
JANGAN LUPA LIKE NYA YAAA...😍☝️
Satu Bulan telah berlalu, hari ini akan ada acara camping bersama untuk seluruh kelas Xl dan di wajibkan bagi semua siswa/i untuk mengikuti nya.
Di tempat perkumpulan.
"Perhatian semua!! Bus sebentar lagi akan datang jadi di mohon untuk mengecek kembali barang-barang yang di bawa." Ucap panitia pelaksana camping.
"Azizah, nanti kita duduk bersama ya?" Ucap Intan, di jawab anggukan dan senyuman oleh Azizah.
"Semua siswa-siswi wajib untuk duduk bersama dengan teman sebangkunya di dalam bis, agar tidak ada keributan dalam mencari tempat duduk!!." Ucap panitia pelaksana camping dengan menggunakan toa di tangannya.
"Yahh...kita gak bisa duduk bareng deh." Ucap Intan sedih.
Azizah hanya tersenyum melihat keluhan temannya itu.
"Berarti gue harus duduk sama dia lagi?!" Batin Rendi.
"Sama dia lagi? adehh..." Batin Azizah.
Bus datang dan semua siswa-siswi masuk ke dalam bis yang telah di tentukan dengan tertib.
"Ck. sempit! Kenapa ada tas si?!." Batin Rendi karena ada tas Azizah di tengah-tengah mereka sebagai pembatas.
Rendi langsung mengambil tas Azizah dan menaruhnya di tempat penyimpanan(di atas).
"Ehh...kok tasku di taruh disitu?." Batin Azizah dengan menatap Rendi sekilas dengan heran, namun Rendi hanya diam tanpa ekspresi.
"Pembatasnya apa ya?." Batin Azizah yang mencari sesuatu agar bisa menjadi pembatas.
Ia mengambil satu sepatunya dan menaruhnya di tengah-tengah tempat duduk.
"Ck.nih cewek ngeselin banget sih!." Batin Rendi kesal dan ia langsung menepis sepatu itu ke bawah.
"Hahh?! Diaa.... menyebalkan banget ya Allah." Batin Azizah, yang langsung kembali mengambil sepatu itu dan menaruhnya kembali.
"Sepatu mu bau!!." Ucap Rendi tak tahan dengan kelakuan Azizah.
"Eehhh...emang ya???." Batin Azizah malu.
Akhirnya Azizah memakai kembali sepatunya.
"Bus belum berjalan saja sudah menyebalkan begini apalagi saat sudah berjalan." Batin Rendi kesal.
"Hhmm... bingung." Batin Azizah yang langsung menggeser ke kiri sedikit tubuhnya ke dekat jendela bus.
Rendi memakai head seat dan menyetel lagu faforit nya serta memejamkan kan mata saat bis sudah berjalan.
Sedangkan Azizah masih sibuk mencari sesuatu agar bisa menjadi pembatas.
Di tengah perjalanan, bus berbelok kearah kanan dengan kencang dan membuat tubuh Azizah oleng serta hampir saja ia jatuh ke tubuh Rendi, namun tangannya berhasil menahan.
Deg...
__ADS_1
"Astaghfirullah." Batin Azizah dengan jantung nya berdebar-debar saat wajahnya dekat dengan wajah tampan Rendi yang telah tertidur pulas.
Bus kembali berbelok ke kanan dengan kencang membuat Azizah tidak lagi bisa menahan tubuhnya.
Cuupp...
"Astaghfirullah, aduhh...gawat!!." Batin Azizah yang langsung kembali duduk di dekat jendela.
"Pak hati-hati dong pak."
" Aduhh...pak pelan-pelan sedikit pak."
" Iya maaf." Ucap pak sopir ramah.
Rendi membuka matanya saat merasakan ada kelembutan yang menempel di pipi kirinya tadi.
"Apa itu tadi??" Batin Rendi.
"Aduhh...semoga dia gak tau." Batin Azizah berharap + malu.
Azizah berusaha menenangkan jantungnya yang dari tadi terus berdetak kencang.
Beberapa menit kemudian...
"Aku lapar, tapi tasnya ada di atas" Batin Azizah.
Kruukk...kruukk...
Rendi langsung kembali mengambil tas Azizah yang berada di atas dan memberikan nya.
"Terimakasih." Isyarat tangan Azizah, namun Rendi hanya diam.
"Akhirnya..." Batin Azizah senang.
Ia memakan beberapa makanan ringan yang dapat mengganjal rasa laparnya.
Setelah selesai Azizah mengeluarkan head seat nya dan menyetel tilawah Qur'an dengan posisi kepala menyender ke jendela bus.
Rendi kembali tertidur pulas begitu pun dengan Azizah yang langsung tertidur pulas saat mendengar tilawah Qur'an yang sangat merdu.
Bus kembali berbelok ke kiri dengan kencang membuat orang yang ada di dalam bus kembali oleng tidak terkecuali Rendi yang sedang tidur pun tubuhnya oleng hingga bersender ke tubuh Azizah yang terlelap.
Tidur mereka tidak terganggu sama sekali hingga sampai tujuan.
"Inii...tempat apa??." Batin Rendi masih tertutup kedua matanya dan merasakan ke nyamanan(kepalanya berada di paha Azizah.)
Rendi membuka perlahan matanya terlihatlah wajah cantik nan mulus Azizah sedang terlelap yang putih alami tanpa polesan make up sedikit pun.
"Cantik sekali." Batin Rendi yang terpesona.
"Diaaa...bukannya??." Batin Rendi tersadar, ia Akhirnya langsung kembali duduk seperti semula.
Dan melihat bus ternyata telah kosong.
__ADS_1
"Kemana semua pergi???." Ucap Rendi, ia melihat kearah jendela dan ternyata semua telah Keluar dengan menenteng semua bawaannya.
"Kenapa tidak ada yang bangunin?!." Batin Rendi. Ia ingin berjalan keluar, namun terhenti karena melihat Azizah yang masih terlelap.
"Heyy...cepat bangun!!." Ucap Rendi cukup keras dan berhasil membangun kan Azizah.
"Ehh...kok kosong?." Batin Azizah yang melihat ke sekeliling bus.
"Semua sudah keluar." Ucap Rendi yang tau ke heranan Azizah.
Azizah dengan Sangat terburu-buru langsung mengambil tasnya dan keluar dari dalam bus.
"Sangat menarik." Batin Rendi dengan senyuman menyeringai.
"Azizah Kanaya Putri?." Panggil panitia yang sedang absen.
"Azizah mana??." Batin Intan yang sedang mencari Azizah walau ia satu bus dengan Azizah, namun ia duduknya di paling depan dengan Viona jadi diharuskan untuk turun terlebih dahulu.
"Nah...itu dia." Ucap Intan yang segera menghampiri Azizah.
"Azizah...kmu dari mana saja." Ucap Intan, Azizah menunjuk ke arah bus.
"Itu panitia telah memanggil namamu, ayukk?." Ajak Intan dengan menggandeng tangan Azizah.
"Azizah Kanaya Putri?!." Ulang panitia.
"Hadir kak." Ucap Intan sebagai mewakili Azizah.
"Baiklah, mari kita berdoa terlebih dahulu sebelum memulai masuk ke dalam hutan!!." Ucap panitia dan langsung memimpin doa bersama.
Setelah selesai mereka semua melanjutkan perjalanan dengan berjalan beberapa km ke dalam hutan.
"Satu grup berjumlah empat orang dan harus bekerja sama dalam membuat tenda!." Ucap panitia setelah sampai.
Kelompok 3 di kelas Xl mipa 5
-intan
-viona
-adel
-azizah
Kelompok 4
-rendi
-reyhan
-reyfano
-rifki
__ADS_1