Cinta Muslimah Si Gadis Bisu

Cinta Muslimah Si Gadis Bisu
MENIKAH?


__ADS_3

"Dia? Hah?!" Ujar Rendi tak percaya dengan sedikit meledek.


Uswah menatap tajam kearahnya.


Heningg....


"Saya menolak nya!" Isyarat tangan Uswah tegas dan dimengerti oleh Rendi.


"Cih! Ratusan juta,, tidak mau?" Ujar Rendi yang membuat Uswah mengalihkan pandangannya kearah para petani.


"Aku tidak butuh uang! Cepat kau pergi dari sini!!" Isyarat tangan Uswah terlihat sangat tegas.


"Hmm... Baiklah, kalau begitu,," gumam Rendi santai seraya berbalik arah dan...


Trekk... Ia menjentikkan jari nya hingga membuat para bawahan nya itu mengerti dan segera menghampiri para petani.


"Aakkhh..." Rintih para petani karena kedua tangan mereka dililit oleh dua anak buah Rendi.


"Apa yang kau lakukan pada mereka?!!" Isyarat tangan Uswah marah dan menatap sangat tajam kearah Rendi.


Rendi menatap nya dengan insten dan merasakan ada kebencian dibalik kedua bola mata indah nan lentik itu.


"Saling membenci? Cukup bagus!kita ternyata saling membenci satu sama lain,," batin Rendi.


"Bila kau tidak ingin menjual tanah ini,, maka kau harus menikah denganku!!" Tegas Rendi yang kembali menjentikkan jarinya.


Trekk... "Akkhh..." Rintih para petani yang tangan mereka kembali dililit.


"Kau tidak berhak memutuskan nya seperti itu! Ini tanah milik ayahku,, kau tidak boleh memliki nya sembarangan!" Isyarat tangan Uswah tegas.


"Terserah padamu,, aku tidak akan berhenti untuk bisa membeli tanah ini!" Tegas Rendi karena sudah dua tahun lama nya ia menginginkan tanah itu.


Ia ingin menjadikan sebuah Mall karena lahan nya yang sangat luas dan juga udara yang sejuk menambah tekad nya.


Ia berjalan meninggalkan Uswah yang masih terdiam ditempat memikirkan keputusannya.


"Menikah dengannya? Gak! Aku akan tetap mempertahankan amanat ayah jika ini tidak boleh dijual!" Tekad Uswah dalam hati.


"Cepat kalian lepaskan mereka!" Isyarat tangan Uswah yang tidak dimengerti oleh kedua orang itu, namun saat melihat tatapan tajam Uswah membuat mereka bergidik ngeri.

__ADS_1


"Cepat kita kabur! Aku pernah mendengar jika anak pemilik perusahan DERLABA GROUP ini sangat jago silat," bisik orang berambut pirang itu.


"Alahh! Mana mungkin,, cewek selemah ini bisa melawan diriku,," ngelak lainnya dengan menghampiri Uswah dan langsung memukul nya dari belakang.


Srekk... Bruukk...


"Aakkhh..." Rintih teman berambut pirang itu karena ia tersungkur ketanah hingga baju nya robek akibat ketarik tangannya sendiri.


"Aku sudah tau!" Batin Uswah saat menyadari itu dan dengan sigap langsung menghindari nya.


"Aku tidak ingin menyia-nyiakan waktu karena menghadapi kalian!" Isyarat tangan Uswah seraya menendang satu persatu perut keduanya.


Bughh...


Buugh...


"Ternyata benar! Dia sangat kuat! Satu pukulan wanita ini saja sudah sangat menyakitkan seperti ini!" Batin temannya si berambut pirang.


"Huuhh!" Para petani mendengus kesal menatap kedua orang itu berjalan masuk kedalam mobil.


"Cepat! kembali ke kantor!" Tegas Rendi kepada supirnya yang hanya menunggu didalam mobil.


Bbremm... Mobil mewah milik Rendi kini telah hilang dari pandangan mereka yang masih berdiri ditengah-tengah sawah.


Pprukk...Pruuk... Terdengar suara tepukan tangan dari para petani yang merasa bangga dengan Uswah.


"Nona sangat hebat! Satu pukulan saja sudah membuat mereka pergi,," ujar petani bertopi jerami.


"Seperti saya tidak bisa lama-lama disini,, karena pengecekannya sudah selesai, terimakasih atas kerja keras kalian yang sudah menanam padi serta tanaman lainnya dengan sangat baik,," isyarat tangan Uswah.


"Dan nanti saya akan menambahkan gaji kalian berkali-kali lipat,," isyarat Uswah seraya Salim kepada para petani yang lebih tua darinya termaksud wanita paruh baya itu.


"Kamu sangat mirip dengan ayahmu,," ujar wanita paruh baya itu senang.


Uswah tersenyum seraya pergi dari KAMPUNG KALIASRI tersebut dengan mobil.


*PERUSAHAAN LANCARJAYA*


"Dia telah kembali!" Teriak Rendi didalam ruangan pribadinya seorang diri. namun, entah ia merasa senang atau marah.

__ADS_1


"Kenapa kau kembali?? Aku sudah melupakan mu,, sekarang kau mengingatkan aku kembali di masa-masa diriku kesepian mencari mu,," lirih Rendi dengan terduduk lesuh dikursi kebesarannya.


Flash black On.


"Dimana kamu Azizah!" Teriak Rendi frustasi sudah tiga tahun setelah kelulusan SMA itu, ia terus mencari keberadaan Azizah bagaikan tenggelam kedalam bumi.


Ia melanjutkan studi nya di Singapura sebagai permintaan dari sang ayah.


*Ruang tamu*


"Pergilah kamu ke singapura! Dan belajarlah dengan baik, karena kelak kau lah yang akan menggantikan papah di perusahaan,," jelas pak Agus.


"Tidak, pah! Aku ingin melanjutkan studi ku di Indonesia!" Tucas Rendi.


"Tidak ada bantahan! Turuti semua perintah papah!" Tegas Pak Agus seraya pergi meninggalkan Rendi yang menatap lesuh ke bawah lantai.


Selama di Singapura ia masih tetap mencari keberadaan Azizah yang entah kemana selama bertahun-tahun, semua jejak Azizah yang terus dicari olehnya hingga kini tidak dapat ditemukan.


"Kenapa kamu sangat sulit ditemukan,, Azizah??" Gumam Rendi terduduk di bangku taman di Singapura.


Beberapa bulan telah berganti, hingga kini Rendi masih berusaha mencari keberadaan Azizah menggunakan segala cara ia lakukan, namun semua hasil nya nihil! Tidak mendapatkan apapun.


Di saat ia telah menyelesaikan pendidikan nya di singapura dan kembali ke Indonesia.


Ia harus menerima pil pahit nya kehidupan karena sang ayah ternyata telah pergi meninggalkan nya seorang diri di dunia yang kejam ini.


"Papah pergi... Tidak ada satu orang pun yang dapat ku percaya lagi,," gumam Rendi berjongkok lesuh didepan tanah makam ayahnya yang telah kering.


"Gue disini,," ujar Daniel yang berjongkok disebelahnya dan menyemangati nya.


Semenjak hari itu.. ia tidak lagi mencari Azizah, ia lebih memilih untuk mendatangkan sebuah gedung tempat maksiat merajalela setelah hari dimana ia bertemu Isma serta pamannya.


"Aku sangat membenci wanita! Aku akan balas dendam kepada mereka semua!!" Tekad Rendi dalam hati, hingga sampai sekarang ia terus melakukan 'itu' di tempat 'itu'.


Flash black Of.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


BANTU UP DONG... DENGAN LIKE AND KOMENNYA😊👇👇👇

__ADS_1


__ADS_2