Cinta Sang Mafia

Cinta Sang Mafia
MP 2


__ADS_3

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Luna melepaskan ciumannya,dia menjalari leher jimmy dan memberikan tanda bibirnya disana. Jimmy hanya memperhatikan wajah luna tanpa memejamkan matanya,dia senang melihat wajah luna yang sedikit ber*naf*su


Luna mulai menuju ke underware milik jimmy,mengeluarkan isi nya yang sudah berdiri dengan tegak. Luna meraup nya dan menenggelamkan didalam mulutnya hingga dia seolah ingin muntah karena besar nya milik jimmy,luna mengeluarkan secara perlahan-lahan. Dia menatap jimmy yang begitu menikmati apa yang dilakukan oleh luna,luna tersenyum dan mengecup pucuk benda tumpul milik jimmy.


Luna naik dengan pelan dan menuntun benda tumpul milik jimmy mengarah kedalam daerah sensitif nya yang sudah basah,dengan sekali hap....benda tumpul itu melesat begitu saja didalam sana,de*sa*han pun terdengar dari bibir jimmy. Matanya sesekali terpejam menikmati gerakan pinggul yang dilakukan luna diatas nya,luna pun demikian. Merasakan sensasi yang benar-benar dia sukai,tubuhnya menunduk dengan bibirnya yang sibuk bermain dengan pucuk susu milik jimmy.


Jimmy menyukai hal yang dilakukan luna,dia menatap luna yang sudah bermain dengan pucuk susu miliknya,luna memainkan lidahnya disana cukup lama sambil pinggulnya terus bergerak. Suara-suara merdu pun keluar dari bibir keduanya dengan bersahutan,hingga jimmy menyemburkan miliknya didalam daerah sensitif luna.

__ADS_1


Entah kenapa malam ini jimmy dan luna keluar lebih cepat,mungkin karena faktor kelelahan. Tubuh mereka memang benar-benar lelah,tadinya luna ingin sekali menolak keinginan jimmy tapi dia tidak mungkin melakukannya karena dia benar-benar sangat lelah. Kini luna merebahkan tubuhnya disamping tubuh jimmy,memeluk tubuh jimmy dengan lembut. Jimmy menarik selimut nya,dia sudah sangat lelah untuk berjalan ke dalam kamar mandi.


Mereka tidur sambil berpelukan bersama hingga pagi tiba,karena kelelahan mereka tidak ikut sarapan bersama kedua kakak jimmy dan juga mama nya luna. Mereka bangun kesiangan,kemudian mereka melakukannya lagi dan lagi hingga makan siang menjelang.


Luna yang merasakan miliknya sedikit sakit,bukan karena baru melepaskan perawan nya tapi karena sedikit lecet karena terus digempur oleh jimmy. Jimmy seolah tidak ingin berhenti bercinta dengan luna,membuat luna tak sadar kan diri. Luna tidur dengan menarik selimut nya,saat ini jimmy sudah membawa makan siang juga salep untuk daerah sensitif luna yang sudah lecet dibuat oleh benda tumpul miliknya.


Jimmy membuka kedua kaki luna,dia melihat daerah sensitif luna yang sudah kemerahan akibat ulahnya. Dia mengoleskan perlahan di sekitar daerah sensitif nya, sesekali luna meringis menahan perih disana. Jimmy merasa menyesal telah membuat luna sakit,setelah mengoleskan salep nya. Jimmy memeluk tubuh luna dan mencium pucuk kepala luna


"maafkan aku sayang....aku terlalu bersemangat sehingga membuat mu terluka" bisik jimmy di telinga luna dengan lembut

__ADS_1


Luna tersenyum mendengar nya,dia membuka matanya dan menatap wajah jimmy yang terlihat menyesal. Luna mengecup kedua mata jimmy dan mengelus rambut jimmy sambil mendekatkan wajah jimmy di belahan dada nya.


"kau sangat perkasa sayang....aku hampir pingsan karena benda tumpul milik mu ini" bisik luna sambil tangannya menyentuh benda tumpul milik jimmy yang sudah mulai mengeras


"jangan memancing ku sayang....aku tidak ingin melukai mu lagi" jawab jimmy dan luna menarik tangan nya dengan cepat,dia tidak ingin benda tumpul itu beraksi lagi. Bisa-bisa dia pingsan beneran.


bersambung....


jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2