
KEESOKAN HARINYA....
Di SMA SERAJA 1 kembali heboh karena identitas Azizah yang kini telah terbongkar akibat perbuatan seseorang.
Foto yang kemarin tersebar kini sudah tidak ada lagi perbincangan. di sekolah itu hanya ada perbincangan tentang seorang anak pengusaha sukses yang masuk sebagai siswi disana.
"Ada apa ini?". Batin Azizah saat baru berjalan melewati gerbang sudah di sambut dengan tatapan iri dan kagum.
"Azizah...". Ucap Bianca seraya melentangkan tangannya untuk memeluk Azizah. Namun, dengan cepat Azizah menghindari nya.
"Ck. Kalau dia bukan anak seorang pengusaha terbesar di indonesia, gue gak akan mau mendekati nya!". Gumam Bianca membatin.
"Azizah apa kabar? Aku rindu padamu". Ujar Mita seraya memeluk Azizah dengan cepat.
Azizah yang merasa heran hanya bisa diam dan melihat sandiwara mereka.
"Kita masuk ke kelas yuk?". Ucap Raya lembut seraya mengambil tas milik Azizah.
Refleks Azizah langsung mengambil kembali tas nya itu.
"Kau gausah takut, kita hanya ingin berteman dengan mu". Ujar Bianca.
"Ck. Apa iya berteman?". Batin Azizah seraya menatap tajam satu persatu geng nya Bianca.
"Ck. Gadis bisu ini, percaya kek!". Batin Bianca resah.
"Kenapa mereka jadi baik banget? Pasti ada sesuatu yang terjadi". Batin Azizah curiga.
Azizah tidak peduli dan berjalan kembali menuju kelas dengan di ikuti Geng Girls beautiful.
"Eeh...ternyata gadis bisu itu anak pemilik perusahaan DERLABA GROUP". Gosip para siswi.
"Hah?! Yang benar? Masa iya sih?!". Ujar lainnya gak percaya.
"Beruntung sekali dia". Bisik para siswi saat melihat Azizah berjalan menuju kelasnya.
"Sepertinya telah terjadi sesuatu". Batin Azizah.
"Azizah....". Ucap Viona saat melihat Azizah baru saja masuk kedalam kelas seraya memeluk nya.
"Azizah identitas kamu....". Ucap Viona pelan didalam pelukannya agar tidak ada yang mendengarnya.
"Identitas ku?". Batin Azizah seraya melepaskan pelukannya.
__ADS_1
"Identitas ku terbongkar?". Isyarat tangan Azizah.
Viona mengangguk.
"Apa yang dia isyarat kan?". Bisik Bianca dan geng nya yang masih mengikuti Azizah di belakang.
"Hm...ternyata karena itu mereka baik". Batin Azizah.
"Azizah mau kah kamu menjadi temanku?". Ucap para siswi dikelasnya yang tadi nya selalu menatap sinis kepadanya, kini mulai mendekati nya.
Azizah terdiam seraya berfikir.
"Mereka berubah secepat itu?". Batin Azizah seraya mengangguk pelan.
"Yeyy...kita berteman sekarang, kamu harus traktir kami ya?". Sorak para siswi yang membuat Azizah terkejut.
"Aku harus mentraktir kalian??". Isyarat tangan Azizah.
"Ayuk?!". Ajak Dina(siswi) seraya menarik tangan Azizah menuju kantin.
"Azizah....". Batin Viona saat melihat Azizah meninggalkan nya dan berteman dengan mereka.
"Iss...kita duluan yang mengajak nya!". Ujar Dina karena Bianca langsung merebut Azizah darinya.
"Nggak! Kita hanya berbeda beberapa menit saja berteman dengannya!". Ujar Dina seraya menarik-narik tangan kanan Azizah.
"Aku bukan boneka kalian!". Batin Azizah saat merasakan tubuhnya yang di goyangkan terus menerus oleh mereka.
Srepp....
Azizah langsung menarik kedua tangannya dan pergi meninggalkan mereka.
"Nah! Kan, gara-gara kamu dia pergi!". Ketus Bianca seraya berlari bersama geng nya mengejar Azizah.
"Ck. Kita tidak akan kalah!". Sorak Dina seraya mengajak teman-temannya mengikuti Azizah.
"Azizah, tunggu!". Teriak Bianca.
Azizah tidak berhenti dan terus melanjutkan jalannya menuju kelas.
"Mereka kenapa sih?! mengganggu sekali!". Batin Azizah seraya duduk di bangkunya dengan keadaan kesal sembari membaca novel.
"Azizah kenapa kamu meninggalkan kami di kantin?". Tanya Bianca seraya duduk di kursi kosong sebelah Azizah.
__ADS_1
"Tolong jangan ganggu!". isyarat tangan Azizah yang tidak di mengerti oleh semua orang disana.
"Kamu isyarat apa? Nanti kita pulang bareng mobil ku, ya?". Ucap lembut Bianca.
Azizah memutar kedua bola mata malas saat melihat sandiwara mereka.
"Sandiwara mu sangat terlihat jelas". Batin Azizah seraya terdiam dan tidak menjawab Bianca.
"Ck. kenapa gue rasa si bisu ini kayak gak percaya!". Batin Raya kesal yang duduk di belakang kursi Azizah.
Azizah mengangguk karena ia ingin melihat sampai mana sandiwara mereka akan tetap bertahan.
"Kita lihat saja!". batin Azizah seraya tersenyum.
Sepulang Sekolah....
Geng girls beautiful masih terus mengikuti Azizah di belakang.
"Gue harus lebih mendekat padanya". Batin Bianca seraya berjalan maju ke depan dan langsung merangkul Azizah.
"Azizah, besok kita jalan-jalan yuk? kamu ada waktu ga?". Ucap Bianca seraya terus memaksakan senyuman.
"Terlihat sekali senyuman terpaksa nya". Batin Azizah saat melihat senyuman Bianca.
"Pasti nya kamu banyak urusan ya?". Tanya Bianca.
"Kan...anak orang kaya, pastinya sangat sibuk". Cerocos Raya seraya juga merangkul Azizah sebelah yang berbeda dengan Bianca.
Azizah hanya mengangguk-angguk.
"Azizah, Kamu....". Ucap Vioan terhenti karena Bianca dan Raya langsung menarik tubuh Azizah agar menjauh darinya.
"Hahaha...Nanti kita makan banyak! kan disini ada anak orang ter kaya di indonesia". Sorak Bianca.
"Viona....". Batin Azizah sedih melihat Viona terdiam di tempat.
"Dia melupakan ku...". lirih Viona seraya menatap Azizah dengan sayu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
**TERIMAKASIH TELAH MAMPIR....😘😍
JANGAN LUPA TEKAN LIKE NYA...👇😉**
__ADS_1