
Mereka duduk di kursi kosong yang dekat dengan pohon dan langsung melahap makanan nya. Tak berapa lama geng girls beautifull datang dan menghampiri mereka.
"Dasar pela**r si gadis bisu. " Ledek Bianca dengan keras.
Azizah hanya diam sedangkan Intan merasa kesal saat temanya di fitnah seperti itu tapi dia bisa apa??.
"Si gadis bisu ini pela**r!!. " Ucap Raya dengan kencang membuat seluruh siswa-siswi disana memperhatikan mereka tidak terkecuali dengan Grup R4 yang juga mendengar nya, namun grup R4 hanya diam melihat hal itu dan langsung duduk di kursi biasa mereka tanpa mempedulikan Azizah yang di fitnah.
"Ciihh! Ternyata benar. " Batin Rendi.
"Apa bener?? Gak mungkin dia seperti itu. " Batin Reyfano.
"Munafik sekali dia!! Dengan berpakaian seperti itu tapi ternyata ck. Ck. " Batin Reyhan yang juga percaya.
"Gak penting. " Batin Rifki.
"Hhmm... Hanya karena diantarin oleh kak ahmad saja sudah begini... Bagaimana jika di jemput oleh kak aldi?? Hadeh pasti makin berabe nih. " Batin Azizah.
"Nah kan dia diam saja, sudah pasti benarkan?!. " Ucap salah satu siswa yang juga ikut terpancing.
"Benar tuh! . "Sorak seluruh siswa-siswi serentak yang berada di kantin.
Saat pak Darmi mendengar ada keributan di kantin ia langsung datang ke sana.
"Ada apa ini ribut-ribu?! . " Ucap Pak Darmi tegas membuat semua murid terdiam.
"Kenapa ini?? jawab!!. " Ucap Pak Darmi marah karena tidak ada yang menjawabnya.
"Itu pak, a.. Anu. " Ucap salah satu siswa yang menunjukkan kearah tempat duduk Azizah dan terdapat geng girls beautifull yang sedang bediri di sekeliling meja Azizah.
"Kalian!! Melakukan apa lagi sekarang?!. " Ucap Pak Darmi geram dengan geng girls beautifull yang selalu membuat masalah di sekolah.
"Ee.. Enggak kok pak, kami hanyaa... " Ucap Bianca gugup.
"Hanya apa?!. " Ucap Pak Darmi, yang langsung menghampiri meja Azizah.
"I.... Itu pak kamii.. -" Ucap Raya gugup dan bingung ingin menjawab apa.
"Kalian bapak hukum membersihkan toilet!! Karena membuat keributan di kantin. " Ucap Pak Darmi tegas membuat bulu kuduk geng girls beautifull berdiri.
"Baa... Baik Pak. " Ucap seluruh anggota girls beautifull yang berjumlah 4 orang.
"Awass... Saja kau Azizah!! Gue akan balas dendam kepada mu suatu saat nanti!!. " Batin Bianca.
"Kalian semua kembali ke kelas!! Karena jam istirahat sebentar lagi akan berbunyi!!. " Perintah Pak Darmi membuat semua murid berlarian kembali ke dalam kelas Masing-masing.
__ADS_1
"Nak kalau mereka melakukan kejahatan kepada mu, bilang saja ke bapak ya?. " Ucap Pak Darmi lembut kepada Azizah. Dijawab anggukan oleh Azizah.
Dilain tempat ada seorang pria yang sedang duduk di kursi kebesaran nya dengan menandatangani berkas-berkas di meja kerja nya.
Tok...Tok...
"Masuk!." Ucapnya.
"Ini pesanan makan siang nya pak." Ucap Adit sekertaris nya, dengan menaruh sebungkus makanan di meja.
"Baiklah terimakasih." Ucap pria itu.
"Apakah ada yang bisa saya bantu pak?." Ucap Adit.
"Tidak ada, pergilah." Ucapnya dingin.
"Baik!." Ucap Adit yang langsung berlalu keluar dari ruangan.
Dungg....dungg....(suara telepon)
"Assalamu'alaikum." Ucap nya.
"Wa'alaikumussalam, nanti tolong jemput Dewi kecil kita di sekolah ya? Jam 04:00 WIB." Ucap orang di seberang telepon.
"Baiklah kak." Ucapnya.
Setelah pembelajaran selesai dan Jam telah menunjukkan pukul 16:00.
Azizah keluar dari gerbang dan mendapati kak Aldi menunggu nya di dalam mobil.
"Haduhh... Kalau begini pasti bisa berabe. " Batin Azizah bingung.
Ia berjalan berpura-pura tidak melihat dan berjalan melewati mobil kakaknya, namun kakaknya langsung melihatnya dan keluar dari mobil menghampiri nya.
"Heyy... Apa kamu tidak melihat kakak tampan mu ini?. " Ucap kak Aldi yang menggoda adiknya di depan banyak orang.
"Aaiiss.. Kakakku ini membuatku malu saja. " Batin Azizah.
Azizah langsung ingin masuk ke dalam mobil tetapi kakaknya langsung saja mencium dahinya sekilas.
Cupp....
Cekrek... Cekrekk..
"Aaiiss... Kakak membuatku bertambah malu saja. " Batin Azizah, Yang langsung masuk kedalam mobil.
__ADS_1
"Hahaha.... Adik kecilku ini makin gemes saja saat wajahnya yang berubah warna bak kepiting rebus. " Batin Aldi.
"Tumben kak Aldi menjemput ku, Apa tidak mengganggu pekerjaan kak Aldi??. " Isyarat tangan Azizah dan Aldi memperhatikan tangan Azizah sekilas.
"Tidak lah. " Ucap kak Aldi lembut.
Saat melihat jalan Azizah heran karena itu bukanlah jalan menuju rumah.
"Kak, kita mau kemana?. " Isyarat tangan Azizah.
"Ke perusahaan DERLABA GROUP. " Ucap kak Aldi.
"Ngapain aku di bawa ke sana???. " Isyarat tangan Azizah heran.
"Untuk temani kakak disana. " Ucap kak Aldi.
"Hadehh....Begini nih nasib mempunyai kakak yang sudah berumur matang untuk menikah namun belum mempunyai pasangan..xixixi."Batin Azizah dengan tertawa kecil.
Setelah sampai Azizah langsung keluar dari mobil dan mendapatkan rangkulan dari sang kakak.
"Emang kakak gak malu? Kan di lihat banyak orang. " Isyarat tangan Azizah.
"Enggaklah, kan adik sendiri masa malu. " Ucap kak Aldi pelan dan santai saat melihat para karyawan dan staf memperhatikannya.
"Huhh... Kakakku ini memang sangat menyebalkan!!. " Batin Azizah kesal.
Setelah sampai di ruangan pribadi nya, Aldi langsung duduk di kursi kebesarannya dan menandatangani berkas-berkas yang menumpuk di atas meja.
Sedangkan Azizah ia hanya duduk di sofa dan sibuk memainkan ponselnya.
Jam telah menunjukkan pukul 18:00 WIB.
Alarm Ponsel Azizah telah berbunyi menandakan sudah waktunya sholat.
"Kak ayuk sholat? Sudah adzan. " Isyarat tangan Azizah, dan ia menghampiri ke depan meja kakaknya.
"Baiklah." Jawab kak Aldi, dan ia segera mengambil wudhu dan bersiap menjadi imam sholat di ruangan nya itu.
"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. " Salam kak Aldi menengok ke kanan dan ke kiri.
Setelah selesai Azizah mencium punggung tangan kakaknya.
"Ck. Ck. Punya adik sudah seperti istri saja. " Batin kak Aldi.
"Kak, aku ingin pulang. " Isyarat tangan Azizah.
__ADS_1
"Baiklah, ayuk. " Ucap kak Aldi yang memang tugasnya telah selesai hari ini.
Mereka akhirnya kembali pulang ke rumah yang megah bak istana.