Cinta Sang Mafia

Cinta Sang Mafia
Lusi-markus


__ADS_3

🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴


"bu lusi....bisa kita bicara?" tanya wanita yang dipanggil bu kades itu


Lusi masih terdiam,dia merasa senang mendengar penjelasan dari bu kades itu . Sementara kedua manusia yang tadi mengejek lusi merasa sedikit tidak enak pada lusi,mereka takut nantinya lusi akan mengadu pada markus dan pastinya markus akan mengusir mereka dari rumah kontrakannya karena mereka memang mengontrak disalah satu rumah markus


"ya....silahkan masuk bu,kita bicara didalam saja" jawab lusi ramah


"ada apa ini?"tanya markus yang tiba-tiba sudah berada dibelakang mereka


Lusi terkejut,begitu juga dengan pasangan yang menuduh lusi. Markus mendekati lusi dan mengecup kening lusi,markus memang selalu melakukannya jika dia pulang dari markas nya. Dia akan mencium kening lusi dan juga perut nya,agar dia bisa merasakan anaknya yang berada didalam perut lusi.


Semua orang menatap ke arah markus yang begitu perhatian pada lusi,mereka tidak menyangka markus bisa bersikap lembut pada wanita karena selama ini dia hanya sekedar senyum biasa saja jika disapa oleh para tetangga nya.

__ADS_1


"tidak ada apa-apa kok pak" jawab pria paruh baya dengan senyum yang dipaksa


Markus tidak melihat pria paruh baya itu,dia hanya memandang wajah lusi. Dia tidak ingin lusi merasa terganggu dengan omongan orang-orang disekitarnya,dia ingin membuat lusi nyaman berada disampingnya


"apa benar sayang?"tanya markus menatap wajah lusi dan mengelus pipi nya


"hhmm....tidak ada apa-apa,aku hanya duduk didepan sini dan mereka lewat saja. " jawab lusi lembut,dia memeluk dan mencium aroma tubuh markus yang membuatnya nyaman


"pak markus,saya sudah mengurus semua yang anda minta. Pernikahan akan diadakan tiga hari lagi,kemudian untuk urusan undangan sudah saya sebarkan pada warga sini" jelas bu kades


"terima kasih atas bantuannya bu,hhmm....mungkin anda sangat sibuk,sebaiknya anda pulang saja dan istirahat. Saya ingin mengajak istri saya untuk beristirahat didalam ,karena dia pasti juga sangat lelah. apalagi ada anak kami di perutnya " jawab markus yang membuat bu kades juga kedua orang yang berada disana mau tak mau pergi


"baiklah.....kalau begitu saya permisi dulu pak,jika ada yang bisa saya bantu lagi....anda bisa menghubungi saya" ucap bu kades

__ADS_1


Setelah kepergian mereka,markus menggendong tubuh lusi dan membawanya kedalam kamar nya. Lusi tidak memberontak,dia menikmati pelukan tubuhnya pada markus bahkan mengalungkan tangannya di leher markus dengan erat.


"kenapa kau keluar?sudah aku katakan jangan bergaul dengan warga disini ?mereka suka bergosip,nanti kau pasti terluka" ucap markus dengan nada datarnya


"aku bosan didalam,lagi pula kenapa kalau aku bergaul dengan warga disini?aku sudah kebal dengan gosip-gosip yang ada....bagi ku itu tidak masalah" jawab lusi kemudian mengecup bibir markus sekilas


"apa yang kau lakukan?"tanya markus menatap mata lusi


"terima kasih karena kau benar-benar akan menikahi ku,walaupun mungkin hanya untuk anak didalam kandungan ku...."ucap lusi,dia tidak ingin berharap lebih pada markus. Pertemuan awal mereka hanya karena nafsu lusi saja,mereka melakukannya juga karena lusi yang ingin bercinta lebih dulu hingga dia memiliki benih dari markus.


Markus yang ingin bertanggung jawab pada nya ,sudah membuatnya merasa beruntung karena anak nya akan memiliki ayah dan diakui oleh masyarakat jadi dia tidak mau egois dan lebih dari itu. Jika markus tidak mencintainya,mungkin itu hal yang wajar menurutnya.


bersambung

__ADS_1


Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2