
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
chika men*de*sah tanpa sadar ,keluar begitu saja membuat didi menjauhkan wajahnya,mulutnya masih terlihat basah karena cairan kenikmatan milik chika menyembur di bibirnya
Didi tersenyum dan merebahkan tubuhnya disamping tubuh chika,dia membuka celana nya sampai ke lutut nya. Terlihat batangan nya sudah berdiri tegak,dia menatap ke arah samping dimana chika masih tiduran.
"hei....kau sudah merasa lega kan?sekarang giliran ku" ucap didi sambil menarik tangan chika dan menuntunnya ke arah batangan nya yang sudah berdiri.
Chika terkejut,dia menatap ke arah yang disentuh nya. Wajah nya memerah kemudian dia memalingkan wajahnya ke arah lain,didi tertawa kecil melihat sikap chika. Didi menggerakan tangan chika pada batangan nya dan memejamkan matanya,chika menatap ke arah didi. Dia mencoba memperhatikan wajah didi yang tampan dan chika benar-benar mengagumi nya,matanya kembali ke arah tangannya yang digerakan oleh didi.
Chika duduk dan menatap ke arah tubuh nya,dia terkejut karena sudah setengah telanjang. Kemudian dia teringat dengan sentuhan yang diberikan didi beberapa menit yang lalu,ada sesuatu yang terasa lega saat mengeluarkan cairan itu.
__ADS_1
Chika pun berinisiatif membantu didi untuk mengeluarkan cairan kenikmatan sepertu yang dilakukan oleh didi,chika menggerakan tangannya sendiri membuat didi tersadar dan tersenyum. Chika terus menggerakan tangan nya tanpa melihat ke arah batangan yang digenggam nya,wajah nya memerah.
"pakai mulut mu...." bisik didi,membuat chika terkejut. Chika menatap wajah didi dengan bingung,didi tersenyum
Didi mendorong wajah chika hingga menempel di batangan nya,kemudian dia menyuruh chika memasukan miliknya kedalam mulut chika. Chika menuruti nya,dia mengulum dan menjilati nya tanpa sadar membuat didi terus mendesah hingga akhirnya dia ingin keluar. Melihat chika yang masih memasukan miliknya didalam mulutnya,didi ingin mengerjai chika. Didi menekan kepala chika hingga setengah miliknya tenggelam di mulut chika dan didi langsung menyemburkan cairan miliknya didalam mulut chika,membuat chika terkejut dan ingin melepaskan milik didi dari dalam mulutnya tapi tidak bisa.
Akhirnya chika memilih diam saja,hingga didi selesai mengeluarkan semuanya. Didi merasa lega,sedangkan chika merasa jijik. Lidahnya dikeluarkan nya ,disana masih ada cairan milik didi membuat didi tertawa.
"sana ke kamar mandi,tapi kamu pakai dulu baju mu" ucap didi tapi chika tidak memakai baju nya dan langsung keluar dari kamar didi karena kamar mandi memang berada di dekat dapur.
Didi terkejut,dia takut jika ibu nya tau apa yang dilakukannya. Didi mengambil pakaiannya kemudian berlari keluar,dia mencari-cari ibu nya hingga dia sampai didepan kamar mandi nya.
__ADS_1
"ibu pergi ke rumah tetangga sebelah,membantu tetangga karena nanti malam akan ada syukuran dirumah nya" ucap chika yang melihat didi celingukan mencari sesuatu dan chika tau kalau didi takut jika ibu nya tau
"oh....ayo" jawab didi dan menarik tangan chika untuk kembali ke kamar nya,chika merasa malu karena bagian atas nya belum tertutupi
Saat ini mereka sudah berada didalam kamar,chika langsung mengambil br*a dan underware miliknya. Chika memakai nya segera denagn cepat,didi hanya memperhatikannya saja.
"sekarang kau pacar ku....kita akan menikmati masa pacaran sampai aku lulus,setelah lulus....jika kau ingin melanjutkan pacaran kita silahkan tapi jika tidak ya sudah,aku tidak akan memaksa mu" jelas didi santai
Chika masih diam saja,dia mencoba untuk tenang. Dia tidak ingin berurusan dengan fans-fans fanatik didi disekolah,dia harus bisa menjaga jarak dari didi saat disekolah.
bersambung
__ADS_1
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππ