Cinta Sang Mafia

Cinta Sang Mafia
part 125


__ADS_3

"Berapa usia kandungan istri saya dokter" Tanya Kexar ingin mengetahui tentang usia kandungan istrinya.


"Usia kehamilan nona sudah memasuki minggu ke 4 tuan dan janinnya sangat sehat. usahakan agar nona bisa berehat dengan cukup dan jangan terlalau kelelahan tuan" jawab dokter itu.


"Baiklah.. jika begitu saya pamit melihat istri saya dulu dokter. " kata Kexar yang sudah tidak sabar ingin melihat istrinya.


"Silakan tuan muda"


,,,,,,,,


Kexar melangkah mendekati Anna dengan senyuman yang tidak pernah pudar dari wajah tampannya. Anna jadi aneh melihat Kexar yang tersenyum sangat terlihat bahagia. Anna belum mengetahui jika dia sedang Hamil.


Kexar memeluk Anna dengan sangat lembut.Anna semangkin di buat bingung dengan sikap Kexar yang sangat berbeda dari biasa. "Ada apa... Kau terlihat sangat bahagia dari biasanya" tanya Anna.

__ADS_1


Kexar memegang perut rata Anna kemudian mengusapnya dengan lembut." Ada bayi kita di dalam sini sayang.... "Kexar menatap kedua bola mata Anna yanga masih Tidak percaya dengan apa yang dia dengar. Anna tidak menyangka jika dia bisa Hamil jauh lebih awal dari yang dia perkirakan.


"Kau sedang becanda sayang."Kata Anna berkaca kaca. dia juga sangat bahagia seperti Kexar.walau pun itu bukan kehamilannya yang pertama tapi dia sangat bahagia akhirnya bisa menunaikan yang di inginkan oleh suaminya yang sangat dia cintai.


"Uhum... aku tidak sedang lagi bercanda sayang" jawab Kexar yakin. Anna langsung memeluk suaminya dengan Haru.


"Wah akan punya Adek lagi dong Daddy.?" tanya Filio yang Antusias bersama dengan Fiona yang baru masuk ke ruangan mommynya bersama dengan Alisha dan Supir yang menjaga mereka tadi di luar ruang tunggu.


"Ya sayang... sebentar lagi kalian akan memiliki Adik lagi." Sahut Kexar mengusap kepala kedua anak kembarnya.


"Alisha... sini sama Mommy..."Panggil Anna pada Alisha.


Alisha melangkah pelan menghampiri Anna. Anna menarik Alisha dan mendudukkan Alisha di brankar nya bersama Filio dan Fiona.

__ADS_1


Lalu membawa mereka bertiga bercanda. Fiona juga sudah mulai mengajak Alisha berbicara walau pun masih cenderung kaku. begitu juga dengan Filio.


,,,,,,,,


Saat ini Kexar dan Anna sedang berada di Hadapan rumah Marion untuk menghantar Alisha. karna sudah dua hari mereka menunda keberangkatannya ke Kota Y karna Marion belum kembali dari luar kota, dan bibi sisi yang biasa menjaga Alisha juga libur karna anaknya sedang sakit. jadi dia ijin untuk pulang ke kampung nya.


"Bagaimana ini sayang" tanya Kexar Pada Anna saat Marion belum juga kembali dan penerbangannya sebentar lagi.


Anna diam dan berfikir. "Kita bawa saja Alisha ke kota Y."Kata Anna yang sudah tidak punya lagi cara lain selain membawa Alisha. mereka sudah menunda penerbangannya selama dua hari mana mungkin lagi untuk menunggu Marion kembali yang mereka tidak tahu kapan dia akan kembali. karna sampai saat ini nomboe ponsel Marion tidak bisa di hubungi.


"Tapi bagaiman jika Marion kembali dan mencari Alisha sayang... kau tahu kan kita ke kota Y tidak sekejap."


"Sama juga sayang... kita menyimpan Alisha di sini, mereka juga tidak peduli pada Anak ini... Marion katanya menyayangi Alisha, tapi kenyataannya dia juga tidak pernah menghubungi Alisha kan walau pun hanya sekedar bertanya Kabar ponakannya ini.. " Jawab Anna yang Kexar Fikir ada betulnya juga. tapi dalam masa yang sama dia juga sedikit ragu membawa Alisha. karna Alisha bukan siapa siapa mereka.

__ADS_1


Kexar terdiam cukup lama berfikir dan melihat wajah Alisha yang hanya diam tanpa mengeluarkan sepatah kata pun dengan wajah sedihnya.


Kexar menarik nafas dalam kemudian menghembusnya dengan perlahan memikir kan maria yang sungguh keterlaluan pada darah dagingnya sendiri. " Baik lah... kita bawa saja Alisha ke Kota Y" Putus Kexar yang sudah memikirkanya dengan matang


__ADS_2