
"Baik. sebentar lagi aku ke sana" jawab Anna langsung mematikan ponsel nya.
"Ada apa..."tanya Kexar.
"Kita ke markas dulu... Anak buah VENOM itu memang keras kepala.."jawab Anna.
Kexar mengangguk lalu melajukan mobil yang dia kenderai ke arah markas Anna.
Tiba di markas Kexar dan Anna langsung melangkah masuk ke dalam. "selamat pagi Queen,tuan muda"sambut mereka semua.
"Mana dia Black"tanya Anna yang sudah memakai topeng nya.
"Di bawah penjara Queen. "
"Kita ke bawah sekarang."
"baik Queen.mari"
Mereka bertiga melangkah ke bawah.Sesampainya di bawah dua anak buah VENOM sudah babak belur tapi masih tidak mahu membuka mulutnya
"Kenapa kalian lebih memilih jadi Seperti ini dari pada harus membuka mulut kalian. Apa memang kalian ini bodah" Dingin Anna bertanya pada anak buah VENOM.
__ADS_1
"Cih! Kami mati sekali pun kalian tidak akan dapat informasi apa apa dari kami"kata salah satu anak buah VENOM Dengan angkuh.
" Baik lah. "Anna langsung mengeluarkan senjata api dari balik pinggang nya.
Dor!
Tepat melobang kan kepala penjahat itu.
Kexar langsung melihat ke arah Anna yang membunuh musuhnya tanpa berfikir panjang.perfect .Batin nya menggeleng.
" Kau... Apa kau juga ingin menyusulnya " tanya Anna pada yang satu nya lagi. sebelum anak buah VENOM menjawab tiba-tiba ponsel Kexar berdering
Lukas
'
"Hello " jawab Kexar. Anna langsung melihat ke arah Kexar.
" Maaf tuan muda kami lalai.. ternyata ketua VENOM sudah berangkat Semalam ke kota Z. Dan kalau tidak salah tadi subuh mereka juga sudah tiba di kota Z"jelas Lukas yang baru mendapat informasi dari anak buah Kexar yang di utus memata matai ketua VENOM.
Kexar langsung menutup ponselnya. Rahang Kexar mengeras lalu melihat ke arah Anna"Kita ke Villa sekarang.. Anak anak dalam bahaya" kata Kexar langsung berlari keluar dari markas Anna. Anna juga langsung mengikuti langkah Kexar yang berlari.
__ADS_1
Kexar langsung melaju kan mobilnya ke markas dengan kecepatan kilat. Kexar sangat khawatir pada Filio dan Fiona. hanya beberapa minit saja Kexar dan Anna Akhirnya tiba di Villa.
Mereka melihat Anak buah Anna yang berjaga di Villa semua sudah tewas di halaman Villa itu.
"Bedebah!! " Kata Kexar marah langsung berlari masuk ke dalam Villa Anna. Benar saja di dalam semua Anak buah Anna sudah tewas. Dengan rumah Anna yang beserakan kesana sini. Bibi May juga pinsan di lantai ruang tengah.
Anna dan Kexar mencari Filio dan Fiona tapi tidak menemukan anak anak nya.
Anna melihat di kamar Filio ada sebuah tulisan berwarna merah di dinding kaca Filio.
📝Datang lah menemui ku jika masih ingin anak anak kalian hidup. Tapi ingat hanya kalian berdua.
Anna langsung terduduk lemas di lantai dengan airmata yang deras. Apa lagi tulisan di kaca itu adalah darah. Morlinus memang melukai tangan Filio lalu menulis guna jari kecil Filio yang dia lukai.
hiks hiks Anna menangis di lantai kamar Filio.
Kexar memeluk tubuh Anna Untuk menenangkan nya. Walau pun sebenarnya hati nya juga sedang tidak baik baik saja
"Tenang kan dirimu Sayang... Mereka akan baik baik saja. Kita akan mengatur rencana untuk ke kota W" kata Kexar mengusap punggung Anna yang menagis
"bagaimana aku bisa Tenang....mereka melukai anak anak. " Kata Anna yang menangis mengenali di kaca itu pasti darah anak nya.
__ADS_1