
☘☘☘☘☘☘☘☘
Mama ryan memperhatikan sekelilingnya,dia tersenyum melihat usaha yang dibuat oleh dini dan bibiknya. Walaupun tidak banyak roti yang dijual tapi semuanya terlihat enak,ada beberapa pembeli yang sedang membeli kue juga roti buatan dini dan bibik nya
"bik.....apa kabar?" tanya mama ryan yang berjalan mendekati bibik saat dia melihat bibik sedang menata roti yang baru selesai dimasak
"nyonya....kenapa anda disini? "tanya bibik yang merasa terkejut dan khawatir jika mama ryan mengetahui anak yang dikandung dini adalah cucu nya,bibik takut jika mama ryan tidak menerima dini dan cucu nya
"kenapa tidak memberi kabar pada kami?ternyata kalian ingin membuka usaha?kan bisa katakan pada ku bik,aku kan bisa membantu kalian" jelas mama ryan denagn semangat
kriiing....kriiing....
Suara ponsel mama ryan berbunyi,dia mengangkatnya dan setelah beberapa menit mematikan panggilan ponselnya. Teman-temannya sudah berkumpul di salah satu rumah temannya,mama ryan pun memeluk tubuh bibik juga dini secara bergantian karena saat mama ryan menerima telpon. Dini mendekati bibik nya dan mengatakan apa yang dikatakan dini pada mama ryan tadi,agar bibik nya tidka salah bicara
__ADS_1
"hhmm....aku akan mampir lain kali ya,aku harus pergi sekarang....bolehkan bik?" ucap mama ryan berharap bibik nya menerima kedatangannya lain kali
"si....silahkan nyonya,anda bisa datang kapan pun juga" jawab bibik dengan gugup
"hhmm....dan ini untuk mu din, semoga kau bisa menjadi ibu yang baik." ucap mama ryan memberikan kotak yang berisi perlengkapan bayi dan dini hanya bisa menerimanya saja dan mengucapkan terima kasih
Mama ryan pun pergi meninggalkan toko,dia melaju kan mobil nya menuju rumah temannya. Dini dan bibiknya merasa lega,mereka takut jika mama ryan menanyakan keberadaan suami nya.
flashback off...
"sekarang mama mau tanya sama kamu,apa kamu sudah menceraikan dini?" tanya mama ryan menatap serius pada ryan
"aku rasa belum,aku terlalu sibuk. Jo juga belum memberikan surat perceraian yang harus aku tandatangani " jawab ryan mencoba mengingat-ingat kemudian dia menatap wajah mama nya yang terlihat semangat
__ADS_1
"memangnya kenapa ma?" tanya ryan denagn bingung melihat mama nya terus tersenyum
"kau....apa kau mencintai dini?"tanya mama ryan lagi
Ryan masih bingung dengan perasaan nya,dia memang menyukai dini apalagi di dalam dirinya ingin sekali berdekatan dan terus melihat dini setiap hari nya. Tapi dia belum menyadari perasaan nya sebenarnya seperti apa,bagi nya dini adalah obsesi semata saja.
"aku ngak tau ma....mungkin aku hanya terobsesi saja dengan tubuh nya,tidak mencintai nya sama sekali" ucap ryan dengan perasaan nya yang tidak menentu
"hhmm....kalau begitu kau tetap akan menikah seminggu lagi,sedangkan dini akan mama nikahi dengan jo atau denagn dosen yang selama ini menyukai nya " jawab mama ryan dengan santai
Sebenarnya saat mama ryan mendengar pembicaraan didi dan ryan didepan pintu,mama ryan langsung menelpon jo dan menanyakan mengenai dini dan ryan. Jo pun mengirimkan laporan pada email mama nya ryan yang bisa di buka di ponsel pintar mama ryan,dari sana lah mama ryan tau kalau ryan mencintai dini hanya saja dia belum menyadari nya
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘