
Hari ini di SMA SEJARA 1.
Azizah di panggil oleh kepala sekolah menuju ruangannya.
Disana terjadi keributan karena semua orang tua geng girls beautiful adalah seorang yang sangat terpandang karena para pejabat penting.
"Dia yang sudah membuat anak kami pingsan!!". Teriak Ibu nya Bianca.
" Iya, dia yang sudah memukul anak saya hingga pingsan!!". Teriak bapaknya Raya.
"Dia harus di keluarkan dari sekolah!! Karena bisa menjadi contoh buruk bagi sekolah!". Teriak Ibunya Mita.
Azizah hanya diam di tempat duduknya.
" Sabar....Bapak/Ibu, ini bisa kita selesaikan dengan cara baik-baik". Ucap kepala sekolah menenangkan.
"Sudahlah pak! Dia yang dulu pernah di fitnah karena salah paham mungkin itu benar adanya karena keluarga yang sangat miskin dan membawa sepeda butut ke sekolah!". Teriak Ibunya Bianca.
" Sabar...Bu, kami akan mencari jalan keluarnya. Di mohon kepada Bapak/Ibu wali murid untuk keluar sebentar". Ucap Pak kepala sekolah.
"Awas ya pak! Jika dia masih di biarkan sekolah disini, Saya akan menutup sekolah ini!". Ancam Ibunya Bianca.
" Iya bu, mohon untuk tunggu diluar". Ucap Pak kepala sekolah yang membuat semua orang tua itu keluar dari ruangan.
"Nak, kenapa kamu melakukannya? Apakah mereka pernah melakukan kesalahan padamu?". Ucap Pak kepala sekolah lembut.
Azizah mengangguk dan menunduk.
" Apa itu nak?". Ucap Pak kepala sekolah.
Azizah menulis sesuatu di buku diarynya dan memperlihatkannya.
"Mereka telah membully sahabat saya, apakah saya hanya diam saja melihatnya??!". Tulisan Azizah.
" Hhmm...baiklah nak, tetapi..." ucap Pak kepala sekolah.
"Tetapi apa?!". Ucap seseorang yang baru saja masuk kedalam ruangan itu.
" Kak Aldi?". Batin Azizah terkejut.
"Maaf, tuan siapa ya?". Ucap guru lainnya yang memang ada di ruangan itu.
" Saya?". Ucap kak Aldi.
__ADS_1
"Dia pemimpin perusahaan DERLABA GROUP". Ucap Pak kepala sekolah.
" Anda sudah tau saya, baguslah. Dan ada masalah apa kalian dengan adik saya?". Ucap kak Aldi.
"Adik?". Bisik para guru.
" Kenapa dia bisa masuk?! Sedangkan kita tidak?!". Teriak Ibunya Bianca dengan kembali menerobos pintu.
"Kau siapa? Berani sekali langsung masuk?!". Ucap Ibunya Mita.
" Hhmm...saya gak punya banyak waktu, cepat katakan ada apa masalah kalian dengan adik saya?!". Ucap Kak Aldi dingin.
"Ouh...ternyata ini adikmu!!". Teriak Ibunya Bianca dengan menghampiri Kak Aldi.
" Bu, tolong berhenti!". Ucap pak kepala sekolah yang melihat ibunya Bianca ingin menampar Kak Aldi.
Plaakk....Tamparan mengenai pipi kiri kak Aldi.
"Ck. Kau lebih tua dariku, maka dari itu saya tidak akan melawan!". Gumam Kak Aldi dengan menatap tajam kepada ibu Bianca.
" Kau, berani sekali menatap tajam kepada saya?!". Ucap ibu Bianca dengan ingin kembali menampar kak Aldi namun, sudah lebih dulu di tahan oleh suaminya.
"Udah, sayang. Jangan buat masalah menjadi besar". Ucap suaminya karena tau siapa kak Aldi itu.
"Dia pemimpin Perusahaan DERLABA GROUP. Sayang". Gumam suaminya pelan.
" Apa?! Berarti dia adik seorang pengusaha terhebat??". Batin Ibunya Bianca dengan menoleh kearah Azizah yang menunduk.
"Cepat katakan!". Ucap kak Aldi yang mulai kesal dengan drama kedua kedua orang tua itu.
" Begini tuan..." ucap pak kepala sekolah yang menjelaskan semuanya tanpa ada yang di lewatkan sedikit pun.
"Apa yang kalian inginkan?". Ucap kak Aldi kepada semua orang tua geng girls beautiful.
" Saya ingin dia di keluarkan dari sekolah!! ". Ucap Ibunya Bianca lancang.
" Hmm...kau ingin adikku keluar dari sekolah nya?". Ucap kak Aldi.
"Iya!". Ucap Ibunya Bianca.
" Kalau begitu anak kalian akan di penjara di karena sudah merencanakan pembunuhan terhadap saudari Intan sesuai pasal 76C UU No 35 tahun 2014". jelas kak Aldi yang membuat semua orang terkejut dengan ke hafalan nya terhadap pasal-pasal.
yaps..."Kenapa bisa sehafal itu?". karena memang dulunya kak Aldi adalah seorang polisi yang mengabdi selama 2 tahun lamanya.
__ADS_1
"Kembali ke kelas". Ucap Kak Aldi kepada Azizah yang terdiam dan masih menunduk.
"Ayuk dek, kita kembali ke kelas mu". Ucap Kak Aldi lembut dengan menghampiri Azizah dan menggandeng tangannya menuju kelas.
"Siapa lelaki itu?". Batin Rendi saat berpapasan dengan mereka di jalan.
"Bukannya itu, lelaki yang dulunya di fitnah bersama Azizah?!". bisik para siswi yang melihatnya.
"Ternyata benar, itu kakak nya". Batin Reyfano saat sudah mencari tau identitas Azizah dan melihat Azizah tersenyum di gandeng oleh kakak nya itu.
"Kenapa dia terlihat kesal?". Batin Reyfano saat melihat ekspresi wajah Rendi.
"Dimana kelas mu?". Ucap Kak Aldi lembut saat berjalan.
Azizah menunjuk kearah kelas nya yang sudah berada di depan mata.
"Masuklah, biar Kakak yang menyelesaikan masalahnya". Ucap Kak Aldi lembut yang membuat Azizah mencium punggung telapak tangannya.
"Belajarlah yang rajin, kakak bangga padamu". ucap kak Aldi dengan tersenyum melihat Adiknya yang telah bertumbuh dewasa.
Cuupp.... Kak Aldi mengecup sekejap pucuk kepala Azizah.
"Terimakasih, kak". isyarat tangan Azizah dengan tersenyum karena kak Aldi lah yang menjadi seperti sesosok ayah yang selama ini ia rindukan.
Kak Aldi tersenyum saat melihat adiknya berjalan kearah kelasnya.
"Aku harus segera menyelesaikannya". Batin kak Aldi dengan wajahnya yang kembali dingin.
"Astaga! Ganteng banget!!". Bisik siswi-siswi yang melihat kak Aldi berjalan menuju gerbang sekolah.
"Ck. kalian gak ada kerjaan lain apa?!". Ucap Kak Aldi marah dan mempercepat jalannya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
HAY🤗 **ASSALAMU'ALAIKUM😊
ternyata tadi ada permintaan update lagi, terimakasih😆 aku menjadi sangat bersemangat update nya😆😆
TERIMAKASIH TELAH MAMPIR😆
JANGAN LUPA TEKAN LIKE NYA YAA...😊👇**
Untuk episode selanjutnya di undur dulu ya... karena author sedang merevisi penulisan dari awal dan yang kemarin ada yang minta update, author minta maaf banget....😣 nanti jika sudah selesai revisi nya, author in shaa Allah akan update 2 bab. (Di usahakan :)
__ADS_1