
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Semua mata seolah tak percaya mendengar ucapan teman-teman ratih,mereka benar-benar merasa iri pada ratih tapi mereka memaklumi nya saja.
"sayang....ini sudah malam,sebaiknya kamu istirahat duluan saja" ucap arman yang ternyata menghampiri dirinya yang masih bersama teman-temannya
"wah....dokter tampan ini,hhmm...sangat perhatian sekali ya" ucap salah seornag disana
Arman hanya tersenyum, ratih sudah merasa malu harus dijemput oleh majikannya yang kini sudah menjadi suami nya. Tak lama paman arman datang dan mendekati arman,dia ingin pulang ke hotel karena hari memang sudah cukup malam. Dia akan menginap selama tiga hari di hotel yang berada dikampung itu sampai pesta pernikahan arman dan ratih terlaksana,baru dia akan pulang
"arman....paman kembali ke hotel dulu,bibi mu dan sepupu mu sudah mengantuk. Apalagi mereka sudah sangat lelah karena baru saja sampai siang tadi,kau memberitahu nya mendadak sekali" jelas paman arman
Semua teman-teman ratih melihat ke arah paman arman termasuk temannya yang merasa iri tadi,dia terkejut mendapati atasan dari suami nya berada di acara ratih juga
"pak direktur....anda disini juga?"tanya teman ratih sambil berusaha tersenyum
__ADS_1
"hhmm...maaf,kamu siapa?"tanya paman arman karena dia memang tidak mengetahui siapa saja yang menjadi bawahannya di kantor
"saya pernah magang di perusahaan bapak,suami saya masih bekerja juga di sana sampai saat ini" jawab teman ratih
"oh...maaf, saya tidak mengenal semua karyawan di perusahaan ....sekali lagi maaf ya" ucap paman arman merasa tidak enak karena wanita yang menyapa nya itu adalah temannya istri arman
"tidak apa-apa pak,apalagi perusahaan bapak kan besar jadi banyak karyawan nya juga" jawab teman ratih
"iiissshh....paman ini,karyawan sendiri saja tidak tau" ucap arman menyindir pamannya tapi masih dengan mode bercanda
"ah....itu lagi,paman saja yang mengurusnya. Aku masih sibuk di rumah sakit"jawab arman dengan malas karena pamannya selalu menyuruhnya mengurus perusahaan
"kalau begitu cepatlah buat anak laki-laki agar dia bisa mengganti kan aku nanti " ucap paman arman dengan mengedipkan sebelah matanya
Semua teman arman kembali terdiam,mereka terkejut dengan berita yang baru saja didengar oleh mereka. Perusahaan tempat suami teman mereka adalah perusahaan milik suami ratih,begitu juga dengan teman ratih yang merasa iri itu. Dia menjadi merasa tidak enak pada ratih karena sudah menjelek-jelekkan ratih dan suami nya pada teman-teman nya
__ADS_1
Paman arman kembali ke hotel,dia membawa keluarga nya segera. Sedangkan arman masih duduk bersama teman-teman ratih karena teman nya sudah pada pulang,mereka akan datang lagi saat acara pesta pernikahan arman.
"maaf tuan...kami pulang dulu,selamat atas pernikahannya " ucap teman ratih yang merasa iri dengan ratih
"hhmm...ya,terima kasih sudah datang. Jangan lupa datang lagi saat resepsi kami ya,jangan panggil saya tuan karena saya sekarang suami nya ratih hanya orang biasa saja" jawab arman
"ii...iya tu..eh mas,kami pulang dulu" jawab teman ratih dengan gugup
Tak lama yang lain pun pada ikut permisi pulang hingga meninggalkan kedua mempelai disana,ratih merasa terkejut saat bahu nya yang terbuka dikecup oleh arman dari belakang. Tangan arman sudah melingkar dipinggang ratih,sehingga ratih merasa sedikit canggung
"sa....sayang,masih diluar" bisik ratih yang tau jika suami nya itu menginginkan hak nya
Keluarga ratih masih diruang tamu,mereka duduk bersama si kembar dan ibu ratih juga didi. Ratih merasa tidak enak melihat arman yang tangannya mulai naik dari pinggang ratih menuju bukit kembar milik ratih dari balik ketiak ratih hingga tidak terlalu terlihat oleh keluarga ratih karena tertutup tubuh arman
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya ....makasih😘😘😘😘😘