Cinta Muslimah Si Gadis Bisu

Cinta Muslimah Si Gadis Bisu
KAMI TELAH MENIKAH!


__ADS_3

"Rendi?!" Batin Uswah terkejut.


Rendi yang khawatir dengan keadaan Uswah langsung berlari kearahnya seraya memeluk nya dengan erat.


Bughh


Uswah pun membalas pelukannya dengan nyaman. Kak Aldi yang berada disana dan melihat semua itu menjadi geram kepada Rendi yang se enaknya saja memeluk adik nya.


"Pria ini selalu saja membuat ku kesal!" Gumam Kak Aldi seraya berjalan dengan tegap kearah mereka. namun, hal itu di tahan oleh Mba Lisa.


"Biarkan saja dulu, kita lihat apa yang mereka lakukan.." Ujar Mba Lisa yang mulai curiga dengan Uswah yang membalas pelukan itu.


"Kamu tidak apa-apa 'kan, Sayang?" Tanya Rendi khawatir sembari menangkup kan tangan nya dikedua pipi cubby Uswah.


"Sayang?!" Batin Kak Aldi.


Uswah tersenyum dengan terharu dan merasa lega saat melihat Rendi di depannya dalam keadaan baik-baik saja.


Kak Aldi yang sangat marah setelah mendengar kata 'Sayang' itu langsung berjalan mendekati mereka dan melayangkan tinju keras kearah Rendi.


Bruuk!


Trakk!


"Astagfirullah!" Batin Uswah yang terkejut dengan kakak nya yang terlihat sangat marah.

__ADS_1


"Jangan kau berani, menyentuh adikku sembarangan!" Ancam kak Aldi kepada Rendi yang telah tersungkur di lantai dengan kaca matanya yang kembali terlepas.


Di saat Rendi kesulitan mengambil kaca mata nya, Terlihat kak Aldi yang ingin kembali melayangkan pukulan kearah Rendi itu di cegah oleh Uswah telah melepaskan infusan di tangannya.


"Kak, Udah! Hentikan!" Kedua bola mata Uswah memelas saat dirinya telah berada di depan tubuh Kak Aldi.


Kak Aldi yang melihat itu pun menjadi sedikit tenang dan mundur selangkah.


Uswah menoleh kebelakang sembari membantu memasangkan kaca mata Rendi.


"Kak, se-sebenarnya..." Isyarat tangan Uswah setelah dirinya telah mambantu tubuh Rendi untuk kembali berdiri.


"Sebenarnya, KAMI TELAH MENIKAH!" Tegas Rendi dengan menatap tajam kearah kak Aldi.


"Menikah?! Sejak kapan kalian menikah tanpa sepengetahuan kakak dan Umi?!!" Teriak Kak Aldi yang menggema di dalam ruangan tersebut. Alhasil itu pun dapat membangun Umi Adiba dan Diana yang sedang tertidur.


"Diana turun dulu, yah?" Ujar Mba Lisa seraya menurunkan tubuh Diana dan berjalan kearah sang suami nya.


"Kau! Apa kau yang telah memaksa adikku untuk menikah dengan mu?!" Teriak Kak Aldi.


Rendi yang ingin menjawab pun di cegah oleh Uswah.


"JAWAB!!"


"Mas.. Udah mas! Tenagkan dirimu, Istigfarlah.." Lirih Mba Lisa dengan mengusap lembut tangan kekar sang suami.

__ADS_1


"Astaghfirullah!" Ujar Kak Aldi dengan mengusap kasar wajahnya seraya pergi dari sana.


Terlihat kedua bola mata Umi Adiba yang telah berkeriput itu meneteskan cairan bening dari kedua sudut matanya hingga membasahi pipinya.


"Hikss..Hikss.."


"Umi kok menangis.." Ujar Diana saat menyadarinya nya dan langsung memeluk nya.


"Umi.. Menangis?" Tanya Mba Lisa seraya berlutut didepan Umi yang telah terduduk di atas sofa dengan di barengi Uswah yang langsung ikut bersamanya.


"Maafkan aku, Umi. Ini semua salah ku.." Isyarat tangan Uswah seraya berlutut dengan derai air mata dan menenggelamkan wajah nya di kedua paha umi Adiba yang berbalut gamis.


"Sudahlah, nak. ini sudah terjadi atas kehendak -nya." Ujar lembut sang Umi.


"Bagun lah, anakku sayang.."


Berkali-kali tubuh Uswah di goncangkan pelan oleh tangan Umi Adiba, tetap saja tidak bergerak sedikitpun.


"Nak??" Tanya sang Umi seraya menggoyangkan tubuh Uswah dengan sedikit kencang hingga tubuh nya terjatuh kelantai dengan mata terpejam.


"Azizah!!"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Terus ikuti kisah mereka yahh.. Jangan lupa tinggalkan jejak kalian..🤗 Terimakasih telah mampir.

__ADS_1


Tandai typo ya geys🙏😊


__ADS_2