman baik itu jelek pun akan tetap Dan Jordan lakukan. Kita-kita sempat heran. "


"Ya biarlah itu urusan mereka. Aku akan bertindak jika itu menyangkut aku dan istriku."


Kedua laki-laki itupun masih mengobrol masalah rencana baik Alex ataupun saling bertukar ide dimana 3 serangkai (Mario, Alex dan Doni) yang ingin membuat usaha bersama. Tidak lupa Mario memesan makanan untuk makan malam. Sebagai rasa Terima kasih terhadap Alex, Mario juga membelikannya.


Pyar.....


Bunyi barang yang jatuh dan pecah.


"Itu suara barang apa Dan yang pecah? " Tanya Alex yang mendengar suara barang pecah.


"Entah, tapi itu sepertinya dari kamar. " Jawab Mario.


"Jangan-jangan istriku. " Ucap Mario yang panik. Mereka berdua pun berlari menuju ke kamar Mario untuk melihat. Mario pun sangat manik dan berpikiran yang tidak-tidak.


Ceklek....


Pintu di buka Mario. Untung Aira tidak menguncinya sehingga mereka bisa masuk ke dalam.


Mario mencari keberadaan sang istri. Tetapi dia tidak melihat nya. Dan........

__ADS_1


"Adik....... "


🌹🌹🌹🌹


__ADS_2