Cinta Sang Mafia

Cinta Sang Mafia
Part


__ADS_3

Setelah Anna dan kedua Anak nya turun ke bawah. Kexar melihat ke Arah Morlinus yang tidak terlihat takut sama sekali pada kematian "Nyalimu cukup berani untuk tinggal dan melawan ku di sini Kexar Alton."kata Morlinus langsung menyerang Kexar dengan sebuah pisau kecil Di tanganya


Sreettt!


Pisau itu berhasil mengoyakkan dada bidang Kexar. Kexar tersenyum melihat ke Arah Morlinus yang melukainya.


Sreettt!


Kexar juga melukai dada kekar Morlinus lalu tersenyum miring pada Morlinus. " bedebah!!! " Geram Morlinus mengambil senjata menembak Kexar. dengan Cepat kilat Kexar menghindari peluru Morlinus lalu menendang senjata api yang berada di tangan Morlinus


Akhirnya Kexar dan Morlinus kembali bertempur dengan sangat sengit.


Bung!!!


Bom di gedung itu sudah mulai meledak satu persatu.


Bung!!!

__ADS_1


Kexar berhenti menyerang Morlinus saat mendengar ledakan bom yang sudah sampai batas waktunya. Anna.. apa dia sudah sampai di bawah bersama dengan Anak anak.batin Kexar yang mengkhawatirkan anak dan istrinya.


Melihat Kexar yang tidak fokus Morlinus mengambil kesempatan memukul kepala Kexar dengan besi yang berada di dekat nya. Kexar oleng dan terjatuh ke lantai sambil memegang kepalanya yang di banjiri darah segar cukup banyak


Moelinus mengambil sebuah rantai lalu mengalungkan di leher Kexar yang masih memegang kepalanya. "Arhg" suara Kexar sambil memegang rantai di lehernya.


" sudah ku katakan jika kita akan mati bersama Kexar Alton." Kata Morlinus menarik tubuh Kexar ke arah timah yang mendidih. Morlinus menolak tubuh kekar Kexar ke dalam timah yang mendidih itu.


Tapi dengan cepat Kexar kembali menarik lengan Morlinus dan membalikkan keadaan. Morlinus memang lawan yang seimbang dengan Kexar. Tiba tiba Gedung itu terguncang akibat ledakan bom yang semangkin padat.. gedung itu bergoyang seperti akan roboh sebentar lagi.


Karna Ledakan itu Kexar dan Morlinus sama sama terjatuh kedalam timah panas. tapi kedua pasang tangan mereka memegang di pinggir timah panas itu.. Morlinus terus berusaha menarik Kexar untuk menjatuhkan Kexar kedalam sana. mereka kembali saling beradu di pinggir mulut timah panas itu


,,,,,,,,,


Di bawah Gedung Anna memeluk Filio dan Fiona melihat Gedung itu sudah mulai di telan Ledakan. Anna dan semua Anak buahnya yang selamat, juga anak buah Kexar yang juga selamat berdiri jauh di dalam hutan memperhatikan gedung itu yang perlahan hancur,


Deg! Deg! Deg!

__ADS_1


Jantung Anna berdegup dengan kencang karna tidak melihat adanya tanda tanda Kexar akan keluar dari ledakan itu. Filio dan juga Fiona memeluk erat Mommynya saat melihat Daddy nya belum keluar dari sana.


Bhungggg!!!!!


Bhungggg!!!!!


Ledakan demi ledakan merobohkan gedung itu sehingga mustahil jika akan hidup jika masih ada orang di dalam sana.


beberapa minit berlalu akhirnya gedung itu benar-benar rata ke bumi


Anna jatuh tersungkur di tanah menopang tubuhnya dengan kedua lututnya sambil menangis sesungguhan saat melihat gedung itu sudah rata ke tanah tapi tidak melihat Kexar keluar dari sana. gedung itu masih terus meledak walaupun sudah rata ke tanah.


Anna semangkin menangis dengan kencang melihat api yang berkobaran di mana mana.


"Kexar!!!! kau berjanji tidak akan meninggalkan aku dan anak anak... kau bohong!!!! "teriak Anna menutup wajahnya dengan tubuh yang terguncang merasakan sesak di dadanya kehilangan pria dan ayah dari anak anaknya yang sangat dia cintai.


Folio dan Fiona kembali memeluk Mommy nya yang menangis dengan pilu.

__ADS_1


Semua anak buah Kexar dan Anna ikut menjatuhkan air matanya karna Kexar tidak selamat dari ledakan api itu


__ADS_2