Cinta Muslimah Si Gadis Bisu

Cinta Muslimah Si Gadis Bisu
"Menikah lah dengan ku..."


__ADS_3

"Di mana dia??" Batin Rendi sembari melihat ranjang pasien tersebut telah rapih dengan sprei baru.


"Suster, Dimana pasien yang menempatkan ruang rawat nomor 58??" Tanya Rendi kepada suster yang sedang lewat di depan ruangan tersebut.


"Nona Azizah telah pulih kembali dan tidak memerlukan perawatan yang lebih lanjut. Dokter Linda telah mengizinkan nya untuk pulang," Jelas suster tersebut.


"Pulang?" Batin Rendi.


"Saya permisi, tuan." Pamit Suster itu dengan pergi meninggalkan nya.


"Apakah dia sudah pulang ke rumah nya?" Batin Rendi seraya berlari melewati beberapa ruangan lainnya.


"Aku ingin menikah denganmu.." Lirih seseorang yang ia kenali di dalam salah satu ruangan yang ia lewati.


"Tuan Andrew?!" Batin Rendi seraya berjalan perlahan menuju sumber suara di dalam ruangan nomor 39.


"Menikah lah dengan ku..." Lirih seseorang yang tengah terbaring lemas di ranjang pasien sembari memegangi pergelangan seorang wanita berhijab panjang nan bercadar Hitam dengan membelakangi dirinya.


"Siapa 'kah wanita itu?" Batin Rendi yang mengintip dan melihat mereka berdua sedang serius berbicara.


"Beri aku waktu untuk menjawab nya," Isyarat tangan wanita itu dengan melirik telapak tangan besar Andrew menyentuh kain lengan baju nya.


"Aku tidak akan ber juang untuk hidup, jika dirimu tidak menjawab nya dalam satu jam sebelum waktu operasi ku akan di laksanakan!" Lirih Andrew dengan lemas.


Karena kaki nya yang cedera parah akibat kecelakaan tersebut membuat di haruskan untuk melakukan Amputasi.

__ADS_1


Amputasi adalah pemotongan bagian tubuh tertentu untuk mencegah terjadinya kerusakan lebih lanjut atau komplikasi yang dapat mengancam nyawa. Amputasi dilakukan jika luka crush injury berisiko menjadi gangrene.


Deg!


"Tetapi..." Isyarat tangan Uswah bimbang.


"Sudah ada benih orang lain di dalam rahimku.." Batin Uswah sembari menunduk. seraya mengelus perut datar nya yang berbalut hijab nan gamis tebal.


"Aku akan menerima semua kekuranganmu.. Dan aku pun berharap jika dirimu pun mau menerima semua kekuarangan ku.." Lirih Andrew dengan melepaskan genggaman nya.


"Aku beri kamu waktu satu jam untuk menentukan nya. jika lewat dari jam operasi ku, Maka sudah ku pastikan aku tidak akan berjuang untuk terus hidup!"


"Aku lebih baik mati dari pada tidak bersamamu.." Lirih Andrew kembali seraya mengalihkan pandangan nya.


"Jawaban apa yang harus ku lontarkan?!" Batin Uswah yang menjadi bimbang nan takut jika Andrew tidak akan menerima nya kenyataan, dirinya hamil.


"Azizah!" Batin Rendi seraya bersembunyi di balik pintu ruangan tersebut.


"Ya Allah. berikanlah hamba petunjuk mu.. engkaulah yang mengetahui apa yang terbaik untuk ku dan bayi ku.." Batin Uswah yang menahan Isak tangis nya di balik kain cadar hitam nya.


"Akan 'kah, dia akan menjawab 'iya'? Batin Rendi sembari memperhatikan tubuh Uswah yang melewati dirinya tanpa sadar.


"Bukan 'kah itu orang nya? Pengusaha Cassanova itu?!" Jerit seorang wanita dengan wanita lainnya yang melihat Rendi disana.


Rendi yang menyadari ada tatapan tajam yang kembali mengarah kepadanya, Ia hanya bisa menutupi wajah nya dengan tangan seraya pergi dari sana.

__ADS_1


Tepat! Di saat Rendi berlari, ia melewati tubuh Uswah yang masih berjalan pelan dengan melamun.


"Saya mohon! Jangan terima dia!!" Lirih Rendi yang membuat tubuh Uswah seketika terdiam karena terkejut.


"Siapa yang berbicara?! Re-Rendi 'kah?" Batin Uswah yang melihat seorang lelaki saat tadi berlari di sebelah nya. Kini, telah menghilang dari pandangan nya.


"Di-Dia memohon?" Batin Uswah tak percaya dengan Rendi si sombong itu mau memohon kepada nya? Sungguh sangat tidak di percaya!


Satu jam telah berlalu. Kini, Uswah harus memutuskan keputusan nya yang juga dapat menyangkut hidup dan mati seseorang!


"Apa yang harus kukatakan padanya??" Batin Uswah dengan menggaruk kasar jari telunjuk dengan ibu jari nya.


Happ!


Ada seseorang yang menarik tangan nya dari arah belakang.


Ia pun menoleh kebelakang.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bantu jawab dong? Kasihan tuh Si Azizah nya bimbang. Akankah, Setelah Andrew mengetahui yang sebenarnya, ia tetap menginginkan Azizah??


Pantau terus yahh! Kelanjutan nya🤗


Happy Reading😊

__ADS_1


__ADS_2