
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Lusi yang dari tadi ikut mendesah karena melihat tayangan langsung tanpa sensor,dia sudah meremas dan menekan-nekan daerah-daerah yang sensitif ditubuhnya. Bima yang menyadari sikap lusi mulai terangsang,memilih melepaskan bibirnya yang membungkam bibir surti.
"aah...kau bisa ssshh....melampiaskannya hhmmm...pada markus,tapi dia masih perjaka...aah kau yang harus bergerak aktif...ssshhmmm" ucap bima disela de*sa*han nya
Lusi yang mengingat pria tadi kemudian dia tersenyum,dia membuka pintu kamar bima dan keluar mencari pria yang dimaksud bima. Biasanya dia melihat film dewasa saja sudah memainkan jari nya di daerah sensitif nya,apalagi yang secara live seperti ini....dia jadi ingin langsung bercinta,tidak mungkin dia melakukannya dengan pacarnya karena saat ini dia tidak memiliki pacar. Terakhir kali pacaran,kekasihnya itu hanya memanfaatkan tubuh juga hartanya
__ADS_1
Lusi melirik ke sekeliling apartemen,terlihat markus baru keluar dari dapur dan menuju kamar sebelah bima sementara lusi masih diruang tamu. Dia mengikuti langkah kaki markus dan memperhatikan tubuh markus dari atas hingga kebawah ,perfect menurut nya. Apalagi bagian inti markus terlihat menonjol,yang menandakan milik markus cukup besar juga. Lusi pernah melakukannya pada tiga pria,karena dia hanya pernah berpacaran selama tiga kali dan semuanya hanya memanfaatkan tubuhnya juga uangnya.
Saat sampai didepan kamar ,mata lusi menatap sekeliling kamar itu. Kamar itu terlihat rapi karena sudah ada penyedot debu disana,sepertinya baru dibereskan oleh markus. Apalagi susunan dikamar itu juga terlihat rapi,markus ingin mengeluarkan penyedot debu itu tapi tangannya ditahan oleh lusi membuat markus merasa bingung.
Lusi meraba dada bidang milik markus dengan tangannya sambil mendorong tubuh markus perlahan-lahan hingga mereka sampai di pinggiran tempat tidur. Lusi menjatuhkan tubuh markus kemudian menarik kaos yang dipakai markus ke atas dan membuangnya kesempatan arah,markus masih diam menerima perlakuan lusi.
Setelah melepaskan kaos milik markus,lusi mengelus dada bidang markus dengan sesekali dia menghisap pu*ting susu milik markus membuat markus merem melek menikmatinya. De*sa*han pun keluar dari mulut nya, lusi langsung ke bagian inti markus. Dia mengeluarkan batangan panjang milik markus yang masih terlihat lembek,dia mulai mengelus-elus dan menghisap juga menjilatinya dengan lembut. Kemudian dia mulai merasakan benda itu sudah mengeras,dengan tersenyum lusi mulai menurunkan celana jeans yang dipakainya ke bawah hingga terlepas.
__ADS_1
Mata lusi menatap tajam pada benda panjang milik markus sambil tersenyum senang,benda itu hampir sama besar nya dengan punya bima. Lusi membuka semua pakaiannya dan membiarkannya berserakan di lantai,markus memandangi tubuh lusi yang terbilang sangat mulus . Mungkin karena lusi selalu menjaga tubuhnya dengan melakukan perawatan kecantikan untuk tubuh dan wajahnya,lusi ingin naik ke atas tubuh markus tapi markus bangkit dan membalikan lusi dibawahnya membuat lusi tersenyum senang.
Walaupun markus tidak pernah melakukannya tapi paling tidak dia tau cara untuk menyenangkan wanita,karena dia bermain menonton film dewasa dan bermain solo dengan tangannya sendiri menggunakan sabun.
Markus mencium bibir lusi,memberikan sentuhan lembut dengan bibir dan lidahnya. Dengan bibir yang masih menyatu,tangannya *******-***** bukit kembar milik lusi membuat lusi mengalungkan tangannya dileher markus.
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih😘😘😘😘