
"Benar saja! Ada yang tidak beres! aku harus menyelidiki nya sebelum terjadi nya masalah besar!" Batin Mba Lisa seraya pergi dari sana setelah memastikan Uswah untuk beristirahat.
"Aku harus menemui Dokter wanita itu!" Gumamnya seraya berjalan kearah pintu ruangan.
Ceklek!
"Mba Lisa, mengapa ingin menemui dokter Linda?" Batin Uswah yang mendengar hal itu menjadi curiga seraya mengikuti beliau dari belakang.
"Dok, Saya mohon beritahukan apa yang terjadi pada adik ipar saya.." Ujar Mba Lisa di dalam ruangan Dokter Linda.
Terlihat di balik pintu, ada sedikit tubuh seorang wanita berbalut syar'i yang sedang terdiam mendengarkan mereka.
Dokter Linda yang melihat hal itu pun langsung mengetahui siapa itu, "Nona Azizah ada disini!" Batin nya bersuara.
"Maaf, Nyonya. Saya tidak bisa mengatakan nya kepada Anda!" Tegas Dokter Linda.
"Tolong lah, dok. Saya mohon! Beritahu saya apa yang terjadi pada adik ipar ku?"
"Maaf, Nyonya. saya tidak bisa! Dan maaf! Saya masih mempunyai urusan.. saya permisi." Pamit Dokter Linda seraya berjalan keluar ruangan nya.
__ADS_1
"Terimakasih, dok." Isyarat tangan Uswah yang berpapasan langsung dengan dokter Linda.
Dokter Linda yang memang mempunyai urusan penting hanya mengangguk sebagai jawaban.
Saat mengetahui Mba Lisa ingin keluar, Uswah sudah lebih dahulu bersembunyi di balik tembok.
"Hufftt.. Untung saja, Mba Lisa tidak menyadari nya." Batin Uswah lega saat melihat Mba Lisa melewati dirinya.
"Aku harus terus menyelidiki nya!" Batin Mba Lisa seraya pergi ke suatu tempat.
"Maaf 'kan lah, adik ipar mu ini, Mba Lisa. Aku hanya tidak ingin kau kecewa." Batin Uswah.
Di sebuah rumah besar yang di kenali sebagai milik tuan Rendi Raindare. Yang kini sedang bersembunyi bak hilang di telan bumi setelah nama baik nya tercoreng.
Prangg!
"MENGAPA SEMUA INI TERJADI?!!" Teriak Rendi frustasi sembari memberantakan seluruh sisi kamarnya bak kapal pecah.
"SIAPA WANITA ITU?! MENGAPA DIA BERANI MENJEBAK KU?!! Aku.. ingin tobat!!" Teriak Rendi sembari terduduk lemas bersender tembok dengan memelankan suara di akhir ucapan nya.
__ADS_1
"Sekarang nama baik ku telah tercoreng karena wanita itu di negara ku, Indonesia. Aku harus pergi dari negara ini!" Gumam nya seraya membereskan semua pakaian nya kedalam koper dan pergi dengan tergesa-gesa.
"KALIAN YANG ADA DISINI, SAYA PECAT!! CEPAT! PERGI DARI SINI!!" PERINTAH Rendi tanpa bantahan kepada para pelayan serta penjaga yang berjaga di luar rumah di panggil berkumpul oleh nya di ruang tamu.
"Ba-baik, pak!" jawab mereka serentak walaupun tidak tau mau kemana mereka akan pergi. mereka menyiapkan semua pakaian nya dan pergi dari sana.
"Tetapi... Bukankah berarti diriku juga meninggalkan dirinya?" Lirih nya saat teringat Uswah yang masih berada di rumah sakit.
"Mau bagaimana pun! Pastilah telah ada benih ku didalam rahim nya yang akan membuat kami bersatu dalam pernikahan sesungguhnya!" Gumam nya seraya pergi dengan mobil nya menuju Rumah sakit Selara.
"Aku harus mengatakan nya, secepatnya! Jika ia pasti telah hamil, anak ku!!" Batin nya sembari berlari menuju ruangan rawat VIP Nomor 58.
"Uswah!" Ia memasuki ruangan tersebut yang tidak terdapat siapapun, hanya ada beberapa alat medis yang tersedia disana tanpa adanya pasien.
"Di mana dia??" Batin Rendi sembari melihat ranjang pasien tersebut telah rapih dengan sprei baru.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Terus ikuti kisah mereka yah! Author akan rajin update hingga tamat! (In shaa Allah)
__ADS_1
Kira-kira, Ending.. nya bagaimana yah??😂