
🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴
"baiklah....karena semuanya sudah selesai,maka kalian bisa pergi tapi saya ingatkan kembali untuk anda dokter agatha. Karena anda merupakan dokter terbaik rumah sakit ini,maka saya memberikan kesempatan untuk anda menikah dengan ayah dari anak yang anda kandung. Jika selama sebulan anda tidak juga menikah,maka mau tak mau sesuai aturan rumah sakit . Saya akan memecat anda segera" jelas kepala rumah sakit itu
Lusi hanya menganggukan kepalanya,dia memang sudah memikirkan hal itu secara matang. Dia akan membuka usaha kecil-kecilan saja untuk menyambung hidupnya juga bayi yang dikandung nya,markus menatap wajah lusi yang kini masih berada dipelukannya
"saya tau pak,kalau begitu saya permisi duluan" jawab lusi dengan senyuman manisnya
Lusi pun keluar dari ruangan kantor sekuriti dengan masih di rangkul oleh markus,lusi dan markus berjalan menuju mobil lusi berada.
"terima kasih untuk yang tadi,aku pergi sekarang " ucap lusi sambil berusaha tersenyum
Lusi membuka pintu mobil nya,kemudian dia ingin masuk kedalam mobilnya tapi tiba-tiba mobilnya ditutup oleh markus. Lusi menatap markus yang ternyata juga menatapnya ,lusi tersenyum dan mulai membuka pintu mobilnya lagi
__ADS_1
braaak....
"kenapa?aku harus pulang,tadi aku sudah ucapkan terima kasih kan?" tanya lusi dengan bingung menatap markus
"siapa ayah dari anak yang kau kandung?"tanya markus dengan wajah yang serius
"hhmm...aku juga ngak tau,karena kau pasti tau sendiri kan kalau aku sering bercinta dengan para pria lain juga" jawab lusi asal dengan mengedipkan sebelah matanya,wajahnya dibuatnya sesantai mungkin padahal jantungnya sudah berdetak tak karuan
"hhmm....anda pede sekali tuan,aku rasa kau bisa menanyakan siapa aku pada bima. Dia pasti akan memberitahu sikap ku yang tidak merasa puas dengan satu pria,aku selalu bercinta dengan pria mana pun " jelas lusi masih menahan jantungnya yang semakin kuat berdebar
"baiklah,tapi jika aku pastikan kalau anak itu adalah anak ku maka jangan salahkan aku jika kau akan aku kurung selama nya didalam apartemen ku dan tak akan aku ijin kan keluar dari sana" ancam markus yang membuat lusi tersenyum kecut,dia benar-benar tak dapat berkata apa pun lagi
"hhmm....baiklah,kalau begitu bisakah aku pergi sekarang?"tanya lusi dengan memasang senyum manisnya
__ADS_1
"aku ikut,aku akan mengantar mu pulang" jawab markus yang sudah mengambil kunci mobil lusi dan membuka pintu mobil,dia langsung masuk dan menunggu lusi yang masih berdiri terpaku diluar mobilnya
"hei....kau mau pulang sekarang kan?ayo naik" teriak markus dari dalam mobil lusi,lusi pun akhirnya tersadar dan mulai masuk kedalam mobilnya
Sebenarnya lusi ingin menyiapkan segala keperluannya nanti,apalagi saat mendengar ancaman dari markus membuat nya ingin pergi segera dari sini tanpa menunggu waktu nya habis didalam rumah sakit. Dia ingin menghindari markus,dia tidak ingin markus tau jika itu adalah anaknya
Lusi memandang jalanan didepannya juga sekelilingnya,dia menatap markus dengan bingung. Jalanan yang dilihatnya bukan ke arah apartemen miliknya,kemudian dia membalikan tubuhnya menghadap markus.
"kita mau kemana?apartemen ku di jalan melati" ucap lusi masih dengan bingung
Bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih😘😘😘😘😘
__ADS_1