
☘☘☘☘☘☘☘☘
Seperti biasa,chika pulang kerumah nya dengan mobil jemputan nya sedangkan dini selalu dipaksa oleh chika untuk diantar terlebih dahulu oleh supirnya. Walaupun dini sering menolaknya tapi chika selalu punya cara agar dini tidak berani menolaknya
"jadi mau diantar kemana nona?"tanya supir chika
"hhmm...kemana din?"tanya chika menatap dini,karena biasanya tiap hari sabtu dini memilih untuk menginap dirumah majikan bibik nya. Dia sering membantu bibiknya bekerja setiap akhir pekan,makanya chika sering mengantarkan dini kerumah majikan bibiknya yang tak jauh dari rumahnya
"tempat majikan bibik ku chika,makasih ya pak..." jawab dini dan mengucapkan terima kasih nya pada supir chika,supir chika pun mengangguk
Chika menurunkan dini tepat dibelakang rumah majikan bibik nya,dini memang selalu jalan dari belakang karena dari depan khusus untuk majikan dan tamu mereka saja. Jika pembantu dan pekerja yang bekerja dirumah itu harus dari belakang keluar masuknya,begitu yang dikatakan bibik nya pada nya.
"makasih ya chika..." ucap dini saat dia sudah turun dari mobil chika,chika hanya mengangguk dan tersenyum saja kemudian pak supirnya pun melajukan mobilnya kembali
__ADS_1
Dini berjalan mendekati pintu belakang dimana ada sekuriti yang menjaga nya,dia kenal betul dengan sekuriti disana karena rumah majikan bibik nya memang sudah lama berada disana hanya saja setiap pindah ke luar kota rumah ini selalu kosong hanya sesekali keluarga majikan nya datang saat libur tapi karena saat ini majikan dari bibiknya itu sudah mulai menetap disini.
"siang pak ..." sapa dini pada pria yang sedikit tua yang berjaga di pintu belakang
"eh....siang din,kamu kesini lagi?masuk lah,bibik mu ada didapur" jawab pak karno yang rumahnya tak jauh dari rumah dini berada
"makasih pak" jawab dini
Pak karno membukakan pintu belakang,dini masuk dan berjalan dengan cepat sambil tersenyum ke arah pak karno. Dia menemui bibiknya yang berada didapur para pelayan ,dirumah itu terdapat dua dapur. Satu dapur kotor,dimàna para pembantu dan pekerja makan dan menyiapkan makanan sedangkan dapur satu lagi adalah dapur bersih khusus untuk menyajikan makanan di meja makan majikannya juga untuk majikannya mengambil makanan bersih di lemari pendingin.
"dini....kemarilah,ayo makan bersama bibik" jawab bibik dan dini berjalan mendekati
"kau tidak lelah sekolah seharian ?kenapa masih kesini hah?"tanya bibik sambil mengelus kepala dini dengan lembut
__ADS_1
"kan mau bantuin bibik disini sih,lagian bibik juga ngak lelah cari uang buat dini" jawab dini sambil tersenyum
"kamu ini bisa aja kalau jawab,ya sudah sekarang kamu makan dulu habis ini bantuin bibik nyuci gorden dikamar mandi samping" ucap bibik sambil menyodorkan makanan didepan dini,dini mengangguk dan makan dengan cepat. Dia terbiasa makan dengan cepat agar bisa dengan cepat juga menyelesaikan pekerjaannya,bibik ikut makan disebelah nya
Setelah makan,dini mengganti pakaian sekolahnya dengan kaos yang ketat dan celana pendek diatas lutut nya. Seperti celana boxer,agar dia mudah untuk bergerak. Dia dibantu oleh anak dari pak karno yang bekerja sebagai tukang kebun disana ,hanya lebih tua tiga tahun dari dini.
"kak edi....tolong bantuin angkatin gorden nya ya,aku ngak kuat...kakak kuat kan angkat nya? " teriak dini yang sudah mencuci gorden dengan tangannya dibantu bibik juga karena gorden disana besar-besar,majikan bibik lebih suka mencuci semuanya sendiri dari pada ngelondry nya karena lebih bagus pakai tangan
"kuat dong,aku angkat sama kamu juga bisa" jawab edi yang dari dulu sudah menyukai dini
"iiish.....kakak apaan sih,cepatan bantuin ini biar bisa cepat istirahat" jawab dini dengan ketus
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘