
"Gue pun merasa sangat tidak percaya! Hahaha!!" Ujar seorang lelaki di sebelah nya yang ikut bahagia telah berhasil menjebak Rendi, Sang pengusaha sukses.
Dia lah kekasih Kesya, yang telah menjalin hubungan selama 15 tahun tanpa adanya kepastian untuk menikahi nya.
"Kesya, Kesya. ternyata kau pun sangat bod*h!" Batin pria tersebut yang bernama, jekson Xiantra. Ia yang selalu memakai kalung besi di lehernya dengan adanya sebuah huruf G terbentuk disana, di tambah dengan luka goresan besar yang sangat membekas di pipi kirinya.
"Mari kita bers*lang!" Ujar Kesya dengan mengangkat sebuah gelas berisikan khamar.
Tingg! Jekson menabrakkan gelas miliknya dengan gelas Kesya yang sama-sama berisi kan khamar.
"Apakah bayi kita baik-baik saja? jika kamu meminum air ini?" Tanya Jekson yang khawatir sembari mengelus-elus lembut perut datar Kesya.
"Entahlah! Tetapi, aku sangat menginginkan minuman ini!" Rengek Kesya dengan cemberut.
"Jangan dong Sayang! Kita harus memikirkan kondisi bayi kita sebagai..." Ujar Jekson terhenti.
"Sebagai penghasil uang ku!"
"Sebagai? sebagai apa?" Tanya Kesya.
"Sebagai persatuan hubungan kita, sayang!" Ujar Jekson seraya merangkul bahu Kesya sembari mengec*p B*b*r tebal milik Kesya yang sangat mengg*da.
"Aku menginginkan dirimu, sayang!" Lirih Jekson dengan mengangkat tubuh Kesya dan membawanya ke dalam kamar yang telah tersedia disana.
Belum sempat Kesya mengutarakan sepatah kata pun, ia sudah lebih dahulu di serang oleh Jekson setelah mereka berada di dalam kamar.
__ADS_1
"Kau, sangat agresif! Sayang! ****..." Terdengar suara ******* Kesya yang menjadi alunan merdu dikedua telinga Jekson yang telah di penuhi hawa nafs*.
Keesokan harinya.
Tepatnya di sebuah ruangan rawat VIP yang dimana sekarang jam dinding telah menunjukkan pukul 08:00 WIB.
"Tolong jangan beritahu siapapun, Dok. tentang dirinya," Isyarat tangan Uswah dengan kedua bola mata indah nya yang memelas kepada Dokter Linda.
"Tetapi, suami Nona pasti sangat bahagia mendengar kabar ini.."
Uswah menggeleng seraya berisyarat. "Saya tidak tau siapa yang telah melakukan hal itu kepada saya, Dok. Bukan suami saya yang mela-ku-kan- nya..."
"Astagfirullah! Ternyata begitu..." Kejut Dokter Linda yang dimana mereka hanya berdua saja didalam ruangan tersebut.
"Dok. mengapa dari kemarin saya bisa pingsan?" isyarat tangan Uswah.
"Aku hamil anak siapa? siapa ayah dari anak dalam kandungan ku?!" Batin Uswah yang cemas.
"Jaga kesehatan dan hilangkan fikiran negatif nya ya Nona. Saya pamit terlebih dahulu," Pamit Dokter Linda.
Uswah mengangguk seraya melihat Dokter Linda yang berjalan keluar ruangan.
Ceklek!
"Dokter, baru saja memeriksa keadaan Azizah, ya?" Tanya Mba Lisa yang berpapasan dengan Dokter Linda di depan ruangan tersebut.
__ADS_1
"I-iya, nyonya. Saya pamit, dulu." Ujar Dokter Linda seraya berjalan ke suatu tempat.
"Sepertinya terjadi sesuatu dengan keadaan Azizah!" Batin Mba Lisa saat melihat ekspresi wajah dokter Linda yang terlihat takut mengucapkan sesuatu.
Ceklek!
"Dek, kamu udah makan?" Tanya Mba Lisa, seraya menghampiri Uswah yang tengah melamun dengan dahi berkerut.
"Apa aku bisa merawatnya tanpa seorang ayah?!"
"Siapa ayah kandung, bayi yang ada didalam rahimku?!"
"Dek!" Ujar nya lagi yang membuat Uswah terkejut.
"Kamu kenapa?"
Uswah menggeleng seraya tersenyum.
"Dimana Umi, Mba?"
"Tadi, Mas Aldi mengantarkan Umi dan Diana untuk pulang mengganti pakaian..."
Uswah kembali termenung menatap kosong ke depan.
"Benar saja! Ada yang tidak beres! aku harus menyelidiki nya sebelum terjadi nya masalah besar!" Batin Mba Lisa.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Terus ikuti kisah perjalanan Cinta Azizah! Akankah berakhir tragis? ataukan berakhir bahagia?