Cinta Sang Mafia

Cinta Sang Mafia
ratih- arman


__ADS_3

🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲


Ratih membalikan tubuhnya menghadap ke arman,tangan arman masih berada dipinggang ratih. Ratih menangkup wajah arman dengan kedua tangannya,kemudian dia mengecup bibir arman sekilas membuat arman terkejut.


Ratih menjauhkan bibir nya dan menatap wajah arman dengan lembut,dia juga mencium kening arman cukup lama.


"aku juga mencintai mu tuan,sudah lama tapi aku merasa tidak pantas untuk mu....apalagi saat itu anda sudah memiliki dokter sonia" ucap ratih menatap mata arman


"maafkan aku karena baru menyadari nya,padahal kedua anakku sudah menyadari nya lebih dulu" ucap arman yang kini sudah memeluk tubuh ramping ratih


"hhmm....ya sudah,aku harus bantu ibu nyiapin makan siang karena ibu akan ke rumah kepala desa sebentar lagi" ucap ratih melepaskan pelukan arman


"tapi aku masih mau bersama mu,aku mau kamu temani aku disini" ucap arman dengan anda manja nya membuat ratih terkejut,dia tidak menyangka jika arman bisa bersikap seperti itu karena selama ini yang dia tau kalau arman selalu bersikap tegas dan dingin


"kita bisa bersama setelah menikah,ini semua untuk mempercepat pernikahan kita seperti yang anda mau tuan" jawab ratih merasa gemas melihat kelakuan arman


"stop....kenapa masih manggil aku tuan?sebentar lagi kamu akan menjadi istri ku,jadi panggil aku dengan benar" ucap arman dengan nada kesalnya


"ha....ha....akhirnya kembali normal"teriak ratih sambil tertawa,membuat arman kembali memeluk tubuh ratih


"kenapa malah menertawakan aku hah?"tanya arman kesal

__ADS_1


"aku baru ini liat anda bersikap manja,jadi seperti nya sangat berbeda sekali tuan" jawab ratih lembut


"jangan panggil tuan ,anda apalagi...panggil aku dengan panggilan sayang" jelas arman dengan nada kesalnya


"baiklah....aku panggil apa enaknya ya?" ucap ratih sambil mengetuk-ngetuk dagu nya


"sayang....kamu panggil aku sayang saja" jawab arman sambil menampilkan senyuman manisnya


"hhmm....ngak mungkin kan didepan anak anak aku panggil sayang" jawab ratih dengan bibirnya yang cemberut


"kalau kita berdua saja sayang....kalau depan anak-anak kamu panggil aku papa dong,biar lebih romantis" jelas arman sambil mengedipkan sebelah matanya


Ibu ratih mendatangi rumah kepala desa,dia menceritakan mengenai rencana pernikahan arman dan ratih. Awalnya ibu ratih ingin datang sendiri ke rumah kepala desa tapi arman memaksa ingin ikut ,mereka pergi menggunakan mobil arman bersama ratih juga kedua anaknya.


"jadi pesta nya akan di buat dirumah ibu?"tanya pak kepala desa


"ya...rencananya begitu pak,memangnya kenapa?"tanya ibu ratih bingung


"kan halaman rumah yang ibu kontrak kan tidka begitu lebar,takutnya tidak cukup tamu undangannya " jelas pak kepala desa,karena arman meminta semua penduduk yang tinggal didaerah sana semuanya datang ke acara pernikahan mereka.


"iya sih,tapi saya mau kalau pesta pernikahannya di adakan di kampung ini pak" jawab ibu ratih

__ADS_1


"kalau begitu,ibu lebih baik menyewa aula saja" ucap pak kepala desa


"nyewa?itu berapa ya pak?"tanya ibu ratih,dia merasa tidak enak karena harus membuat arman mengeluarkan uang yang banyak untuk pernikahan mereka.


"mungkin sekitar lima sampai enam juta bu,anda bisa tanyakan langsung pada pemiliknya" jelas pak kepala desa


"tapi....saya ngak ada uang segitu" jawab ibu ratih pelan


"ibu ngak usah pikirkan apa pun,masalah dana pernikahan apa pun itu. Biarkan saya yang bayar semua nya,lagi pula pernikahan ini akan pernikahan kami berdua" jawab arman


Setelah menyelesaikan semua urusan persyaratan pernikahannya,arman dan ratih juga ibu ratih pergi melihat aula yang biasa disewakan untuk acara pernikahan ataupun acara sunatan dan hajatan orang kampung itu. Arman menelisik seluruh ruangan aula yang terlihat bersih dan rapi.


"disini cukup mahal tuan muda,lebih baik kita buat di rumah ibu saja " ucap ibu ratih


"tidak masalah buk,aku bisa membayarnya "jawab arman santai


Bagi arman pembayaran uang sewa gedung aula itu masih terbilang murah,kalau dikota mungkin tidak akan bisa semurah itu . Arman membayar uang aula,kemudian dia menanyakan mengenai catering pernikahan arman dna ratih


bersambung


Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2