
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
Bima membalas pelukan pak karno, dia tau kekhawatiran pak karno sebagai ayah pada surti. Dia berbisik di telinga pak karno " aku akan menjaga nya dan berusaha menerimanya,tapi aku tidak bisa berjanji jika kami merasa tidak cocok maka aku akan mengembalikan surti secara baik-baik"
Pak karno mencerna kata-kata bima,ternyata dugaannya benar jika bima hanya menikahi surti karna terpaksa. Tapi pak karno memaklumi nya,apalagi surti dan bima hanya bertemu sehari saja.
Malam semakin larut,mama bima memilih untuk menginap dirumah pak karno. Mama bima tidur dengan ibu nya surti ,sedangkan pak karno tidur dengan papa nya bima diruang tamu setelah semua tamu sudah pada pulang dan ruang tamu pak karno yang sudah disulap menjadi tempat tidur yang besar karena mereka membentang tikar yang terbuat dari pandan juga seperai yang biasa mereka pakai. Akmal juga akan tidur bersama papa bima dan pak karno,sedangkan Rara tidur dikamar adiknya surti yang juga sering perempuan. Dia masih kelas dua SMA negeri di kampung itu
__ADS_1
Surti mengajak bima untuk masuk kedalam kamarnya,karena di rumahnya hanya ada tiga kamar kecil. Kamar surti sudah disulap menjadi cantik dan wangi,walaupun hanya dengan pengharum ruangan murahan tapi ibu surti selalu ingin memberikan yang terbaik untuk surti.
"masuklah....ini...ini kamar ku,anda bisa tidur ditempat tidur tuan dan saya akan tidur dibawah saja" ucap surti,dia mengambil baju ganti dan ingin ke kamar mandi karena kamar mandi nya berada di dekat dapur
Sedangkan bima memilih untuk membuka jas nya dan menggulung lengan kemejanya hingga memperlihatkan otot-otot ditangannya,dia ingin naik ke tempat tidurnya dan merebahkan tubuhnya karena tubuh dan pikirannya benar-benar merasa lelah
Baru saja dia memejamkan matanya,suara pintu kamar surti terdengar dibuka. Terlihat surti sudah masuk dengan menggunakan upaya tidurnya yang sopan dengan rambutnya yang sedikit basah,tadinya bima ingin tidur saja tapi melihat surti yang berjalan ke lemari dan mengambil seprai dan melipat nya menjadi dua kemudian membentangkannya dilantai yang masih semen . Terlihat surti sudah ingin tidur tali bima langsung terduduk dan melihat surti yang ingin memejam kan matanya
__ADS_1
"tidak apa-apa tuan,saya sudah terbiasa tidur dilantai. Tidurlah....aku sudah mengantuk " jawab surti sambil kembali memejamkan matanya
Bima melihat surti yang sudah tertidur,dia menatap wajah surti yang cantik alami tanpa polesan sedikit pun. Nafas surti sudah teratur,mungkin karena merasa sangat lelah seperti dirinya makanya surti sudah terlelap. Bima bangkit dan berdiri,dia mengangkat tubuh surti dan memindahkannya ke atas tempat tidur.
Bima tidur ditempat surti tidur sebelumnya,matanya mulai terpejam karena tubuhnya yang begitu tinggi dan tegap membuat kakinya melewati sprai dan langsung bersentuhan dengan dinginnya semen. Baru saja bima terlelap,tapi kemudian Bima terbangun karena merasa sangat dingin. Dia melihat jam dinding dikamar surti yang menunjukan pukul dua dini hari,kamar itu terlihat sangat kecil tapi sangat dingin sekali.
Bima memilih untuk tidur diatas dan bergabung dengan surti yang pulas sekali dibawah selimut nya,bima mulai memejamkan matanya dan masuk kedalam selimut yang sama dengan yang dipakai surti. Bima mulai merasakan kehangatan hingga akhirnya dia tertidur dengan nyaman
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih....😘😘😘😘😘😘