Cinta Sang Mafia

Cinta Sang Mafia
anna mengacuhkan rayyan


__ADS_3

selesai mereka makan anna kembali ke ruangannya.


di sana sudah ada rayyan yang menunggu anna. dan duduk di kursi kerja anna.juga ada lukas yang sibuk di meja kerjanya.


anna melangkah masuk lalu bertanya pada rayyan


"tuan muda rayyan ada yang bisa saya bantu."tanya anna sopan pada rayyan.


"ck,dari tadi kau terus mengacukanku kaka ipar,"decak rayyan karena dari tadi anna terus menghindarinya.


"tuan,jika anda tidak punya kepentingan,lebih baik tuan kembali keruangan tuan muda rayyan."anna Tidak menjawab pertanyaan rayyan.


"berhenti lah bersikap formal anna.kau kenapa sih"tanya rayyan tidak lagi Memanggil anna kaka ipar.


"tuan,ada banyak pekerjaan yang harus saya selesaikan tuan.jadi saya sangat berharap kerja sama anda tuan muda.lagi pula anda juga memiliki banyak pekerjaan kan di ruangan anda.karena jika sampai bulan ini tuan tidak bisa mencapai target.pasti tuan besar akan menambah hukuman anda dan juga saya tuan"jelas anna mengingatkan rayyan panjang lebar.


rayyan langsung berdiri dari kursi anna Lalu mengacak rambut nya.

__ADS_1


anna pun kembali mendudukkan dirinya di kursi nya saat rayyan sudah beredar dari kursi anna.bukannya.rayyan kembali ke ruangannya tapi kembali mendudukkan tubuhnya di depan meja anna yang ada kursi tersedia.


anna tidak peduli pada rayyan.karena anna benar benar marah pada rayyan.yang bisa bisanya melakukan intim di kantor.kalau sampai di ketahui oleh tuan besar bisa habis dia kena marah dan di hukum oleh tuan besar.


mengingat tuan besar memang memberikan amanah pada nya untuk mengurus rayyan.


anna mulai mengerjakan pekerjaannya yang ada di atas meja kerjanya.tapi tàngan rayyan selalu mengganggu jari jari anna.


anna mendengus kesal dengan rayyan yang terus mengganggunya.sedangkan lukas menggeleng melihat tingkah rayyan.


rayyan tertidur di meja kerja anna dengan posisi memjatuhkan kepalanya di meja.sekarang sudah menunjukkan setengah tujuh.tinggal anna dan rayyan di ruangan itu.sedangkan lukas berada di ruangan kexar.


"lukas,apa rayyan dan anna sudah pulang"tanya kexar pada lukas.sambil merapikan meja kerjanya.


"belum tuan muda.Asisten anna masih berada di ruangan nya bersama tuan muda rayyan."jawab lukas.


"besama rayyan ?"tanya kexar ulang.

__ADS_1


"ya tuan.dari jam makan siang tuan muda rayyan sudah berada di sana tuan.dan dari tadi juga tuan muda rayyan tertidur di meja kerja Asisten anna."jelas lukas.kexar menggeleng mendengar penjelasan lukas.


"mari kita pulang"ajak kexar melangkah keluar ruangannya.


mereka berpapasan dengan anna dan rayyan dengan wajah bantalnya.


"tuan muda"sapa anna pada kexar saat mereka berpapasan lalu sedikit membungkuk.kexar hanya mengangguk pelan lalu melihat ke arah rayyan yang terus menarik kerah baju anna.tapi anna tidak peduli.


mereka melangkah ke Lift bersamaan.


"kexar terus menatap wajah cantik anna.karena anna tidak mengenakan masker.mengingat sudah tidak ada karyawan di kantor.hanya tinggal mereka berempat.daniel juga sudah pulang dari tadi.


di dalam lift rayyan terus mengganggu anna.tapi anna terus mendiami rayyan.


"kaka ipar sampai kapan kau akan marah dan mendiamiku."tanya rayyan sambil menarik ikat rambut anna.


"apaan sih."marah anna menepis tangan rayyan dari rambutnya.

__ADS_1


rayyan bukannya takut dia malah menarik narik rambut anna.anna terus diam mencoba bersabar menghadapi beyi besar itu.sedangkan kexar dan lukas menggeleng melihat rayyan.


__ADS_2