Cinta Sang Mafia

Cinta Sang Mafia
rencana ryan


__ADS_3

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Ryan masih mengelus perut dini,ketika bibik datang. Bibik menatap ryan yang masih menatap dan mengelus perut dini,wajah ryan terlihat berbeda membuat bibik tersenyum. Bibik sangat menyayangi dini selama ini,dia sudah menganggap dini sebagai anaknya sendiri karena memang dia tidak pernah menikah . Dia tidak menyukai pria lagi semenjak kekasih nya dulu berselingkuh dengan sahabat nya,makanya dia memilih membesarkan dini karena kedua ornag tua nya yang merupakan kakak nya meninggal.


Ryan kembali ke meja kasir,dia baru menyadari kalau bibik dini sudah pulang. Dia berjalan mendekati bibik dini yang masih berdiri didepan pintu masuk,ryan menampilkan senyum manis nya


"bik....bisa kita bicara?" tanya ryan ,dia menatap wajah bibik dengan serius tapi tetap tersenyum


Bibik mengangguk,ryan mengikuti langkah bibik saat bibik dini sudah duduk di bangku tempat pembeli menunggu. Saat ini toko kembali sepi,karena sebagian roti juga sudah habis


"sebelum nya saya minta maaf bik,saya sudah membuat dini menderita. Tapi saat ini saya lah yang sedang menderita,saya benar-benar tidak bisa meninggalkan dini. Saya ingin bersama nya,apa bibik mau memaafkan saya?" jelas ryan dengan tegas

__ADS_1


"semua terserah dini,bibik hanya ingin yang terbaik untuk dini" jawab bibik


"aku ingin membawa dini pergi dari sini sebelum mama menikahkan ku dengan wanita pilihan mereka" jelas ryan membuat bibik mengernyitkan dahi nya


"menikah?"tanya bibik menatap bingung pada ryan


Ryan menceritakan apa yang terjadi dikantor nya tadi,pembicaraan dirinya dan sang mama. Walaupun ryan sudah mengakui kesalahan nya dan bagaimana perasaan nya terhadap dini pada mama nya tapi mama nya tetap bersih keras ingin menikahkannya pada tunangan nya minggu depan. Jadi ryan berniat membawa dini lari keluar negeri,jauh dari semuanya dan hidup bahagia berdua saja


"bibik rasa dini tidak menyukai anda,bahkan mungkin dia membenci anda tuan muda" ucap bibik sebelum ryan menjawab pertanyaan nya


Ryan kembali berpikir,ucapan bibik dini ada benar nya. Ryan menjadi khawatir,dia harus bisa menaklukan hati dini dan merayu nya sebelum minggu depan karena pesta pernikahan nya minggu depan.

__ADS_1


"kalian perlu bicara,tapi sebaiknya bibik bangunkan dini terlebih dahulu untuk tidur dikamar nya saja" ucap bibik dini yang melihat ryan terdiam dengan banyak nya pikiran yang sedang dipikirkannya


Ryan tersadar,dia menatap bibik yang kini sudah berdiri dan ingin berjalan menuju ke arah dini. Tapi ryan menahan tangan bibik agar jangan membangunkan dini,karena dini terlihat lelah sekali


"tidak usah dibangun kan bik,biar ryan gendong dini ke kamar nya" ucap ryan yang kini berjalan mendekati dini yang masih terlelap, dia mengangkat tubuh dini perlahan-lahan agar dini tidka terbangun. Bibik menunjukan kamar dini berada,ryan mengikuti nya dari belakang hingga mereka sampai didepan pintu kamar yang sudah dibuka oleh bibik


Setelah mengantarkan ryan didepan kamar dini,bibik berjalan ke dapur karena dia ingin menyusun bahan-bahan yang dibeli nya tadi sekalian membuatkan minuman untuk ryan. Pasti dari tadi ryan membantu dini melayani pembeli,karena saat dia berjalan menuju toko banyak sekali para wanita yang baru dari toko mengatakan kalau suami wanita penjual roti itu sudah tampan ,baik dan ramah pula


bersambung


Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2