
Setelah sehari anak buah Kexar mencoba menawar kan senjata senjata mereka pada klan BLOODY. Akhirnya james setuju untuk membeli senjata dari Kexar. Tapi mereka memalsukan identitas mereka.
Dan malam ini adalah malam di mana Kexar menghantar senjata ke markas klan BLOODY. Dan ternyata bertetapan dengan malam penyerangan yang telah di tentu kan oleh ketua WHITE FLOWER untuk menyerang klan BLOODY.
Di markas GOLDEN NIGHT. kexar tersenyum puas saat rencana nya untuk mengelabui klan BLOODY berhasil.
" kita berangkat saat pukul 12 malam nanti. Dan pasti kan kita semua menggunakan wajah palsu. Dan ingat jangan sampai mereka menghidu penyamaran kita. " ujar kexar Mengatur anak buah nya.
" lukas apa senjata yang akan kita hantar sudah kau siap kan.?" tambah kexar.
" sudah tuan muda. Tinggal Mengatur peluncuran malam ini saja ke markas BLOODY." jawab lukas.
kexar mengangguk. " baik lah. Kalian berdua atur beberapa anak buah untuk berjaga jaga. Jika sampai ada keadaan darurat yang berlaku." perintah kexar dengan tegas.
" baik tuan muda."serentak lukas dan argan.
__ADS_1
...****************...
Di kota W. Anna juga mendatangi tempat anak buah nya berkumpul di sebuah gedung tua yang tidak di guna kan.
" bagai mana. Apa kalian sudah siap dengan pertempuran malam ini?" tanya anna terdengar dingin pada bawahannya yang berkumpul di dalam gedung itu.
" kami semua sudah siap Queen " jawab mereka serentak.
" kalian tahu kan. Lawan seperti apa yang akan kalian hadapi nanti." tanya anna lagi dengan aura yang masih sama. pada anak buah nya lagi.
Anna menarik nafas lalu melihat mereka semua satu persatu. " jaga lah diri kalian baik baik saat di pertempuran nanti. aku tidak ingin kalian terluka, apa lagi sampai terbunuh. Kalian mengerti kan " ujar anna lembut tapi terdengar tegas. pada bawahan nya.
Hati mereka semua yang mendengar betapa pedulinya Queen mereka pada diri mereka semua. Membuat semangat tempur mereka langsung meningkat. Mereka semua tahu seperti apa Queen Mereka itu.
" kami akan menjaga diri kami semua Queen. Dan kami mohon Queen juga menjaga diri Queen. Jika sesuatu terjadi yang tidak di ingin kan nanti. Kami mohon berlari lah sejauh mungkin untuk menyelamat kan diri Queen. Jangan peduli kan pada kami. Seperti mana Queen pernah membahaya kan nyawa Queen hari itu semasa pertempuran pertama dengan klan BLOODY Queen. Berjanji lah pada kami Queen, jangan melakukan itu lagi. Saat kajadian seperti itu kembali terulang. " ujar salah satu anak buah anna.
__ADS_1
" benar Queen " serentak mereka semua mengiya kan perkataan salah satu anak buah anna.
Anna terharu mendengar anak buah nya begitu peduli padanya.
Anna memang pernah hampir terbunuh saat klan BLOODY menyerang markas mereka. Di mana anak buah anna terjebak di dalam ruang latihan di dalam markasnya. Lalu anak buah klan BLOODY melempar kan bom ke dalam ruang latihan yang tidak di sadari oleh anak buah anna.
Anna dengan gila nya memasuki ruangan itu. Lalu menjinak kan semua bom bom itu satu persatu. Pada bom terakhir anna kehabisan masa.
karena Hanya anna yang bertubuh kecil. Hanya anna yang bisa melewati celah kecil yang berada di ruangan itu.
Anna langsung mengambil bom itu lalu membawa bom itu keluar melewati celah di ruangan itu untuk keluar.
Setiba di luar anna melempar bom itu. Tapi nahas bom itu meledak saat masih terlalu dekat dengan anna.
Black yang Kebetulan ada di luar langsung berlari sekencang mungkin lalu menarik tangan anna menjauh dari ledakan. Akhirnya anna selamat dari kematian. Yang membuat semua anak buah anna sangat khawatir sekali gus terharu. mereka semua Akhirnya bertekad jika mereka tidak akan pernah mengkhianati Queen mereka.
__ADS_1