
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Ryan masih menatap dini dengan tajam,dia menunggu jawaban yang diberikan oleh dini. Dini masih memikirkan apa yang harus dilakukannya,jika dia tidak menuruti permintaan ryan maka ryan akan melakukan segala cara .
Dengan menghela nafas kasar,dini harus mengambil keputusan yang tidak akan merugikan nya nanti. Dia tau seperti apa ryan,gairah se*x ryan sangat besar jadi mau tak mau dia harus mengikuti permintaan ryan
"baiklah....aku akan melakukannya,setelah aku lulus sekolah kita harus menikah....buat itu menjadi salah satu dalam perjanjian kita" jawab dini dengan tegas
"baik....mulai sekarang kita berpacaran, aku akan segera membuatkan surat perjanjian itu" ucap ryan yang berdiri dan ingin keluar dari dalam ruangan itu karena agnes dan kedua temannya sudah menunggu nya dikamar
Dini pun mengikutinya,tapi dini berjalan menuju dapur. Dia akan membantu bibik nya beberes rumah itu,sedangkan ryan akan bermain bersama ketiga wanita yang sudah menunggu nya didalam kamar
__ADS_1
ceklek....
"ah....apa kita main sekarang?"tanya ryan menatap agnes,claudia mengernyitkan dahi nya. Dia tidak butuh uang dari ryan,dia hanya ingin lebih dekat dengan didi
"hhmm....kedua teman mu yang kemarin mana ?"tanya claudia ,sedangkan vira hanya memilih diam dan mengikuti semua nya saja karena dia hanya butuh uang untuk biaya operasi ibu nya. Jantung ibu nya sudah harus dioperasi dan uang nya belum terkumpul semuanya.
"mereka tidak bisa datang,masih banyak urusan. Lagi pula mereka sudha punya pacar dan ngak mau ikut bermain bersama ku lagi" jelas ryan dengan santai
"pacar?didi sudah punya pacar?"tanya claudia penasaran menatap wajah ryan
"aah...." de*sah ryan merasakan miliknya yang terus di*ji*la*ti oleh agnes
__ADS_1
Claudia menghela nafas nya pelan,dia senang mendengar jawaban ryan kalau didi belum punya pacar. Dia ingin berusaha mendapatkan didi agar bisa menjadi pacarnya,vira masih diam saja.
"kalau begitu kami hanya akan jadi penonton saja kan?"tanya claudia yang melihat agnes sudah memasukan batangan milik ryan kedalam miliknya
"hhmm....terserah kalian saja,kalau mau ikut...ayo..." jawab ryan sambil memejamkan matanya dan menikmati sentuhan dan gerakan yang dilakukan oleh agnes
Claudia memutar bola matanya malas,dia tidak ingin mengikuti ucapan ryan. Berbeda dengan vira,dia berdiri dan ikut bergabung dengan ryan dan agnes karena jika dia bergabung maka dia akan mendapatkan uang untuk menambah perobatan ibu nya
Claudia memilih menghabiskan waktu nya dengan ponselnya,dia mengambil ponsel ryan yang tergeletak begitu saja di atas meja. Dia ingin melihat nomor kontak didi, agar dia bisa menghubungi dan mengajak didi bertemu diluar. Tapi ponsel ryan dikunci ,membuat nya menghela nafas nya dengan kasar
Sementara itu dihalaman belakang,dini masih duduk dengan perasaan yang tidak menentu. Dia masih memikirkan bagaimana membuat ryan mengeluarkan gairah nya jika tidak mengambil kesuciannya,dini mengeluarkan ponselnya. Dia mencari-cari bagaimana melayani pria tapi tidak dengan melakukan penyatuan,dini membulatkan matanya saat dia membaca cara melakukannya dengan meng*hi*sap dan menenggelamkan milik si pria didalam mulutnya bahkan ada video tentang itu.
__ADS_1
bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ