Cinta Muslimah Si Gadis Bisu

Cinta Muslimah Si Gadis Bisu
MASA LALU VIONA


__ADS_3

Azizah takjub melihat rumah Viona yang bagaikan emas terbentuk rumah yang membuat silau mata yang memandang.


"Ya Allah terang banget. " Batin Azizah dengan merasakan matanya yang silau.


"Ayuk masuk, Anggap aja rumah sendiri. " Ucap Viona yang melihat Azizah mematung di depan pintu rumahnya yang tak kalah tingginya dengan rumahnya.


Pintu yang tinggi itu terbuka dan terlihat berbagai macam perabotan emas yang harga nya setinggi langit.


"Selamat datang nona. " Ucap para penjaga pintu yang berjumlah empat orang dengan setelan jas hitam membungkuk hormat.


"Sudah seperti di kerajaan saja, emas semuanya. " Batin Azizah.


"Ayuk? kita naik ke atas. " Ajak Viona yang sudah berada di tangga.


"Ini tempat perpustakaan rumahku. " Ucap Viona yang memperlihatkan perpustakaan yang besar dan terdapat banyak buku.


"Mas syaa Allah. " Kagum Azizah yang suka melihat banyak buku, tetapi ini tidak ada sebandingan nya dengan perpustakaan di rumahnya yang tak kalah besar dan banyak buku sehingga harus menggunakan tangga otomatis untuk mengambil bagian rak buku atas.


Setelah berjalan menaiki beberapa tangga sampailah mereka di tempat kamar tidur keluarga aldino.


"Ini, kamar kakakku. " Ucap Viona dengan menunjuk kearah pintu yang becat berbeda yaitu hitam sedangkan yang lainnya masih setia dengan warna emas.


Ceklek!


"Kak." Ucap Viona dengan masuk ke kamar itu.


Terlihat lah seorang wanita cantik bak model sedang menulis di meja berwarna hitam pula.


"Ada apa?. " Tanyanya dingin.


"Ini teman ku Azizah ingin bertemu kakak. " Ucap Viona dengan memperkenalkan Azizah.


Kak sintya melihat penampilan Azizah dari bawah sampai atas.


"Aneh." Batin kak Sintya.


Azizah hanya tersenyum saat melihat ekspresi kak sintya yang tak bersahabat.


"Untuk apa?. " Ucap nya dingin.


"Dia ingin bisa menjadi penulis maka dari itu ia ingin belajar dari ahlinya. " Ucap Viona.


"Penulis?. " Ucap kak Sintya dengan mengernyit kan dahinya.


"Kamu keluar lah!! . " Ucapnya dingin.


"Baiklah." Ucap Viona sedih yang mengetahui kakak nya sangatlah membenci nya setelah kecelakaan maut yang menimpa ibunya.


Kedua bola mata Azizah melihat kearah kalung salib yang di pakai kak Sintya.


"Kamu sini!!. " Ucap kak Sintya dingin.


Azizah melangkahkan kakinya mendekati kak Sintya.


"Sejak kapan kau bermimpi ingin menjadi penulis?. " Ucap kak Sintya.


Azizah menunjukkan ke tujuh jari nya.


"Apa kau bisa berbicara?. " Ucap kak Sintya. Azizah hanya menggeleng.


"Hhmm...Begitu. " Batin kak Sintya.

__ADS_1


"Kau mengerti bahasa isyarat?. " Ucap kak Sintya membuat Azizah mengangguk.


"Sini, aku ajarkan. " Ucap kak Sintya lembut dengan memperlihatkan tata cara menulis kalimat yang benar dan penaruhan tanda petik dan titik.


"Apa kakak akan terus membenci ku seperti ini?. " Rilih Viona sembari duduk di kursi megah yang ada di ruang tamu.


Masa lalu Viona.


flashblack on.


Sepuluh tahun silam.


Di pasar malam.


Keluarga Viona mengunjungi pasar malam di dekat rumah mereka yang dulu nya dekat dengan pasar.


Viona bersama ibu nya menaiki bianglala sedangkan ayah nya dan kak Sintya sedang membeli gulali.


Bianglala berputar dengan baik, hingga pada saat nya bianglala berhenti sekejab itu membuat Viona ketakutan dan memeluk tubuh ibunya.


"Mah, aku takut." ucap nya dengan memeluk ibunya.


"Tenang sayang, ada mamah disini." ucap ibunya mengelus lembut kepala Viona.


Chesss....( Kabel terputus)


"Kalian yang berada di dalam bianglala cepat turun!! Karena kabel penggeraknya terputus." Ucap penjaga bianglala yang berada di bawah.


Yang ada di dalam bianglala hanya ada Viona serta ibunya, dan dua orang remaja laki-laki dan perempuan yang sedang berpacaran di tempat yang berbeda.


Dua remaja itu turun dengan sangat baik melewati berbagai besi bianglala.


"Sayang cepat turun!! ." Ucap pak Cristiano.


"Iya sayang." Ucap ibunya yang masih berusaha turun menggendong tubuh Viona yang masih berumur 6 tahun.


Saat ingin sampai bawah kaki ibunya tersangkut oleh besi bianglala yang membuat nya kesulitan melanjutkan turunnya.


"Sayang, tangkap Viona!!." Teriak ibunya dengan melempar Viona ke arah pak Cristiano.


Refleks pak Cristiano langsung menangkap nya.


"Semua menjauh!!." Ucap seorang laki-laki yang melihat bianglala itu ingin terjatuh.


Brruukkk...


Bianglala itu terjatuh dan menimpa tubuh ibu nya Viona hingga meninggal dunia.


"Mamah!!." Teriak Sintya yang berusia 10 tahun melihat ibunya berlumuran darah dan segera berlari menghampiri nya.


"Mamah." Rilih Viona yang berada di gendongan pak Cristiano dan melihat ibunya yang sudah tidak berdaya dengan tubuh tertimpa bianglala besar itu.


Banyak orang bergotong royong memindahkan bianglala itu yang menimpa seseorang.


"Sayang!!." Teriak pak Cristiano yang langsung berlari menghampiri nya.


"Hikss...hikss...mamah jangan pergi!!." Teriak histeris Sintya.


"Sayang? Sayang?!!." Ucap pak Cristiano yang melihat wajah istrinya yang banyak darah.


"Cepat! Tolong bawa istri saya ke rumah sakit!!." Ucap pak Cristiano.

__ADS_1


Beberapa menit telah berlalu, Ambulance datang dan membawa tubuh ibunya viona kearah rumah sakit terdekat.


Di rumah sakit.


"Bagaimana keadaannya dok?." Ucap pak Cristiano saat melihat dokter keluar dari ruang UGD.


"Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, namun istri Anda tidak dapat di selamatkan." Ucap dokter itu.


"Apah?! Gak mungkin kan dok?! Jangan bercanda dok!!." Ucap pak Cristiano dengan menggoyangkan tubuh dokter itu dan merasa terpukul atas kepergian istri tercinta nya.


"Hikss...hikss...Ini semua salahmu!! Mengapa engkau masih hidup sedangkan mamah telah pergi selamanya!!." teriak Sintya kepada viona.


"A-aku...." Ucap Viona gugup.


"Aku sangat membenci mu!!." Teriak Sintya dengan berlari masuk kedalam ruangan dan memeluk tubuh ibunya yang terakhir kali.


"Apa salahku?." Rilih Viona yang hanya berada di ambang pintu ruangan itu.


"Enggak mamah!! Jangan tinggalkan aku!!." Teriak histeris kak Sintya saat melihat wajah ibunya ingin di tutup kain oleh perawat.


Setelah kecelakaan maut itu kak Sintya meminta kepada ayahnya untuk mengganti cat pintu serta kamarnya berwarna gelap/hitam yang tadi nya berwarna cerah dan selalu menyendiri di dalam kamarnya.


flashblack of.


"Maafkan aku mamah, Hiks...hikss..." Rilih Viona saat mengingat hal itu.


Jam pukul 17:05 WIB.


Kak Sintya menganggap Azizah seperti teman curhat yang sangat enak untuk menceritakan semuanya kepadanya setelah kejadian itu tidak ada lagi tempat untuk nya menumpahkan segala keluh kesah nya, tetapi semenjak bertemu dengan Azizah saat pertama kali ia sudah menyukai nya karena cara penampilan yang menurutnya sangat unik.


"Terimakasih kak, telah mau mengajarkan ku." Isyarat tangan Azizah.


"Iya sama-sama, lain kali datang lagi ya?." Ucap kak Sintya lembut dan mengerti bahasa isyarat karena saat kecil ia selalu belajar segala hal walaupun ia tidak tilu ataupun bisu.


Azizah mengangguk dan tersenyum saat mengetahui kakak nya Viona sangatlah baik hanya saja ada masa lalu kelam yang membuat nya menjadi seperti manusia es(Sangat dingin).


"Sudah lama tidak ada tempat untuk ku curhat." Batin kak Sintya saat melihat Azizah Keluar dari kamar nya.


"Udah selesai?." Ucap Viona saat melihat Azizah menuruni tangga. Di jawab anggukan oleh Azizah.


"Apa kamu mau ambil buku dari perpustakaan rumahku?." Ucap Viona. Azizah menggeleng.


"Kenapa? Gpp kok bila kamu mau." Ucap Viona. Azizah menggeleng.


"Karena di rumahku sudah terlalu banyak buku." Batin Azizah yang mengingat begitu banyak buku yang terpajang di perpustakaan rumahnya.


"Hhmm...baiklah kalau gitu, apa kamu mau pulang sekarang?." Ucap Viona. Di jawab anggukan oleh Azizah.


"Sampai jumpa besok di sekolah ya? Dan nanti akan aku coba apa yang kamu bilang tadi di sekolah." Ucap Viona dengan memeluk tubuh Azizah. Azizahh membalas pelukannya dan mengangguk.


"Dahh..." Ucap Viona dengan melambaikan tangan saat melihat Azizah mulai menggoyahkan sepeda nya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Assalamu'alaikum🤗


Terimakasih telah setia membaca novel ku ini😍🤗


**Semoga kalian suka ya?😊


PARA PEMBACA BAIK HATI🤗 JANGAN LUPA UNTUK LIKE,COMMENT SERTA DI FAVORIT KAN YA...😍**

__ADS_1


__ADS_2