
Isi buku diary Azizah yang di baca oleh Rendi :
Ada beberapa cerpen islami yang ia buat, namun ada juga curahan hatinya Azizah yang ia tulis di buku diary nya.
"Dulu saat umur 3 tahun aku sedang bermain kejar-kejaran bersama Zahra di taman yang ada didekat rumah ku saat di Surabaya.
"Hahaha...Awas ada buaya datang?." Ucap Azizah yang berlari sembari menoleh kearah belakang.
"Azizah perhatikan jalan mu!!." Ucap Zahra yang mengejar Azizah dari belakang.
Azizah kembali melihat kedepan dan terlihat Air comberan berada di depannya.
Sseett....(ia mengerem dengan cepat)
"Alhamdulillah." Ucapnya.
"Azizah awass!!." Ucap Zahra yang tidak bisa mengerem kan tubuhnya.
Brruukkk...
"Azizah apa kamu baik-baik saja?." Ucap Zahra panik yang melihat Azizah tengkurap kedepan di Air comberan yang berwarna hitam/Got.
Azizah mengangkat kepalanya dan terlihat wajahnya yang telah penuh dengan warna hitam.
"Huaahaha...." Tawa Zahra pecah saat melihat wajah Azizah.
"Huahh....Zahra!!." Ucap Azizah dengan menangis sejadi-jadinya.
"Bau, hahaha...." Ucap Zahra yang tidak bisa memberhentikan tawanya.
"Uwee....ini apaan?! Pahit!!." Teriak Azizah yang merasakan sesuatu di lidahnya.
"Hikss...hiks...Umii...." Tangis Azizah dengan keluar dari air comberan itu dengan baju yang telah kotor di penuhi warna hitam.
"Umii..." lari Azizah kepada umi yang sedang duduk di kursi taman menemaninya yang bermain.
"Puufftt...ya Allah nak, apa yang terjadi padamu?." Ucap umi Adiba dengan tertawa kecil melihat wajah Azizah.
"huaahh...kenapa umi malah ketawa?." Tangis Azizah kembali pecah.
"ngga kok sayang, sini umi bersihkan." Ucap Umi Adiba dengan mengelapkan tisu kepada wajah Azizah.
Author: entah buat kalian ini lucu apa engga, tetapi author telah berusaha bikin selucu-lucunya maaf bila tidak sesuai ekspektasi kalian)
Di pagi hari nya....
Viona datang ke rumah besar Azizah dan berniat menjemput nya menggunakan mobilnya.
"Azizah..." Ucap Viona yang melihat Azizah baru saja keluar dari gerbang besar otomatis itu dengan sepedanya.
"Viona?." Batin Azizah heran sambil menghampiri mobil Viona.
"berangkat nya bareng yuk?." Ucap Viona di balik kaca mobilnya yang terbuka, Azizah mengangguk.
Titt...(Tombol otomatis aktif)
Sepeda Azizah yang tadi di pegang sekarang berjalan sendiri masuk ke dalam rumah melewati Gerbang otomatis.
"Wah...keren." Ucap Viona dengan melongo.
"Ayuk masuk?." Ucap Viona di jawab anggukan oleh Azizah.
Sesampainya di SMA sejara 1
"Itu kan Viona? kenapa dia bareng Azizah?."
"Mereka sepertinya akrab sekali."
"Apa mereka benaran berteman?."
"idihh...gak jijik apa ya? temenan sama orang bisu."
__ADS_1
"Cih..ternyata benar mereka berteman." Batin Adel saat melihat mereka berjalan menuju kursi masing-masing.
Jam istirahat....
"Intan, Azizah kita ke lapangan yuk? Lihat yang lagi main basket." Ucap Viona dengan menarik kedua tangan Intan dan Azizah.
Mereka tidak bisa mengelak dan diam saja.
"Semangat kak."
"Ihh....tampan sekali."
"Semangat!!."
Tidak heran lagi bila siswi-siswi berteriak histeris di lapangan karena ada pria tampan yang sedang bermain basket.
"Siapa itu?." Batin Azizah saat melihat sekilas kepada salah satu pemain basket yang memakai sarung, namun tetap sangat lincah.
"main basket pakai sarung?." Ucap Viona gak nyangka.
"Itu sepertinya anak baru ya?." Ucap Intan yang merasa tidak pernah melihat sebelumnya.
Viona mengangguk dan duduk di kursi yang dekat dengan lapangan bersama Intan dan Azizah.
Disaat Azizah membaca buku nya, lelaki tampan yang memakai sarung itu melirik nya sekilas.
"Cantik." Gumam nya yang terpesona.
"heyy...Reno." Ucap seseorang menyadarkan nya dan membuatnya menoleh.
Bugghh...
Kepalanya terkena bola basket yang membuatnya tidak bisa menjaga keseimbangan dan akhirnya terjatuh.
"Aakhh... astaghfirullah." Rintih nya dengan memegang kepala nya yang terkena bola basket.
"Hah?! Dia kenapa?."
"Apa dia baik-baik saja?."
"Reno kau tidak apa-apa?." Ucap seorang siswa yang bernama Rafi.
"Iya, aku baik-baik saja." Ucapnya dan kembali fokus melihat Azizah yang hanya biasa saja melihat nya tanpa ada ekspresi khawatir seperti siswi-siswi itu.
"Menarik." Batin nya.
"Sini angkat tanganmu." Ucap Rafi dengan mengulurkan tangannya.
"Terimakasih." ucapnya dengan menerima uluran tangannya.
"Reno apa kamu baik-baik saja?." Ucap salah satu siswi yang berani menyentuh dada bidangnya.
"Cihh...mencari kesempatan dalam kesempitan." Ucap salah satu siswi lainnya.
"Terserah lah." Ucap siswi itu.
Reno secepatnya menjauh dari tangan siswi itu yang telah merajalela ke sembarangan arah.
"hahahaha... dianya gak mau tuh." Ucap salah satu siswi.
"Cihh..kau!!." Ucap siswi itu.
"Ayuk kita kembali ke perpustakaan saja?!." Ucap Reno saat merasa ga nyaman dengan siswi yang mendekati nya.
"Baiklah." Ucap Rafi.
mereka berjalan kembali menuju perpustakaan dan melewati tempat yang Azizah dan temannya duduki.
"Unik." Batin Reno.
"kita ke perpustakaan aja yuk? ternyata nonton bola basket ga seru." Ucap Viona.
__ADS_1
Azizah dan Intan mengangguk.
Di perpustakaan.
Azizah dan Intan serta Viona mencari buku di tempat rak yang berbeda-beda.
Saat Azizah mencari buku di bagian rak Tinggi ia menggunakan bangku kecil untuk mengambil nya.
"Kenapa bukunya tinggi sekali?!." Batin Azizah yang kesulitan mengambil nya.
"hampirr..." Batin Azizah saat tangannya hampir mengenal buku yang ia inginkan.
"eehh...kok?!." Batin Azizah yang merasakan kursi itu bergoyang-goyang dan dengan tubuh bergetar ia berusaha kembali turun, namun usaha nya gagal dan membuat nya hampir terjatuh.
BRUKKK...
"Auuww..." Rintih seorang pria yang merasakan punggung nya sakit dan terutama saat di sikunya pun karena kepala Azizah yang ia lindungi dari lantai.
"Aduhh...siapa yang menolong ku?." Batin Azizah yang merasakan ada sesuatu di kepala belakang nya.
Azizah menoleh kesamping.
Degg...
jantung mereka sama-sama berdetak kencang saat tanpa sengaja kedua bola mata mereka bertemu.
"Astaghfirullah." Ucap siswa itu dengan menjaga Pandangan nya.
"Astaghfirullah." batin Azizah dengan langsung berdiri.
Azizah terlihat sangat grogi dan bingung ingin melakukan apa.
Siswa itu pun ikut berdiri dan melihat kearah buku yana di inginkan Azizah.
"Apa kau ingin mengambilnya?." Ucapnya. dijawab anggukan oleh Azizah.
Reno mengambil nya dan memberikan nya.
Azizah mengangguk sebagai tanda terimakasih dan langsung pergi meninggalkan siswa itu.
Terlintas senyuman tipis di wajah siswa itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Thor: hey apa yang kau Pikirkan Reno? hingga tersenyum seperti itu?"🤣😆
Reno: Thor....jodohkan aku dengan dia?!."😏
Thor: kenapa kau ingin ku jodohkan dengannya?."😅
Reno: Dia limited edition Thor...aku kagum padanya."😆
Thor: Aisss.... Romantis nya🤣 baru ge ketemu."
Thor: tunggu saja nanti akan ada giliran mu kok😉."
...****************...
**IKUTI TERUS CERITA MENARIK MEREKA YA GAYS😉
JANGAN LUPA TEKAN LIKE NYA YAA...
PARA PEMBACA BAIK HATI🤗😉
AKU MENUNGGU
LIKE
COMMENT YG BAIK
VOTE
__ADS_1
HADIAH 🤣🤣🤣**
AND TERIMAKASIH😍