Cinta Sang Mafia

Cinta Sang Mafia
part


__ADS_3

Setelah kepergian Maria Anna masih diam dengan wajah datarnya. Kexar tahu Anna juga marah padanya. "Sayang... itu tadi,kau jangan salah faham sayang. " kata Kexar mendekati Anna Dan memegang tangannya. Anna Hanya diam membiar kan Kexar, dia masih sangat marah pada Kexar yang membiar kan Maria memeluknya.


"Sayang...apa kau mendengar ku." tanya Kexar hati hati.


"Aku mahu pulang," kata Anna menarik tangannya dari pergelangan tangan Kexar.


"Ayolah sayang... aku sudah berusaha mengelak darinya, tapi itu terjadi secara cepat dan aku tidak dapat menghindarinya..." Kexar memeluk bahu Anna dengan lembut." Aku hanya mencintaimu sayang.."


Anna masih tetap diam dengan wajah datarnya. Kexar menarik tangan Anna ke arah sofa, dan Kexar mendudukkan dirinya di sofa lalu menarik tubuh kecil Anna dan mendudukkan di pangkuannya.


"Maafkan aku sayang... "Kexar memeluk tubuh Anna yang masih terus diam. Kexar bingung menghadapi sikap Anna yang seperti ini karna dia sangat tahu istrinya itu sangat keras.


"Aku mahu pulang." kata Anna masih duduk diam di pangkuan Kexar.

__ADS_1


Kexar tidak menjawab Anna tapi dia menatap dalam wajah cantik istrinya yang sangat dingin itu. "Aku mencintaimu... "ujar Kexar memegang jari jari lentik Anna.


Sebenarnya Anna tahu Kexar tidak mungkin mengkhianatinya, tapi tetap saja dia marah pada Kexar, karna walau bagaimana pun dia mempercayai suaminya dia mesti sakit hati jika melihat suaminya yang begitu intim dengan wanita lain, apa lagi wanita itu pernah hadir di dalam hati Kexar.


Kexar mengalihkan Pandangannya pada jari jari mulus Anna saat dia merasa menyentuh sebuah cincin di jari Anna.


Kexar menyerjit melihat cincin berlian di jari Anna. seperti tidak Asing. fikir Kexar. Kexar mengeluar kan cincin itu dari jari Anna yang masih tetap diam. dia mengecek dalam cincin itu dan melihat ukiran K&A.


Kexar kembali melihat wajah Anna." Bagaimana bisa cincin ini ada bersama mu sayang... " tanya Kexar heran.


"Kenapa, kau berharap cincin itu berada bersama wanita ****** mu yang tidak tahu malu itu" Sinis Anna pada Kexar.


Kexar menurunkan Anna dari pangkuannya dan langsung mengukung tubuh Anna di Sofa itu. mencium bibirnya dengan lembut, perlahan menurunkan ciumannya ke leher Anna dan memasukkan tangannya ke dalam baju Anna meramas lembut di dalam sana.

__ADS_1


"Kau mahu apa. ? " Kata Anna menatap tajam pada Kexar yang mulai membuka Bajunya.


Kexar tidak mendengar Anna dan langsung melucuti semua pakaian Anna dan membuat Anna polos di sofa itu.


"Kau sudah gila... bagaimana jika ada yang masuk. pintu ruangan mu tidak di kunci" panik Anna karna Kexar menelanjanginya


"Ya, aku memang sudah gila... karna aku tidak tahu bagaimana menghadapi sikap mu yang keras ini" kata Kexar membuka resleting nya dan membuka semua pakaiannya.


"Kexar, kau sudah gila... Bagaimana jika ada yang benar-benar masuk ke dalam sini Ummpppppp" Kexar kembali mencium Bibir Anna.


" Tidak Ada yang berani masuk ke dalam sini jika aku tidak mengizin kannya." Kata Kexar dengan nafas yang sudah memburu. Kexar mengangkat tubuh polos Anna masuk ke dalam kamar yang berada di dalam ruangannya lalu melanjutkan Aksinya di dalam sana.


Anna hanya pasrah dengan sikap Kexar. yang tidak mendengar kannya. Alasan Kexar melakukan itu, karna dia tahu seperti apa pun dia membujuk Anna, Anna tidak akan cair jika hatinya belum reda dari amarahnya

__ADS_1


__ADS_2