
💙💙💙💙💙💙💙💙
Flashback off....
Pagi ini....
Akmal bangun lebih dulu,dia membuat sarapan untuk Rara. Kemudian dia masuk kedalam kamar ,mendekati tempat tidur dimana Rara masih tidur. Dia mencium kening juga bibir Rara dengan lembut,dia memandang wajah cantik Rara.
Rara terbangun karena merasakan seseorang mengecup bibirnya,dia membuka matanya dan melihat akmal berada didepannya. Rara tersenyum,dia bangkit dan memeluk tubuh akmal dengan erat.
"sayang....ayo sarapan"ucap akmal lembut sambil melepaskan pelukannya
"aku mandi dulu" jawab Rara manja
"nanti saja,sekarang kita sarapan....ada yang ingin aku tunjukan pada mu" ucap akmal menatap Rara
__ADS_1
"ada apa?apa sangat penting?"tanya Rara penasaran
"ya....ini sangat penting dan kau harus memutuskannya sendiri,aku akan menerima apa pun keputusan mu" jawab akmal tetap menatap mata indah milik Rara
Rara merasa penasaran,dia berdiri dan mengambil baju kemeja akmal karena saat ini dia masih berada di apartemen akmal. Pakaiannya sudah kotor dan belum sempat diloundry oleh akmal,jadi Rara hanya bisa memakai kemeja milik akmal untuk sementara
Akmal menggandeng tangan Rara dengan lembut,dia berjalan menuju meja makan di dekat dapur. Rara melihat dua piring nasi putih dengan sepiring ayam goreng krispi,disampingnya juga sudah ada saos cabai. Rara menatap akmal yang kini sudah menarik kursi makan untuk Rara duduk,akmal hanya tersenyum membalas tatapan mata Rara
"siapa yang masak?"tanya Rara bingung
Rara makan dengan lahap nya,dia suka masakan akmal. Apa pun yang dimasak akmal,semuanya enak dan sesuai lidah Rara. Akmal makan sambil menatap Rara,dia tersenyum melihat Rara makan dengan lahapnya tanpa memperdulikan image nya
Setelah selesai makan,akmal ingin membersihkan bekas piring makan mereka tapi Rara melarang nya. "biar aku saja ,kan kamu udah masak " ucap rara lembut sambil mengecup bibir akmal
Akmal pun membiarkan nya dan melihat rara membereskan dan mencuci piring bekas makan mereka,kemudian akmal ke ruang kerja nya. Dia mengambil berkas-berkas yang diberikan oleh papa nya rara,berkas kepemilikan perusahaan pak hartono. Sedangkan rara membuat jus mangga karena kebetulan ada buah mangga didalam kulkas ,waktu itu Rara membeli nya dan belum sempat membuat nya
__ADS_1
"sayang....ini buat kamu"ucap Rara sambil memberikan segelas jus mangga buatannya
"makasih sayang....dan ini,lihatlah" jawab akmal juga memberikan berkas-berkas nya
Rara meletakan jus mangga nya dimeja depan sofa nya,dia duduk disebelah akmal sambil membuka berkas-berkas yang diberikan oleh akmal. Matanya membulat sempurna saat melihat berkas itu atas namanya juga terlihat jelas nama perusahaannya,Rara menatap ke arah akmal dengan bingung
"ini ....perusahaan papa,kenapa bisa ...atas nama ku?"tanya Rara gugup dan tidak percaya
Akmal tersenyum ,dia mulai menceritakan mengenai kedatangan papa Rara ke kantornya. Rara menangis mengetahui jika papa nya sudah lama mengalihkan perusahaan atas nama nya karena di sertifikat hak milik nya tertera tanggal dan tahun pembuatannya hanya diperlukan tanda tangan Rara saja,akmal memeluk Rara mencoba menenangkannya.
"sudahlah....sekarang apa keputusan mu?aku akan mendukung itu" ucap akmal sambil mengelus punggung belakang Rara dengan lembut
flashback off
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih😘😘😘😘