
Setelah Reno mengetahui jika Azizah sering datang ke perpustakaan ia menjadi semakin rajin datang ke perpustakaan.
"apa hari ini ia akan datang?." Batin Reno dengan matanya terus memperhatikan pintu perpustakaan.
Azizah bersama Intan serta Viona datang dan kembali mencari beberapa buku yang ingin di baca.
"Itu dia." Batin Reno senang dan langsung mengalihkan pandangannya pada bukunya sembari terus memperhatikan gerak-gerik Azizah.
"Azizah, aku sama Intan ke toilet dulu ya?." Ucap Viona yang tiba-tiba perutnya terasa sakit dan meminta di temani oleh Intan.
Azizah tersenyum dan mengangguk.
Setelah mendapatkan jawaban Viona langsung berlari dengan menarik tangan Intan menuju toilet.
saat Azizah kembali sibuk mencari buku, Rendi datang sendiri tanpa bersama kawan nya dan langsung berjalan menghampiri Azizah dengan tatapan tajamnya.
"Apa yang dia lakukan?!." Batin Reno saat melihat Rendi mendekati Azizah.
"Heyy..kau!!." Ucap Rendi saat sudah berada di samping Azizah.
"Dia, kenapa?." Batin Azizah yang langsung menjauhkan tubuhnya dari Rendi dan berjalan kearah rak lain.
brekk...
Saat mendengar nya Reno penasaran dan mau menghampiri Azizah yang telah tertutup oleh rak buku.
"heyy...ayuk kita ke kelas?." Ucap Rafi dengan menepuk pelan bahu Reno.
"aahh...iya." Ucap Reno tersadar dan terus melihat penasaran apa yang terjadi di bagian rak buku Azizah.
"apa yang kau lihat?." Ucap Rafi penasaran dan mencoba melihat apa yang dilihat Reno.
__ADS_1
"Tidak ada, ayuk kekelas." ucap nya dengan menarik tangan Rafi agar tidak mengetahui yang ia lihat adalah Azizah.
Tangan Rendi langsung menghadang tubuh Azizah dan membuat Azizah terkejut.
"Ada apa sih?!." Batin Azizah yang gak nyaman dengan jarak mereka yang dekat.
Rendi mengunci tubuh Azizah dengan menggunakan kedua tangannya di kedua samping Azizah.
"Kau!!." Geram Rendi dengan wajah yang ia dekat kan dengan wajah Azizah.
Azizah merasa sangat tidak nyaman dan menatap tajam sekilas kepada nya dan kembali menundukkan pandangan nya.
"Kau telah mengganggu pikiranku!!." Marah Rendi dengan menatap tajam pada mata Azizah yang tertunduk dan tanpa ia sadari ia pun melihat kearah Bibir tipis Azizah yang sangat menggodanya.
"apah maksudnya? kenapa aku yang malah di salahkan?!." Batin Azizah dengan perasaan heran dan kesal bercampur menjadi satu.
Saat Azizah ingin menendang Rendi, Rendi sudah lebih dulu mencium bibir tipis Azizah itu dengan penuh nafsu.
Azizah saat menyadari nya langsung dengan keras menendang perut Rendi hingga membuat Rendi terjungkal kebelakang dan membentur rak buku.
BRUKKK....
"Aakhh..." Rintih Rendi.
Azizah marah dan kembali menginjak kaki Rendi dengan sangat keras.
"Aakkhh..." Rintih Rendi kembali.
"Dia, berani sekali...!!" Batin Azizah marah.
Rendi yang melihat kekesalan di wajah Azizah hanya tersenyum tipis dan mengetahui sesuatu.
__ADS_1
"Ternyata Sangat berbeda" Batin Rendi senang karena ia tau tidak akan ada wanita murahan yang menolak ci*mannya.
"Manis." Gumam nya dengan tersenyum sembari telunjuk nya menyentuh bibirnya.
...----------------...
"Astaghfirullah, ya Allah ampunilah hamba." Batin Azizah setelah keluar dari perpustakaan yang merasa telah melakukan dosa Dengan apa yang barusan terjadi.
"Azizah, kenapa kamu Keluar dari perpustakaan?." Ucap Viona saat melihat Azizah.
Azizah Terdiam.
"Apa kamu sudah selesai membacanya?." Ucap Intan, dijawab anggukan oleh Azizah.
"Baiklah, kalau gitu kita kembali kekelas saja." Ucap Viona dengan menarik tangan kedua teman nya itu.
"Aku sangat tidak menyukai nya!!." Batin Azizah saat melihat kearah Rendi yang baru saja masuk ke dalam Kelas dengan tersenyum tipis yang jarang orang ketahui.
"aaaaa...tampan sekali senyumannya..!!!." Teriak siswi-siswi yang melihat senyuman tipis Rendi pertama kalinya.
"Idihh...aku malah jijik melihatnya." Batin Azizah tidak peduli dan mengalihkan pandangannya kearah kaca.
Rendi yang menyadari senyuman tipis nya itu dengan segera langsung kembali memasang wajah datarnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
**SEMOGA KALIAN SUKA YAA..😄
JANGAN LUPA TEKAN LIKE NYA YA...😊
TERIMAKASIH PARA PEMBACA BAIK HATI😆**
__ADS_1