
Pertempuran kembali terjadi. Beberapa minit berlalu akhir nya anak buah james habis tewas terbunuh. tinggal james yang tergeletak di lantai memegang perut nya akibat mendapat tendangan maut dari kexar. karena tadi Kexar dan james duel dengan tangan kosong.
Anna juga terluka di lengan nya saat menyelamat kan darius tadi yang hampir terkena pedang musuh.
argg! Ringis james memegang perut nya dengan wajah yang babak belur akibat perkelahian nya dengan Kexar.
" mengapa kau menyerang ku hah ! Siapa kau. Aku tidak mengenal mu bodoh ! Dan apa hubungan mu dengan gadis sialan sombong itu, mengapa kau membantu nya. " teriak james memaki Kexar yang berdiri di hadapannya.
Kexar tidak menjawab james. kexar hanya diam menatap james datar. karena anna berada di dekat nya. Kexar tahu jika kali ini dia bersuara anna pasti dapat mengenal nya. Tadi anna tidak mengenal suaranya karena anna sedang melamun
Tak !
Tak !
Tak !
__ADS_1
Anna melangkah mendekati james lalu menginjak dada james.
" siapa yang kau panggil sialan." ujar anna menekan kaki nya menginjak dada james." kau lah dengan paman mu yang cari gara gara di daerah kekuasaan ku. Paman mu juga terbunuh, karena ketamakan atas keserakahan nya sendiri james. Mengapa kau menyalah kan orang lain." ujar anna dingin.
Anna mengarahkan ujung pedang nya pada perut james lalu membelah baju james.
" lihat.... Bekas luka di sekujur tubuh mu berada di mana mana. Di mana kau mendapat bekas luka ini. " ujar anna pada james. james terdiam mendengar penuturan anna.
Anna membalik kan tubuh nya ingin meninggal kan james.
" jangan asal bicara kamu Axella. Kau tidak mengenal ku seperti apa kehidupan ku" ujar james melihat anna yang membelakangi nya.
" kau benar james. Aku tidak mengenal mu. Tapi aku mengenal wanita yang mencintai mu. Dan aku juga mengenal anak mu. " ujar anna sambil melangkah pergi.
kexar dan anak buah nya, serta anak buah anna semua hanya diam mendengar percakapan james dan anna.
__ADS_1
james kaget." berhenti Axella. Apa maksud mu. Anak, aku belum memiliki anak Axella." ujar james yang tidak percaya dengan ucapan anna.
Anna menghenti kan langkah nya tepat di sebelah kexar. " kau masih ingat nadin?. Dia bersama ku. Dia bekerja di villa ku. Anak mu juga ada bersama ku. Aku mengetahui tentang mu dari nadin." ujar anna melihat ke arah james.
" di mana mereka Axella" tanya james pada anna.
Anna membuka sedikit topeng nya lalu tersenyum miring pada lukas. "cari saja sendiri villa ku di kota Z." ujar anna.
" kau jangan bercanda Axella. Aku sudah empat tahun mencari kediaman mu. Tapi aku tidak bisa menemui kediaman mu Axella." ketus lukas pada anna.
" ya sudah. Belajar saja mencintai nadin. Setelah itu baru aku mempertemu kan kalian" ujar anna melangkah meninggal kan james. yang terdiam dengan jawapan anna.
Anna mendekati anak buah nya. " barapa ramai di antara kalian yang tewas" tanya anna tegas tapi tersirat kesedihan di dalam ketegasan nya.
Anna mengedar kan pandangan nya melihat anak buah nya yang telah tewas
__ADS_1