Cinta Sang Mafia

Cinta Sang Mafia
silvi- okta


__ADS_3

🌱🌱🌱🌱🌱🌱


Okta berdiri dan mengikuti silvi dari belakang,dia menatap silvi yang hanya menggunakan lingerie tanpa **********. Silvi duduk di kursi makan dan memakan spaghetti buatannya,okta juga ikut makan karena memang dia juga lapar. Okta makan sambil terus melihat wajah silvi yang memerah,dia menatap dada silvi yang terlihat jelas. Apalagi pu*ting susu terlihat menonjol


Okta berkali-kali menelan saliva nya saat silvi membereskan piring bekas makan mereka,apalagi saat silvi menunduk mengambil piring dan mengelap meja....kedua gundukan kenyal miliknya bergelantungan karena memang silvi tidak memakai penutup nya.


Okta mendekati silvi yang sedang mencuci piring,dia memeluk tubuh silvi dari belakang dan meletakan dagu nya di pundak silvi sambil mencium aroma sabun dan shampo yang dipakai silvi


"sayang....kau memancing ku?"tanya okta yang sudah tidak ingat lagi dengan kemarahannya tadi

__ADS_1


Silvi hanya diam saja dan tersenyum,okta terus menciumi leher mulus miliknya . Sesekali dia memberikan gigitan disana,nafas nya sangat terdengar memburu di telinga silvi. Silvi juga merasakan belahan pan*tat nya sudah ada ganjalan,seperti nya batang panjang milik okta sudah berdiri dengan tegak


Okta menekan-nekan batang miliknya dibelakang silvi,membuat silvi semakin menahan tawa nya. Dia tau kalau okta sudah ber*naf*di pada nya,silvi membalikan tubuhnya menghadap ke arah okta. Dia menatap mata okta yang sudah berkabut,tangannya yang masih basah menangkup wajah okta


"dingin...."ucap okta manja


Silvi tersenyum dan mengecup bibir okta dengan lembut,okta langsung me*lu*mat bibir silvi dengan rakus. Tangan nya juga sudah berselancar ria me*re*mas gundukan kenyal milik silvi,silvi melenguh merasakan sensasi sentuhan dari okta.


"sayang....kenapa ngak pake menyumbat lagi?apa sudah bisa?"tanya okta penasaran

__ADS_1


Selama ini silvi melayani dengan mulut dan lidahnya,tapi okta tetap bisa bermain dengan gundukan kenyal miliknya. Sesekali okta menghisap dan mengigit gundukan kenyal milik silvi ,saat itu silvi selalu memakai underware nya. Tapi kali ini okta melihat bulu-bulu tipis menghiasi daerah sensitif itu,apalagi seperti nya bulu-bulu itu baru dibentuk dan dirapikan


Silvi menarik tangan okta ke arah sensitif nya agar okta dapat merasakan miliknya lagi,mata okta membulat sempurna saat silvi mengangguk . Dengan cepat okta menggendong tubuh silvi seperti koala,dia membawa silvi kedalam kamar nya. Merebahkan tubuh silvi ditempat tidur kemudian menindih nya,okta tersenyum senang. Dia mulai menciumi wajah serta bibir silvi dengan lembut hingga akhirnya mulut okta berada didua gundukan milik silvi.


Okta terus meng*hi*sap dan menyesap gundukan itu seperti biasanya,kemudian menciumi bagian perut silvi hingga sampai ke depan daerah sensitif nya yang terlihat wangi di hidung okta. Okta membuka kedua kaki silvi yang masih ditutup nya,wajahnya sudah menyelusup ke depan daerah sensitif itu. Dia mulai men*ji*la*ti bibir sensitif silvi kemudian memainkan daging ķecil yang berada disana dengan lidahnya,sesekali dia memasukan jari telunjuknya ke dalam lu*bang va*gi*na milik silvi sambil lidah nya terus bermain dengan daging itu. Membuat silvi gelinjengan, silvi mende*sah tak karuan,karena baru ini dia merasakan hal itu.


Daerah sensitif silvi sudah terlihat basah,okta menuntun miliknya memasuki daerah sensitif silvi dengan sekali dorongan "aaahh...."teriak silvi karena hanya dengan sekali dorongan milik okta sudah memenuhi miliknya,okta tersenyum senang


Okta mulai memompa dengan irama dibawah silvi,gerakan-gerakan yang dilakukan okta membuat mereka berdua men*de*sah dan mengerang bersamaan hingga mereka sampai pada puncaknya. Okta meremas gundukan kenyal silvi dan bibirnya terus me*lu*nya bibir silvi dengan menyemburkan benihnya kembali kedalam daerah sensitif silvi

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya....makasih 😘😘😘😘😘


__ADS_2