CINTA PARA ANAK JURAGAN

CINTA PARA ANAK JURAGAN
Cinta itu Manis


__ADS_3

Waktu pun berlalu tanpa bisa ditahan. 6 tahun telah berlalu semenjak pernikahan Prayuda dan Yasmin


Hari ini, keluarga Furkan kembali mengadakan pesta pernikahan bagi anak bungsu mereka Daffa. Pemuda tampan itu, setelah bertualang ke sana kemari, akhirnya mendapatkan jodoh seorang gadis asal Turki. Namanya Gunihal Turan.


Orang tua Gunihal adalah pengacara yang sangat terkenal di Ankara. Sedangkan Gunihal sendiri adalah seorang ahli tanaman yang sangat suka melakukan eksperimen terhadap beberapa tanaman. Dan saat ia berkunjung ke desa Hijau Permai, ia sudah jatuh cinta pada desa itu, juga pada Kepala desanya yang masih berusia muda itu. Ya, Daffa dipilih menjadi kepala desa oleh semua penduduk yang ada di sana.


Akad nikah akan dilaksanakan di masjid yang ada di desa itu dan pesta pernikahannya akan di laksanakan di rumah bukit dengan konsep pesta taman.


Elmira sudah memiliki 3 orang anak. Yang pertama perempuan, yang kedua laki-laki dan yang paling bungsu adakah juga perempuan. Sekarang, Elmira sudah jarang bermain film. Ia Iebih banyak berada di balik layar dengan menjadi produser.


Sedangkan Nick semakin sukses dengan usahanya. Ia memiliki beberapa PH yang membuat dunianya juga berkecimpung dengan istrinya tercinta.


Selama 5 tahun berturut-turut, pasangan Nick dan Elmira menjadi pasangan terfavorit pilihan seluruh pemirsa.


Sedangkan pasangan Erdana dan Mentari semakin terlihat mesra. Mentari sudah berhasil dengan pengobatannya dan tak ada lagi Sel kanker yang bersarang di kepalanya. Erdana kini menjadi direktur utama perusahaan Furkan corporation.


Asfarisal Furkan, putra tertua Erdana kini berusia 12 tahun. Ia sudah duduk di kelas 1 SMP dan menjadi remaja tampan, diidolakan banyak wanita karena kehebatannya main basket. Sama seperti ayahnya Erdana. Sedangkan Azhra kini berusia 10 tahun. Entah bagaimana gadis cantik itu bisa mengikuti jejak bibinya Elmira. Azhra sudah menjadi fotomodel cilik yang telah membintangi juga beberapa iklan anak-anak.


Abigail Serafina, putri pertama Elmira pun kini berusia 9 tahun. Ia suka dengan olahraga ice skating dan sudah memenangi beberapa lomba internasional.


Putra kedua Elmira bernama Afgan Risal. Ia berusia 7 tahun 8 bulan. Dan yang paling bungsu masih berusia 3 tahun. Namanya Alona Finawati.


Wisnu dan Naura? Jangan ditanya bagaimana kakek dan nenek itu menjalani hari-hari mereka. Karena semakin tua mereka semakin mesra dan saling menyayangi.


"Er, kamu dan Mentari jam berapa mau ke sini?" tanya Naura dari telepon.


"Sore, bu. Mau tunggu Azhra selesai pemotretan."


"Kok masih ada pemotretan sih? Pernikahan Daffa dua hari lagi. Seharusnya kalian sudah di sini. Gaun pengantinnya apakah sudah beres?"


"Sudah, bu. Kan Daffa dan Gunihal sudah fitting 4 hari yang lalu."


"Ya sudah. Pokoknya kalian cepat datang kemari ya?"


"Baik, bu." Erdana memutuskan panggilannya dengan ibunya lalu ia menelepon Mentari yang sedang menemani Azhra untuk pemotretan iklan yang anaknya itu perankan.


"Hallo, mas." sapa Mentari dari seberang.


"Sayang, pemotretannya masih lama, ya?"


"Mungkin satu jam lagi, mas. Memangnya ada apa?"


"Ibu sudah tak sabar menanti kedatangan kita di sana."


"Ibu terlalu khawatir. Pada hal ini sudah kali ketiga ibu menikahkan anak."


"Tahu kan. Daffa selama ini manjanya minta ampun. Dan dia akhirnya menikah hanya dengan turis yang datang ke desa itu. Pak kades yang beruntung ku pikir."


Mentari tertawa. "Daffa memang sudah waktunya untuk menikah. Gunihal gadis yang cantik dan menarik. Walaupun ia berasal dari kota modern seperti Ankara namun nyatanya ia anaknya sangat taat menjalankan agama. Ia bahkan kini sudah berhijab."


"Ya. Gunihal memang cantik. Namun bagiku, kamu lebih cantik dari siapapun juga."


"Oh, mas. Jangan merayu. Masih siang."


Erdana terkekeh. "Aku siapkan semua barang-barang yang akan kita bawa ke desa ya?"


"Ok, mas. Terima kasih ya..., i love you."


"I love you too, honey. Bye."


*************


Rumah di bukit di hiasi janur kuning. Pak kepala desa yang adalah anak paling bungsu dari juragan Wisnu Furkan akan menikah.


Seluruh penduduk desa diundang dan tenda yang sangat besar telah di pasang di dekat danau.


Jam 10.30 rombongan pengantin itu sudah ada di masjid. Mereka langsung menempati tempat yang sudah disiapkan.

__ADS_1


Hanya butuh 3 bulan bagi Daffa dan Gunihal berkenalan dan saling jatuh cinta. Daffa susah tak sabar menjadikan gadis itu sebagai istrinya.


Uang sebanyak 10 juta dan emas seberat 10 gram menjadi mas kawin. Sederhana memang namun sarat dengan makna karena Daffa dan Gunihal menikah di tanggal 10, bulan yang ke-10.


Selesai mengucapkan ijab Kabul, Mereka pun melanjutkan sholat bersama di masjid itu.


Acara dilanjutkan di depan villa. Sebuah panggung pelaminan telah dihiasi dengan berbagai jenis tanaman. Semua bunga yang ada di pelaminan itu merupakan Kue pengantinnya dibuat dalam bentuk salat buah yang dihiasi begitu berbentuk buah hati.


Suatu pesta pernikahan yang unik. Semua yang hadir nampak sangat bersukacita. Demikian juga dengan para penduduk desa. Mereka bersyukur karena kepala desa mereka akhirnya menikah.


"Sayang, akhirnya anak-anak kita menemukan kebahagiaan mereka. Lega rasanya." Kata Wisnu kepada Naura yang duduk di sampingnya. Naura terlihat cantik dengan kebaya gold yang dipakainya.


"Iya, mas. Waktu ternyata sudah begitu cepat berlalu dan kita telah menjadi tua."


Wisnu tersenyum. Di raihnya tangan Naura dan dikecupnya dengan lembut. "Aku tak henti-hentinya bersyukur kepada Allah karena dulu menerima tawaran kakek Wisnu untuk menikah denganmu. Aku merasakan bagaimana sulitnya mendapatkan cintamu dan bagaimana berharganya cinta yang akhirnya kau berikan padaku."


Naura menatap suaminya. Juragan Wisnu yang rambutnya kini sudah dipenuhi uban namun masih terlihat tampan. "Aku memang mencintaimu, semakin mencintaimu."


Pasangan itu akhirnya saling berpelukan membuat beberapa pasang mata yang melihat mereka ikut berbahagia. Juragan Wisnu, sang mantan kades yang selalu terlihat mesra dengan Naura.


Dari jauh, Erdana yang melihat kemesraan orang tua mereka pun nampak bahagia. Di sampingnya ada Mentari yang sedang bergelut manja di lengannya.


"Semoga kisah kita seperti mereka ya?"'ujar Mentari.


"Amin."


"Mas, boleh minta tolong ambilkan souvernir yang akan dibagikan kepada para penduduk desa. Ada di kamar mu."


"Tentu saja." Erdana pun melangkah masuk ke dalam rumah. Ia segera menuju ke kamarnya. Pintu kamarnya terbuka dan Erdana terkejut melihat seorang gadis kecil berusia sekitar 4 tahun sedang berada di sana.


"Eh, nona manis? Sedang apa di sini?" tanya Erdana lembut dan memberikan senyum termanisnya agar anak itu tak takut.


Anak itu tersenyum. Ia menatap Erdana yang sedang berjongkok di hadapannya.


Erdana memandang wajah anak itu. Ia cantik dengan rambut sedikit bergelombang. Matanya indah. Mengingatkan Erdana pada mata...., Yasmin!


"Hi.....!" sapa gadis kecil itu. "My name is Bris." Ia mengulurkan tangannya. Erdana menyambutnya dengan senyum.


"Febrisia, where are you?" terdengar suara seseorang memanggil.


"I'm here mom." Jawab Bris.


Erdana berdiri mendengar suara itu. Bukankah itu suara.....


"Oh baby what are you....!" Kalimat Yasmin terhenti saat melihat anaknya bersama siapa.


Keduanya saling berpandangan. Setelah bertahun-tahun tak pernah bertemu, mereka kini bertemu di kamar yang pernah menjadi awal kebersamaan mereka dulu.


"Mommy......!" Bris berlari dan langsung memeluk mommy nya.


"Honey. What are doing here?" tanya Yasmin sambil membelai rambut putrinya.


"I'm looking for you, mom." Jawab Bris.


"Oh..., I'm sorry dear. Mama went to the toilet."


"Anakmu?" tanya Erdana.


"Iya, kak. Ini anak keduaku. Namanya Febrisia namun biasanya di panggil Bris."


"Anakmu sudah dua?" tanya Erdana sedikit terkejut.


Yasmin tersenyum. "Anakku yang tertua berjenis kelamin laki-laki. Namanya


Judikael. ia berusia 5 tahun lebih sedikit. Aku melahirkan prematur saat itu. Saat Judikael berusia 5 bulan, ternyata aku hamil lagi. Bris pun lahir 7 bulan setelah itu. Kedua anakku lahirnya prematur."


"Alhamdulillah. Di mana Prayuda?"

__ADS_1


"Mas Pra ada dibawa. Kami baru kembali dari Amerika 4 hari yang lalu. Dan ibu Naura mengundang kami ke pesta ini."


"Oh....begitu ya ...!"


"Sayang, kenapa lama?" Mentari tiba-tiba masuk. Ia terkejut melihat Yasmin ada di sana. Dengan cepat ia melangkah dan memeluk Yasmin dengan erat.


"Duh, kangennya aku." ujar Mentari.


Yasmin membalas pelukan Mentari dengan hangat. "Aku juga kangen, kak."


Keduanya tertawa bersama.


Erdana tersenyum melihat kedua wanita itu yang saling melepas rindu. Mentari pun memeluk putri kecil Yasmin.


Cinta telah mengubah segalanya. Cinta yang telah membalut luka. Cinta yang telah membuat mereka mampu untuk melewati setiap ujian hidup yang berat sehingga mereka bisa meraih kebahagiaan ini.


Di ruang keluarga, tampak tawa para juragan dan anak, cucu mereka.


Wisnu yang duduk di samping Naura, Jeslin yang bersandar di bahu Yuda, Satria yang tak melepaskan pegangan tangannya dari Gayatri.


Erdana yang sedang memeluk Azhra yang kini tertidur di pangkuannya, di sampingnya ada Mentari yang sedang merangkul pundak As.


Tak jauh dari mereka ada Nick dan Elmira yang juga sedang duduk bersama ketiga anak mereka. Elmira baru saja mengumumkan berita kehamilan anak ke-4 nya.


Ada juga Prayuda yang sedang menggendong Bris yang sudah mulai mengantuk, dan Yasmin yang sedang menyuapi putranya Kael. Putranya itu sedang beradaptasi dengan makanan Indonesia.


"Daffa dan Gunihal di mana?" tanya Elmira.


"Ke villa. Katanya mau ganti baju dulu." jawab Naura.


"Itu dua jam yang lalu." Ujar Elmira sambil menatap arlojinya.


"Harap maklumlah. Pak kepala desa kita pasti sudah tak mau membuang waktu." ujar Erdana membuat semua langsung tertawa. Tawa yang dipenuhi dengan kebahagiaan.


TAMAT.........


***********


Terima kasih untuk semua pembaca yang sudah mengikuti episode cerita ini sampai akhir . Maaf jika jalan ceritanya ada yang tak sesuai dengan yang kalian harapkan.


Itulah hidup, penuh misteri. Kita tak akan tahu skenario yang Penguasa Hidup ini atur untuk kita sebelum kita menjalaninya.


Terima kasih untuk semua komentar yang sudah kalian berikan. Baik yang manis, yang sedikit julid. Bahkan yang sangat pedas. Maaf tak bisa membalas komentar kalian satu persatu. Maaf juga untuk setiap air mata yang harus kalian curahkan karena novel ini 😂😂😂🙏🙏🙏


I love you all.....


Senang bisa berbagi keceriaan dengan kalian di novel ini.


JANGAN LUPA BACA NOVEL AKU YA :


I HATE YOU BULE


MY BEST PHOTO


LERINA


SONG IN MY LIFE


3 HATI 1 CINTA


MENIKAHI SELINGKUHAN KAKAK IPARKU


2 WAJAH 1 CINTA


KETULUSAN HATI ELINA


MENJADI ISTRI KETIGA JURAGAN

__ADS_1


CINTA SANG PEMILIK TAHTA


dan novel terbaruku yang lagi on going RAHASIA CINTA EDMOND


__ADS_2