
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Surti sudah masuk kedalam kamar mandi dan menyiapkan air hangat di dalam bathup,kemudian dia merutuki dirinya sambil mengetuk-ngetuk kepalanya
"iiisshh....aku bicara apa tadi?yang benar saja,kenapa bisa aku bilang mau memandikan nya?" gumam surti dengan sedikit menyesali ucapannya tadi
sedangkan bima sudah berdiri didepan pintu dan mendengar ucapan surti yang pelan,bima mengulas senyumnya dengan tipis. Dia ingin mengerjai surti,kemudian dia berjalan masuk kedalam kamar mandi dan melewati surti membuat surti sedikit terkejut.
"hhmm....iii...itu ,air nya sudah saya siapkan tuan...silahkan " ucap surti yang sudah menyiapkan air hangat dan mencampurkannya dengan sabun cair beraroma terapi ,kemudian dia melihat bima membuka celana panjangnya dan berjalan memasuki bathup dengan polos tanpa sehelai kain pun membuat surti memalingkan wajahnya . Dia malu sekali melihat tubuh bima yang atletis juga benda tumpul yang dibawah pusar nya,baru ini surti melihat benda tumpul itu.
Surti membuka pintu kamar mandi dan ingin segera keluar,tapi suara bima membuatnya berhenti didepan pintu.
__ADS_1
"surti....kemari lah,kau bilang ingin memandikan aku kan...sekarang lakukan tugas mu" ucap bima dengan cukup keras,surti hanya menghela nafas dengan kasar.
Surti menuruti ucapan bima,dia mulai menyabuni punggung belakang bima dengan pelan karena ada bekas sayatan benda tajam disana yang masih mengeluarkan darah. Dia juga memberikan shampo pada rambut bima yang banyak darah nya,tidak ada luka dikepala bima tapi banyak sekali darah .
Bima berdiri dan berjalan ke arah shower untuk membersihkan tubuhnya yang masih banyak busa sabun,dengan polos bima berdiri dibawah guyuran shower. Lagi-lagi surti memalingkan wajahnya,dia merasa malu sendiri melihat tampilan polos bima.
Surti ingin keluar tapi tangannya ditarik oleh bima hingga tubuhnya terjatuh dipelukan bima,piyama yang dipakai surti pun basah semuanya karena saat ini bima dan surti sudah berada di bawah shower. Bima terus memeluk tubuh surti hingga akhirnya mereka selesai mandi,bima mengambil handuk dan melilitkannya ditubuhnya . Setelah melihat bima keluar,surti pun melepaskan pakaiannya dan memakai jubah mandi yang digantung di dalam kamar mandi.
Beberapa jam sebelumnya,penyerangan dilakukan oleh anggota serlot pada markas dion. Tapi karena anggota mafia dion sudah melakukan strategi dan bersiap maka tak banyak korban yang berjatuhan dari pihak dion,hanya saja mereka mendapatkan luka-luka ditubuh mereka. Sementara anggota serlot banyak yang mati ditempat,anggota dion memilih untuk mengirimkan para jenazah geng serlot ke markas mereka.
Bima dan akmal yang memimpin didepan,mereka menghadang anggota serlot yang datang bersama anggota dion yang lainnya. Sehingga menyebabkan darah para lawan menempel ditubuh nya,hanya beberapa sayatan saja yang mereka dapatkan ditubuh mereka.
__ADS_1
Melihat banyaknya anggota mereka yang terluka,membuat bima memilih untuk pulang ke apartemennya. Dia akan mengobati dirinya sendiri ,dia lupa jika di apartemennya sudah ada surti.
Saat ini surti yang masih memakai jubah mandinya berjalan mendekati bima yang sudah duduk di sofa sedari tadi dengan memejamkan matanya,dia mulai mengambil kotak obat dan mengoleskan salep di dada bidang bima membuat bima membuka matanya dan menatap wajah surti didepannya.
"berbalik lah,biar aku oleskan salep pada luka mu yang dipunggung " ucap surti menatap bima
Bima berbalik dan surti mulai mengoleskan salep pada lukanya,dia merasakan sentuhan yang berbeda dari tangan surti.
bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih😘😘😘😘😘
__ADS_1