
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Bu raya berdiri dan hendak pergi dari ruangannya,tapi papa Rara juga ikut berdiri dan mengikuti nya dari belakang. Dia berjalan bersebelahan dengan bu raya sambil mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi asisten nya dan menyiapkan mobil
"hhmm....bu raya ingin kemana?biar saya antar saja" ucap papa Rara lembut
"tidak usah pak,terima kasih. Saya akan naik bus saja" jawab bu raya
Papa Rara menjadi bingung,dia ingin mendekati bu raya. Ingin mencoba membuka hati nya untuk wanita,sepertinya papa Rara sudah sangat cocok dengan bu raya. Bukan hanya makanan nya yang pas di lidah tapi kebaikan dan kecantikannya yang sudah hampir tua itu,membuat papa Rara seperti tidak ingin jauh dari bu raya
"oma...."teriak suara gadis kecil dari dalam pos sekuriti
"sayang....maaf oma lama ya"jawab bu raya sambil memeluk tubuh mungil nadia
"iya ngak apa-apa oma...."jawab nadia sambil melirik ke samping bu raya dimana papa nya Rara sedang berjalan
__ADS_1
"hallo cantik...." sapa papa Rara lembut
"baik opa...."jawab nadia sambil tersenyum
"mau pada kemana sayang?"tanya papa Rara sambil menatap wajah nadia
"mau jalan-jalan opa..."jawab nadia,nadia sudah menyukai papa Rara saat papa Rara tertidur di sofa di ruangan bu raya tadi. Wajah papa Rara yang masih terlihat tampan membuat nadia semakin menyukainya
Nadia menggandeng tangan bu raya,mereka ingin berjalan menuju halte di dekat perusahaan tapi tak lama mobil papa Rara sudah terparkir didepan nya.
Nadia melirik ke arah bu raya,seolah meminta persetujuan nya. Bu raya menggelengkan kepalanya, dia tidak ingin menyusahkan orang lain. Nadia cemberut melihat gelengan kepala bu raya dan papa Rara malah tertawa
"ha....ha...ayo masuk" ucap papa Rara sambil menarik tangan nadia yang satu nya juga membuka kan pintu mobilnya untuk nadia
Nadia melirik lagi pada bu raya yang masih diam saja,nadia bingung tapi tangan papa Rara mendorong tubuh nadia untuk masuk kedalam mobil dengan pelan. Nadia sudah duduk dibangku belakang ,kemudian papa Rara pun menarik tangan bu raya dan mendorong tubuhnya pelan untuk masuk juga. Bu raya terkejut tapi tubuhnya tidak bisa menolak lagi ,mereka sudah duduk berdua didalam mobil papa Rara. Papa Rara pun masuk dari pintu lainnya hingga saat ini mereka bertiga duduk dibangku belakang
__ADS_1
"jalan pak...." ucap papa Rara memberi perintah pada supir pribadinya
Sang supir lalu menjalankan mobilnya keluar dari perusahaan akmal,dia terlihat tersenyum menatap ke arah bu raya dan nadia dari kaca spion depannya. Dia senang melihat papa Rara yang tersenyum seperti biasa nya saat bersama Rara,belakangan ini papa Rara tidak pernah tersenyum karena Rara yang jarang pulang.
"kita jalan-jalan kemana sayang?" tanya papa rara menatap gadis kecil disampingnya
"nadia mau beli perlengkapan sekolah opa,karena sebentar lagi nadia naik kelas. Oma janji mau belikan perlengkapan sekolah kalau nadia dapat juara kelas dan sekarang nadia sudah dapat juara kelas opa" jelas nadia dengan bangganya
"waaah....pintar ya nadia,kalau begitu kita ke mall saja ya...nanti opa ikut bolehkan?opa mau kasih hadiah juga buat nadia" ucap papa Rara yang semakin bersemangat melihat bu raya cemberut
"ngak usah pak....pasti bapak lagi sibuk,kami ngak mau mengganggu waktu bapak" jawab bu raya
"saya ngak sibuk kok,lagi pula saya ingin memberikan nadia hadiah karena mendapatkan juara kelas....saya jadi ingat dengan Rara,dulu dia juga seperti nadia bila mendapatkan juara kelas" jelas papa Rara sambil mengingat Rara kecil nya dulu
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya.....makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘