
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
Dion sudah tidur disamping kirana dengan wajahnya yang lelah,kirana mengecup kening dan bibir dion dengan lembut membuat dion membuka matanya yang sudah terpejam tadi. Dion tersenyum,tadinya dia ingin menghindari kirana karena naf*su nya sudah berada diatas kepala nya
"sayang....kau tidak rindu pada ku hmm?"tanya kirana menatap mata dion,dion bangkit dari tidur nya.
Kini dia duduk bersandar ditempat tidur dengan menarik tubuh kirana agar berada dekat dengan nya,dia memeluk kirana dan menghirup aroma tubuhnya. Aroma tubuh kirana membuatnya merasa kecanduan,dion terus menciumi leher kirana membuat kirana merasa geli
"aku sangat merindukan mu,tapi....aku takut" bisik dion dengan menahan hasrat nya yang selama ini dipendamnya
"apa yang kau takutkan sayang?" kirana malah bertanya,padahal dia tau maksud ucapan suami nya itu
__ADS_1
Kirana menahan tawa nya mendengar pengakuan dion yang takut untuk menyentuh nya,kirana memang masih nifas tapi yang namanya seorang istri pastinya harus lah melayani suami dan bertanggung jawab sebagai seorang istri
"sayang.....tidur lah,aku tidak ingin menjadi liar nanti" ucap dion dengan suara seraknya
Dion membalikan tubuhnya membelakangi kirana,dion kembali menahan hasratnya membuat kirana langsung tertawa terbahak-bahak. Dion menatap kirana dengan kesal,kemudian kirana menutup mulutnya
"ha....ha...ha...hhmmm" tangan kirana masih berada di mulutnya
Dion menatap mata kirana ,dia ingin meminta penjelasan mengenai ucapannya barusan. Kalau urusan menaklukan musuh sangat mudah bagi nya,apalagi harus membunuh . Tapi kalau urusan bercinta,dion sama sekali tidak mengerti.
Kirana mencium bibir dion dengan lembut,tangannya sudah meraba dada bidang dion secara langsung sambil memainkan pu*ting susu dion dengan jarinya . Dion men*de*sah, baru ini dia melihat kirana yang berinisiatif memancing hasrat nya,memang biasa kirana yang mulai lebih dulu tapi saat ini kirana terlihat berbeda.
__ADS_1
Kirana menarik kaos yang dipakai dion hingga terlepas dari tubuhnya,dada bidangnya sudah terlihat jelas dimata kirana. Kirana menciumi setiap jengkal tubuh dion hingga sampai dibagian perut dion,kirana perlahan memainkan lidahnya di pusar milik dion sambil tangannya menarik celana boxer yang dipakai dion.
Terlihat batang milik dion sudah tegak akibat sentuhan yang dilakukan oleh jari-jari kirana,kirana menatap batangan itu serta dua buah daging kenyal yang menggantung dibawah batangan milik dion. Kirana mulai memainkan batangan itu dengan tangannya,bibirnya sudah mengecup dan meng*hi*sap dua daging yang menggantung dibawahnya bahkan kirana me*ngu*lum daging itu satu persatu karena bila berduaan mulut kirana tidak dapat menampungnya.
"aah...." de*sah kirana saat dia melepaskan daging milik dion,mata dion membulat sempurna. Dia tidak menyangka kirana mengetahui cara membuatnya merasa nikmat
Kirana mulai memainkan batangan milik dion dengan mulut dan lidahnya,sesekali dia mengeluarkan dan menenggelamkan batangan itu hingga dion mengeluarkan de*sa*han yang sangat keras. Untungnya ibu dan para pelayan sudah tidur dan kamar mereka kedap suara,jika tidak...mungkin suara dion akan membangunkan seluruh penghuni rumah.
Setelah bermain dengan batangan itu,terlihat dion memejamkan matanya dan mulai mencapai puncak kenikmatan nya. Dion menyuruh kirana menjauh dari miliknya agar dia bisa menyemburkan nya diluar,tapi kirana menahan kepalanya hingga karena tak sabar dion pun mengeluarkan benih nya didalam mulut kirana.
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya.....makasih πππππππ