Cinta Sang Mafia

Cinta Sang Mafia
kepergian rara


__ADS_3

🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Rara keluar dari kamarnya dan mengeringkan tubuhnya,dia berjalan menuju tempat tidur. Dia merebahkan tubuhnya ditempat tidur tanpa sehelai benang pun yang dipakainya,hanya selimut saja yang menutupi tubuhnya.


Akmal kembali ke apartemen nya,dia melihat bekas darah diantara serpihan kaca vas bunga. Dia terkejut,kemudian dia kedalam kamar untuk mencari Rara.


ceklek


Akmal masuk dan melihat rara sedang tertidur diatas tempat tidurnya,akmal berjalan mendekati tempat tidur dan memperhatikan wajah Rara. Dia melihat kening Rara yang luka,dia menyentuh kening Rara yang terluka. Kemudian dia mengambil salep ,akmal mengoleskan kening Rara tapi sebelumnya dia mengecup nya membuat rara tersadar tapi Rara berpura-pura tidur.


Akmal menarik selimut yang dipakai Rara,dia melihat Rara yang tidak memakai pakaian. Dengan posisi miring dan memeluk guling,akmal melihat pergelangan tangan Rara yang membiru. Dia pun mengoleskan salep itu kembali,tangan Rara juga terluka begitu juga dengan pinggang nya. Akmal terus mengecup luka-luka itu sambil mengelusnya,dia mengoleskan semua luka itu. Dia tau kalau itu perbuatannya


"maafkan aku....aku akan melindungi mu dan tak akan membuat mu menderita lagi" gumam akmal dan masih didengar Rara

__ADS_1


Hati nya terasa sedikit senang,mungkin akmal sudah tidak meragukan lagi. Tapi masih senang sedikit,akmal sudah mengatakan yang menyakiti nya lagi.


"maafkan aku karena aku meragukan mu,tapi aku janji....setelah aku tau semuanya,aku tidak akan meragu kan mu lagi...Aku hanya ingin tau anak ini memang anak ku" gumam akmal lagi


deg...


Hati Rara terasa disayat,dia membenamkan wajahnya didalam guling nya kemudian akmal menyelimuti tubuh Rara lagi. Setelah itu dia memilih untuk pergi lagi,dia ingin bertemu dengan anggota nya yang dia suruh untuk mencari tau semuanya mengenai Rara.


Rara menangis tersedu-sedu setelah akmal pergi,dia berjalan ke arah lemari dan mengambil pakaiannya. Dia menelpon dolly,dia menceritakan semuanya,dia ingin bertemu dengan dolly dihotel tempat dolly menginap. Dia ingin pergi jauh dari akmal,karena akmal yang sudah meragukan dirinya juga anak yang dikandungnya.


"ra....aku mau pulang hari ini,kebetulan nenek ku sakit jadi aku harus segera berangkat ke kampung nenekku. Baru saja aku mendapatkan kabar nya,maaf ya" ucap dolly


"hhmm....dolly,boleh kah aku ikut?"tanya Rara,dia bingung harus kemana

__ADS_1


"tapi setelah itu aku akan kembali ke kota ku,kau....tidak mungkin meninggalkan akmal kan?dia hanya cemburu saja ra...mungkin karena dia terlalu mencintai mu" jelas dolly


"aku tau dia cemburu,tapi aku tidak terima kalau dia meragukan cinta ku juga anak ku seperti orang lain yang mengatakan kalau aku menjebak akmal agar akmal menikahi ku..."jelas Rara kesal,dia kembali menangis dan itu didengar oleh supir taksi


"baiklah....terserah pada mu saja,aku akan menunggu mu disini" jawab dolly


Rara mematikan ponselnya,dia menghapus air matanya yang masih basah. Pak supir terus memperhatikan nya hingga akhirnya suara ponsel pak supir membuat rara terkejut


"maaf non,saya angkat dulu" ucap pak supir taksi tersebut dan Rara mengangguk dengan senyum tipisnya


Supir taksi itu memberhentikan mobilnya dipinggir jalan,dia menerima telpon dari anaknya. Rara mendengarkan pembicaraan sang supir ditelpon,dia mendengar kalau anaknya sedang sakit dan dia harus pulang ke kampungnya.


Setelah mematikan ponselnya,dia mulai menjalani mobilnya kembali. Rara melihat wajah bapak supir itu yang sedih,kemudian rara berpikir jika lebih baik dia ikut ke kampung bapak supir dan tidak akan ada yang tau . Kalau dia ikut dengan dolly,akmal pasti bisa melacaknya. Apalagi dia adalah anggota mafia

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih😘😘😘😘😘😘


__ADS_2