Cinta Muslimah Si Gadis Bisu

Cinta Muslimah Si Gadis Bisu
SIAPA WANITA ITU?


__ADS_3

"Huuftt... Aku lelah!" Gumam Isma seraya merebahkan tubuhnya ke kasur.


"Memang ada apa? Membuatku penasaran saja,," Gumam Isma seraya terbangun.


Isma kembali berjalan keluar dari kamar nya menuju dapur yang hanya terdengar suara sendok serta garpu yang saling bertabrakan.


"Seperti ada yang makan,," Batin Isma seraya mengintip lewat jendela dapur.


"Dia siapa? Mengapa wanita itu makan dimeja makan? Bukankah disini selain aku, wanita lainnya adalah pembantu??" Batin Isma saat melihat seorang wanita berhijab panjang sedang makan membelakangi nya.


"Mengapa Rendi sangat menjaga keamanan wanita itu??" Batin Isma yang semakin dibuat penasaran dengan wanita itu.


Ia semakin memiringkan kepalanya agar bisa melihat wajah wanita itu, namun keinginan nya hilang saat ada penjaga yang melihat nya.


"Apakah Nona butuh bantuan?" Tanya penjaga itu dengan tidak menoleh di balik jendela.


"Tidak, saya hanya..." Ujar Isma saat tau wanita itu telah selesai makan, dan berjalan kearah kamar Rendi.


"Tidak ada yang saya butuhkan!" Ujar Isma seraya pergi mengikuti wanita itu dari arah belakang.


"Siapa wanita itu??" Batin Isma saat melihat nya diperbolehkan masuk kedalam kamar Rendi.


Ceklek!


"Kenapa wanita itu, se enaknya saja masuk ke dalam kamar Rendi?!" Batin Isma kesal seraya masuk kedalam kamar nya yang bersebelahan.


Ceklek!


"Aku harus menyelidikinya!" Gumam Isma setelah kembali masuk kedalam kamar nya.


"Sepertinya Nona Isma, sudah mulai curiga,," bisik kedua pelayan wanita yang berjaga di depan pintu kamar Rendi.


"Iya! Kita harus tetap menjalankan perintah dari tuan Rendi,," ujar lainnya.


PERUSAHAAN LANCARJAYA


"Apa yang terjadi?!!" Kejut Rendi saat melihat ruangannya berantakan dengan berkas-berkas.


"Ren, cepat! Lihat ini!" Tucas Daniel yang sedang memeriksa CCTV di laptop.

__ADS_1


"Siapa pria itu?!!" Tanya Rendi yang melihat seorang pria sedang mengacak-acak berkas-berkas dilaci meja kerjanya.


"Apa yang diinginkan lelaki itu?!" Gumam Rendi geram.


"Sepertinya dia menginginkan berkas penting antara kita dengan tuan Andrew Kusuma," Ujar Daniel yang memang mereka mempunyai kesepakatan bersama dengan Andrew.


"Mengapa dia melakukan itu? apa maksudnya?" Gumam Daniel berfikir. Sedangkan Rendi, ia menggenggam erat telapak tangannya.


"Segera, lakukan tugasmu! dan jangan sampai orang itu kembali masuk keruangan ku!" tegas Rendi.


"Siap!" tegas Daniel dengan segera memaksakan tugasnya yaitu; menyelidiki status orang tersebut.


"Dan carikan aku wanita,," Gumam Rendi yang didengar oleh Daniel.


"Hey! kapan kau Tobat kawan? lebih baik kau cari istri dan menyalurkan nya dengan cara yang halal,," Ujar Daniel yang membuat Rendi menatap tajam kearahnya.


"Aku sudah punya istri!" Tegas Rendi dalam hati karena ia tidak mau Daniel tau.


"Carikan saja!" Ujar Rendi yang membuat Daniel keluar dari ruangannya setelah para OB datang untuk membersihkan ruangan itu.


"Hhm... Apa yang akan ku lakukan padanya?" Batin Rendi setelah terduduk di kursi kebesarannya dan memperhatikan para OB membersihkan ruangan nya.


Ceklek!


memperlihatkan kedua bola kembarnya.


Wanita itu menghampiri Rendi, dan langsung menduduki B*ong nya yang besar dipangkuan Rendi.


Glek! "Pakaian nya kali ini!" Batin Rendi yang mulai tergoda dengan apa yang ia lihat sekarang.


"Aahhh...". Rendi sudah tidak tahan dengan perilaku wanita itu yang terus mengeluarkan suara ******* yang disengaja, dan berhasil membuat para OB menjadi geli mendengarnya.


"Kalian cepat pergi!" Tegas Rendi kepada para OB yang terdiam geli melihat kemesraan mereka.


"Baik! tuan," Ujar semua OB itu dengan segera keluar dari ruangan Rendi dengan jijik melihat kelakuan bos nya itu.


"Sangat menjijikan!" bisik para OB setelah keluar dari ruangan dan kembali menjalankan tugasnya.


Brruukk... Rendi memang sudah tidak terkendali, ia segera dengan cepat membuka pakaiannya dan langsung melahap mangsa nya itu dengan lihai dibawah lantai yang sangat dingin.

__ADS_1


***


Di lain tempat, tepatnya dirumah Rendi.


"Meoongg!". Sherly secara tiba-tiba datang mengeong didepan pintu kamar Uswah dengan suaranya yang khas.


"Suara kucing?!" Batin Uswah yang sangat menyukai kucing dan ia segera keluar dari kamar untuk mencari kucing itu.


"Meong!"


"Kucing! Ihh... lucu banget!" Batin Uswah seraya berjongkok lalu mengelus lembut kepala kucing itu.


kedua pelayan wanita yang berjaga didepan pintu, hanya diam memperhatikan nona nya sangat baik terhadap hewan.


"Sherly! Ck.Ck.Ck!" Ujar seorang pelayan wanita lainnya yang sedang mencari kucing itu.


"Sherly!" Ujar pelayan itu saat melihat Sherly berada digendongan Uswah dengan suara dengkuran yang khas.


"Kucing ini seperti,, kucing yang waktu itu aku dan Rendi tolong diatas pohon!" Batin Uswah saat memperhatikan kucing itu yang ternyata adalah kucing anggora.


"Maaf nona, Sherly harus dimandikan dulu,, ia habis terkena lumpur,," Ujar pelayan wanita itu yang melihat pakaian Uswah menjadi kotor.


"Ohhh... ternyata ia,, kamu abis main lumpur ya?" Batin Uswah seraya mencium kepala kucing itu saat setelah ia melihat kaki Sherly di lumuri lumpur.


"Biar aku saja yang memandikannya,, dimana tempatnya?" isyarat tangan Uswah dengan Sherly tetap digendongannya.


"Biar saya tunjukkan, Nona,," Ujar pelayan itu seraya mengajak Uswah ke halaman belakang.


"Cantik sekali!" batin Uswah kagum saat melihat tempat mandi kucing itu serta rumahnya sangatlah bagus.


"Sepertinya Sherly di rawat dengan baik olehnya,," Batin Uswah senang ternyata Rendi menepati janji nya.


"Siapa wanita itu?" Batin Isma saat tanpa sengaja ia melihat ada seorang wanita bercadar sedang memandikan Sherly dengan seorang pelayan disamping nya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Jujur saja😤 sebenarnya Author merasa kesal kepada Rendi yang telah menikah namun, tetap saja ingin wanita lain😤😤"


TERIMAKASIH TELAH MAMPIR😊

__ADS_1


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN DENGAN LIKE AND KOMENNYA😉


KOMEN YUKK?? KOMEN,,KOMEN,,😁


__ADS_2