Cinta Muslimah Si Gadis Bisu

Cinta Muslimah Si Gadis Bisu
Camping


__ADS_3

JANGAN LUPA LIKE NYA YAA....😍☝️


Matahari telah terbenam menampakkan sinar nya yang sangat terang berwarna oranye membuat semua makhluk terpana akan keindahan ciptaan Allah.


"Untuk hari ini kita bersantai-santai bersama terlebih dahulu dan besok akan ada kegiatan yang membuat kalian harus tidur lebih awal malam ini." Ucap Panitia.


Semua siswa-siswi duduk mengelilingi apa unggun yang telah di buat bersama dengan bernyanyi riang menikmati udara dingin malam yang sudah mulai menyelimuti.


Azizah duduk sendiri di depan tenda kelompok nya dan menulis cerpen di buku diary nya itulah hobinya.


Reyfano yang mencari keberadaan Azizah pun heran, karena di sekeliling api unggun tidak ada dan akhirnya ia melihat Azizah yang sedang serius menulis sesuatu.


Reyfano duduk di depan tenda kelompok nya yang bersebelahan dengan tenda Azizah dan memperhatikan Azizah terus menerus.


"Kok aku ngerasa ada yang liatin ya?." Batin Azizah gak nyaman, ia menoleh kearah sebelah ternyata ada Reyfano yang sedang berpaling muka darinya.


"Diaa...entahlah, aku ga tau namanya siapa?." Batin Azizah dan kembali fokus menulis.


"Azizah...kmu menulis apa?." Ucap Intan menghampiri Azizah.


Azizah memperlihatkan buku diary nya.


"Maa syaa Allah, kmu bisa menulis cerpen??." Ucap Intan kagum. Dijawab anggukan dan senyuman oleh Azizah.


"Wahh...bikinin aku cerpen tentang cinta dong boleh ga?? Hehe..." Ucap Intan cengengesan.


Di jawab anggukan dan senyuman oleh Azizah.


"Ziz...kmu lapar ga?." Ucap Intan. Dijawab anggukan oleh Azizah karena ini memang telah waktu makan malam.


"Kita bikin pop mie yuk?." Ucap Intan di Jawab anggukan oleh Azizah.


Setelah selesai makan mereka berdua mengambil air wudhu dan bersiap melaksanakan sholat Maghrib dengan beralaskan daun-daun.


Jam telah menunjukkan pukul 20:00 WIB.


Semua siswa-siswi masih bernyanyi dengan girang dan di iringi suara gitar yang di mainkan salah satu siswa.


"Reyfano nyanyikan aku lagu cinta." Pinta salah satu siswi.


"Baiklah." Ucapnya yang langsung menyanyikan lagu cinta dengan merdu.


"Azizah kmu ngantuk?." Ucap Intan yang melihat Azizah dari tadi kepalanya hampir terjatuh berkali-kali seperti Sangat mengantuk. Di jawab anggukan oleh Azizah.


Azizah langsung pergi dan masuk ke tenda bersama Intan tidur lebih awal.


ALLAHUAKBAR!!


ALLAHUAKBAR!!


Suara adzan dari ponsel Azizah.


"Hhmm...sudah adzan subuh." Batin Azizah, ia membangunkan Intan untuk ikut sholat, namun ternyata ia sangat ngantuk sehingga susah di bangun kan.


"Mungkin dia sangat kelelahan." Batin Azizah.


Ia segera keluar dari tenda dengan mengenakan jaket tebal dan melihat api unggun yang telah padam serta udara yang masih sangat dingin.

__ADS_1


"Masih gelap sekali." Batin Azizah yang langsung menyalakan senter hp nya.


Dan mengambil air wudhu di air sungai yang mengalir.


"Hheemm...dingin sekali." Batin Azizah merasakan air sungainya.


Pukk...


Azizah menoleh.


"Kamu sedang apa?." Ucap Viona(non muslim) yang terbangun karena mendengar adzan dari ponsel Azizah.


Azizah mengetik di hp nya dan memperlihatkan nya kepada Viona.


"Ouhh...air nya dingin ga?." Ucap Viona heran. Dijawab anggukan oleh Azizah.


"Apakah ada manfaatnya??." Ucap Viona.


"Ada, ini bisa mencerahkan wajah secara alami." Tulisan di hp Azizah yang telah ia ketik.


"Wahh...aku juga mau dong." Girang Viona yang langsung mencuci mukanya.


"Dingin banget..." Ucap Viona, Azizah hanya tersenyum melihatnya.


"Kamu setiap pagi melakukan ini?." Ucap Viona di jawab kembali anggukan oleh Azizah.


"Wahh...pantesan wajah kamu cantik dan putih walau tidak memakai make up." Ucap Viona kagum. Azizah tersenyum.


Azizah langsung menggelar beberapa daun di tanah dan melaksanakan sholat dengan khusyuk. Sedangkan Viona duduk di depan tenda dan terus memperhatikan nya hingga selesai sholat.


"Hahh?! Harus cepat sholat subuh!!." Batin Intan terkejut.


Ia langsung melangkah keluar tenda dan melihat Azizah serta Viona yang sedang minum kopi bersama di depan tenda.


"Hay...Intan." ucap Viona senang, Azizah menoleh kearah Intan dengan tersenyum. Dijawab senyuman oleh Intan.


Intan langsung melaksanakan sholat subuh hingga selesai kemudian bergabung bersama dengan mereka.


Satu persatu siswa-siswi keluar dari tenda masing-masing.


Jam pukul 06:00 WIB.


"Berkumpul semua nya, kita akan mengadakan kegiatan!!." Ucap panitia dengan toa di Tangannya.


Semua siswa-siswi berkumpul dan mendengarkan dengan baik.


"Hari ini kita akan mengadakan kegiatan lomba bagi siapa yang menang akan mendapatkan hadiah." Ucap panitia.


"Yeyy..." Sorak semua siswa-siswi.


"Di sini ada peta untuk memudahkan kalian mencari bendera dan membawanya kembali kesini tanpa berkurang, disetiap jalan akan ada berbagai rintangan yang harus kalian lewati, jadi untuk itu di setiap kelompok dimohon untuk bisa berkerja sama." Ucap panitia dengan toa.


Kemudian Panitia langsung membagikan tim.


Kelompok Azizah (tim biru)


Kelompok Rendi(tim merah)

__ADS_1


"Baiklah, mulai!!." Ucap panitia.


Semua siswa-siswi berbondong-bondong dalam mencari bendera, di satu tempat mereka berpisah karena berbeda tujuan.


"Intan kita belok ke kanan/ke kiri?." Ucap Viona bingung dengan dua jalan di depannya.


"Eemm...belok kanan." Ucap Intan yang fokus melihat peta.


Mereka berjalan ke arah kanan dan mendapatkan jalan nya buntung.


"Intan kamu gimana sih?!." Ucap Adel kesal.


"Maaf." Ucap Intan merasa bersalah.


"Udah sini aku yang pegang petanya!."ucap Adel kesal dengan mengambil peta dari Intan akhirnya mereka mengikuti jalan mereka kembali.


***


"Rey...elu ngerti peta ga?!." Tanya Rifki yang kelelahan karena mendapati tempat sama dengan yang mereka lewati tadi.


"Ngga." Ucap Reyhan cengengesan.


"Bilang dong dari tadi! " Ucap Rifki sembari mengambil peta di tangan Reyhan.


"Kita berbelok ke kiri." Ucap Rifki setelah memperhatikan peta.


"Apa benar jalannya?." Ucap Reyhan yang merasa takut dengan hutan yang semakin gelap padahal masih pagi.


"Benar kok! " Tegas Rifki.


"Ren...elu emang ngga ngerasa jalannya semakin gelap?." Bisik Reyhan.


"Engga, biasa aja." Bisik Rendi.


"Hadehh...ini teman-teman gue kenapa pada jutek sih?!."batin Reyhan.


"Rif...kita harus jalan kemana??." Tanya Reyhan.


"Emm... Ke kanan." Ucap Rifki ngasal.


***


"Del... Kita kemana lagi?." Ucap Viona.


"Eemm..." Ucap Adel bingung.


"Kok hutannya semakin gelap? Kan masih pagi?." Batin Azizah yang heran dengan hutan itu.


Ada tanda peringatan yang tertutup oleh pohon tinggi sehingga tidak ada yang melihat nya.(area terlarang)


"Lurus saja." Ucap Adel.


"Benar? Kamu yakin?." Ucap Viona.


"Iya." Ucapnya percaya diri.


"Baiklah." Ucap Viona.

__ADS_1


__ADS_2